Konflik Rusia Ukraina Dikhawatirkan Merembet Jadi 'Perang Besar', IMF Hingga Bank Dunia Imbau Cabut Larangan Ekspor

M Nurhadi Suara.Com
Kamis, 14 April 2022 | 07:58 WIB
Konflik Rusia Ukraina Dikhawatirkan Merembet Jadi 'Perang Besar', IMF Hingga Bank Dunia Imbau Cabut Larangan Ekspor
Seorang anak Afrika menadah beras sebagai simbol kelaparan. [shutterstock]

Suara.com - Bank Dunia, Dana Moneter Internasional (IMF), Program Pangan Dunia PBB (WFP) dan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) pada Rabu (13/4/2022) mendesak untuk memberikan perhatian pada ketahanan pangan, dan mengimbau negara-negara untuk menghindari pelarangan ekspor makanan atau pupuk.

Dalam rilis resmi mereka, para pemimpin keempat lembaga tersebut memperingatkan bahwa perang di Ukraina menambah tekanan yang ada dari krisis COVID-19, perubahan iklim, dan meningkatnya kerapuhan dan konflik, yang mengancam jutaan orang di seluruh dunia.

Kenaikan tajam harga-harga bahan pokok dan kekurangan pasokan memicu tekanan pada rumah tangga, kata mereka.

Ancaman terbesar terjadi di negara-negara termiskin, tetapi kerentanan juga meningkat pesat di negara-negara berpenghasilan menengah, yang menampung sebagian besar orang miskin di dunia.

Krisis yang semakin parah dapat memicu ketegangan sosial di banyak negara yang terkena dampak, terutama yang sudah rapuh atau terkena dampak konflik, mereka memperingatkan.

Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva, Presiden Bank Dunia David Malpass, Direktur Eksekutif Program Pangan Dunia PBB (WFP) David Beasley dan Direktur Jenderal WTO Ngozi Okonjo-Iweala mengeluarkan pernyataan bersama mereka menjelang Pertemuan Musim Semi IMF dan Bank Dunia minggu depan.

Mereka mengatakan kenaikan harga pangan diperparah oleh peningkatan dramatis dalam biaya gas alam, bahan utama pupuk nitrogen, yang dapat mengancam produksi pangan di banyak negara.

"Melonjaknya harga pupuk bersama dengan pemotongan signifikan dalam pasokan global memiliki implikasi penting bagi produksi pangan di sebagian besar negara, termasuk produsen dan eksportir utama, yang sangat bergantung pada impor pupuk," kata mereka.

Menteri Keuangan AS Janet Yellen juga menyatakan keprihatinan mendalam tentang krisis ketahanan pangan selama pidato di lembaga lembaga pemikir Atlantic Council, mencatat bahwa lebih dari 275 juta orang di seluruh dunia menghadapi kerawanan pangan akut.

Baca Juga: Bank Dunia Sebut BUMN Berperan Penting Hadapi Pandemi di Dalam Negeri

Seorang juru bicara Departemen Keuangan mengatakan pertemuan itu akan mencakup para menteri dari negara-negara ekonomi utama G7 dan G20, pejabat dari IMF, Bank Dunia, dan Dana Internasional untuk Pembangunan Pertanian (IFAD), serta pakar teknis utama di bidang ketahanan pangan dan pertanian.

"Acara ini akan membawa perhatian pada dimensi berbeda dari krisis ketahanan pangan yang memburuk; dan memobilisasi (lembaga keuangan internasional) untuk mempercepat dan memperdalam tanggapan mereka untuk membantu negara-negara yang terkena dampak," kata juru bicara itu.

Yellen mengatakan dia akan bertemu dengan para pemimpin lain minggu depan untuk membahas kemungkinan solusi, dan menggarisbawahi perlunya investasi jangka panjang untuk mengatasi kerentanan dalam sistem pangan.

Dalam pernyataan bersama mereka, keempat pemimpin tersebut meminta masyarakat internasional untuk menyediakan pasokan makanan darurat ke negara-negara rentan, meningkatkan produksi pertanian, dan menjaga arus perdagangan tetap terbuka.

Untuk bagian mereka, mereka mengatakan akan meningkatkan kebijakan dan dukungan keuangan masing-masing untuk membantu negara dan rumah tangga yang rentan dan mengurangi tekanan neraca pembayaran.

Mereka mendesak masyarakat internasional untuk memberikan hibah dan dana lain untuk pasokan makanan segera guna membantu orang miskin, dan petani kecil menghadapi harga input yang lebih tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI