Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.765.000
Beli Rp2.635.000
IHSG 6.162,045
LQ45 620,444
Srikehati 309,367
JII 386,908
USD/IDR 17.712

Dukung Pemulihan Ekonomi, Binda Bali Percepat Vaksinasi Booster

Iwan Supriyatna | Suara.com

Sabtu, 16 April 2022 | 08:22 WIB
Dukung Pemulihan Ekonomi, Binda Bali Percepat Vaksinasi Booster
Binda Bali terus menggencarkan safari vaksinasi booster untuk masyarakat.

Suara.com - Untuk mempercepat pemulihan pariwisata Pulau Dewata, Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Bali terus menggencarkan safari vaksinasi booster untuk masyarakat. Kali ini, kegiatan vaksinasi digelar di Sekretariat Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Bali.

Kepala Binda (Kabinda) Bali, Brigjen Pol Hadi Purnomo, mengatakan vaksinasi dan protokol kesehatan merupakan pasangan sejoli yang harus disatukan untuk menciptakan kekebalan komunal yang memungkinkan masyarakat beraktivitas kembali untuk menghidupkan perekonomian.

“Hadirnya kegiatan-kegiatan vaksinasi seperti di PWNU Bali ini kami harap selain bisa memberi kekebalan yang baik bagi masyarakat, juga berdampak pada pemulihan ekonomi," kata Hadi Purnomo, ditulis Sabtu (16/4/2022).

Untuk menyukseskan kegiatan vaksinasi di berbagai tempat se-antero Pulau Dewata, Binda Bali menjalin kerjasama dengan banyak stakeholder, baik dinas dan instansi pemerintahan maupun organisasi kemasyarakatan. Seperti kali ini, vaksinasi digelar atas kerjasama dengan PWNU Bali, Dinas Kesehatan Provinsi Bali, TNI serta Polri.

"Sinergi seperti ini akan terus kita lakukan karena sangat efektif meningkatkan jumlah maupun cakupan wilayah vaksinasi di provinsi ini. Kami ingin tunjukkan kepada seluruh masyarakat agar mereka tidak ragu untuk mendapatkan vaksinasi, bahwa program vaksinasi ini merupakan bentuk keinginan pemerintah dalam melindungi warga negara dan memang sangat diperlukan dalam kondisi seperti ini,” paparnya.

Sementara itu, salah satu warga Denpasar yang sudah disuntik vaksin booster Muhammad Rizky mengucapkan terimakasih atas adanya gerai-geraigerai vaksinasi yang digelar di Bali ini.

“Terimakasih presiden Jokowi dan BIN. Saya berharap dengan digalakkannya vaksin booster, Bali bisa bangkit kembali, pariwisata kembali ramai, dan semua masyarakat Indonesia sehat, bebas virus Corona,” harapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Imunisasi Dewasa Bantu Cegah Risiko Penyakit Menular, Dokter: Mulai dari Usia 19 Tahun

Imunisasi Dewasa Bantu Cegah Risiko Penyakit Menular, Dokter: Mulai dari Usia 19 Tahun

Health | Jum'at, 15 April 2022 | 22:47 WIB

Terpopuler Kesehatan: Pfizer Berikan Vaksin Booster untuk Anak 5-11 Tahun, Waktu Terbaik Vaksin Sebelum Mudik

Terpopuler Kesehatan: Pfizer Berikan Vaksin Booster untuk Anak 5-11 Tahun, Waktu Terbaik Vaksin Sebelum Mudik

Health | Jum'at, 15 April 2022 | 21:20 WIB

Sudah Vaksinasi di Luar Negeri, Ini Cara Melakukan Verifikasi Agar Muncul di Aplikasi PeduliLindungi

Sudah Vaksinasi di Luar Negeri, Ini Cara Melakukan Verifikasi Agar Muncul di Aplikasi PeduliLindungi

Health | Jum'at, 15 April 2022 | 15:15 WIB

Terkini

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.700 per Dolar, Pengamat Ungkap Faktor Penentu

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.700 per Dolar, Pengamat Ungkap Faktor Penentu

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 09:55 WIB

Harga Emas Antam Melonjak Lagi, Tembus Rp 2,8 Juta/Gram

Harga Emas Antam Melonjak Lagi, Tembus Rp 2,8 Juta/Gram

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 09:50 WIB

Suku Bunga BI Naik, Cicilan Utang Jadi Lebih Mahal? Cek Simulasi Terbarunya

Suku Bunga BI Naik, Cicilan Utang Jadi Lebih Mahal? Cek Simulasi Terbarunya

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 09:47 WIB

Setelah Dijewer Dony Oskaria, PTPN Baru Bebaskan Kakek Mujiran

Setelah Dijewer Dony Oskaria, PTPN Baru Bebaskan Kakek Mujiran

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 09:40 WIB

Ahli Ungkap Alasan Pemulihan Listrik Sumatra Tak Bisa Instan

Ahli Ungkap Alasan Pemulihan Listrik Sumatra Tak Bisa Instan

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 09:34 WIB

Novo Nordisk Kantongi Restu FDA, Insulin Seminggu Sekali Resmi Meluncur

Novo Nordisk Kantongi Restu FDA, Insulin Seminggu Sekali Resmi Meluncur

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 09:18 WIB

IHSG Dibuka Hijau Lagi, Bertahan di Level 6.100

IHSG Dibuka Hijau Lagi, Bertahan di Level 6.100

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 09:16 WIB

IHSG Anjlok 8,5 Persen Pekan Lalu, Masihkah Ada Harapan Rebound Hari Ini?

IHSG Anjlok 8,5 Persen Pekan Lalu, Masihkah Ada Harapan Rebound Hari Ini?

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 09:13 WIB

Update Harga Emas Hari Ini 25 Mei 2026, Antam Sulit Tembus Level Rp3 Juta

Update Harga Emas Hari Ini 25 Mei 2026, Antam Sulit Tembus Level Rp3 Juta

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 09:05 WIB

Harga Minyak Mentah Dunia Anjlok ke Level Terendah Imbas Sinyal Damai AS-Iran

Harga Minyak Mentah Dunia Anjlok ke Level Terendah Imbas Sinyal Damai AS-Iran

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 08:16 WIB