Gubernur BI Akui Nilai Tukar Rupiah Loyo

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Rabu, 13 April 2022 | 10:55 WIB
Gubernur BI Akui Nilai Tukar Rupiah Loyo
Gubernur BI, Perry Warjiyo. (Dokumentasi Humas Bank Indonesia)

Suara.com - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengakui memang kondisi nilai tukar rupiah saat ini tengah terdepresiasi atau melemah. Namun, pelemahan rupiah ini masih di bawah mata uang negara-negara lainnya.

Untuk diketahui, berdasarkan data JISDOR, kurs tengah BI nilai tukar rupiah pada hari ini berada di level Rp 14.364 per USD. Posisi itu menguat dibandingkan hari Selasa sebelumnya di Level Rp 14.370 per USD.

"Alhamdulillah nilai tukar rupiah bergerak cukup baik, yang memang depresiasi, tapi jauh lebih kecil dari negara-negara lain," ujarnya dalam konferensi pers KSSK, di Jakarta, Rabu (13/4/2022).

Menurut Perry, masih bertahannya nilai tukar rupiah, disebabkan kinerja indikator-indikator yang mempengaruhi nilai tukar rupiah yang baik.

Ia mencontohkan, kinerja neraca perdagangan dan neraca pembayaran Indonesia yang surplus, sehingga membuat pasokan valas di dalam negeri cukup.

"Kondisi transaksi berjalan kita cukup bagus, bahkan surplus yang besar, sehingga pasokan valas di dalam negeri itu lebih dari cukup dan itu mendukung nilai tukar yang stabil," ucap dia.

Selain itu, lanjut Perry, posisi cadangan devisa Indonesia juga masih cukup untuk membiayai utang hingga impor di dalam negeri. Hingga akhir Maret, posisi cadangan devisa Indonesia hingga akhir Maret 2022 sebesar USD 139,1 miliar.

"Jadi kita bersama KSSK, terutama Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia akan terus melakukan langkah-langkah untuk memastikan stabilitas eksternal kita terjaga," imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menambahkan, memang dibanding dengan negara lain depresiasi rupiah masih lebih rendah.

baca juga

Ia mengungkapkan, pelemahan rupiah hanya sebesar 0,3%, tetapi jika dibandingkan depreasiasi nilai tukat Ringgit Malaysia yang melemah hingga 1,15%.

"Selain itu, India Rupee alami depresiasi 1,73%. Thailand Bath mengalami depresiasi hingga 3,15%," pungkas Sri Mulyani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski Harga Bahan Pokok Naik, Gubernur BI Klaim Tak Berimbas ke Inflasi

Meski Harga Bahan Pokok Naik, Gubernur BI Klaim Tak Berimbas ke Inflasi

Bisnis | Rabu, 13 April 2022 | 10:26 WIB

BI Yogyakarta Siapkan Uang Rp4,2 Triliun untuk Penuhi Kebutuhan Uang Masyarakat Selama Ramadhan hingga Lebaran

BI Yogyakarta Siapkan Uang Rp4,2 Triliun untuk Penuhi Kebutuhan Uang Masyarakat Selama Ramadhan hingga Lebaran

Jogja | Selasa, 12 April 2022 | 20:50 WIB

Catat! Ini Lokasi dan Jadwal Penukaran Uang  untuk Lebaran 2022 di Aceh

Catat! Ini Lokasi dan Jadwal Penukaran Uang untuk Lebaran 2022 di Aceh

Sumut | Selasa, 12 April 2022 | 18:24 WIB

Terkini

Siapa yang Berhak Melakukan Penyadapan? Ini Aturan Resminya di Indonesia

Siapa yang Berhak Melakukan Penyadapan? Ini Aturan Resminya di Indonesia

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:46 WIB

Rupiah Menguat ke Level Rp18.115/USD Rabu Pagi, Ini Pemicunya

Rupiah Menguat ke Level Rp18.115/USD Rabu Pagi, Ini Pemicunya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:42 WIB

Jangan Main Tarik Ulur! Prabowo Didesak Ungkap Aktor di Balik Kasus Penyadapan

Jangan Main Tarik Ulur! Prabowo Didesak Ungkap Aktor di Balik Kasus Penyadapan

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:36 WIB

Australia Belum Menyerah Kejar Mathew Baker, Regulasi FIFA Buka Peluang Tinggalkan Timnas Indonesia

Australia Belum Menyerah Kejar Mathew Baker, Regulasi FIFA Buka Peluang Tinggalkan Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 09:36 WIB

Uang Pajak Kita ke Mana? Transparansi yang Masih Bikin Bingung

Uang Pajak Kita ke Mana? Transparansi yang Masih Bikin Bingung

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 09:36 WIB

7 Cara Mengatasi Memori Internal HP Penuh karena File WhatsApp Menumpuk

7 Cara Mengatasi Memori Internal HP Penuh karena File WhatsApp Menumpuk

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 09:32 WIB

Nasib 7 Masyarakat Adat Sulawesi Tengah di Ujung Verifikasi

Nasib 7 Masyarakat Adat Sulawesi Tengah di Ujung Verifikasi

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 09:32 WIB

Batu Bara RI Rp75 T, CORE Indonesia: Cuan Dagangnya Diduga Nyangkut di Singapura

Batu Bara RI Rp75 T, CORE Indonesia: Cuan Dagangnya Diduga Nyangkut di Singapura

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:28 WIB

IHSG Semakin Terpuruk Rabu Pagi ke Level 4.800

IHSG Semakin Terpuruk Rabu Pagi ke Level 4.800

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:20 WIB

Profil Ahrie Sonta dan Eko Hadi Santoso, Dua Jenderal Polisi yang Ikut Ditahan Bersama Listyo Sigit

Profil Ahrie Sonta dan Eko Hadi Santoso, Dua Jenderal Polisi yang Ikut Ditahan Bersama Listyo Sigit

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:18 WIB

×