Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Kerugian Bukalapak Membengkak, Harga Saham BUKA Rontok

Iwan Supriyatna

Sabtu, 16 April 2022 | 08:49 WIB
Kerugian Bukalapak Membengkak, Harga Saham BUKA Rontok
Bukalapak.

Suara.com - Kinerja PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) belum memuaskan sepanjang tahun 2021. Pasalnya, kerugian Bukalapak membengkak 23,70% dari Rp1,35 triliun pada tahun 2020 menjadi Rp1,67 triliun pada tahun 2021.

Padahal, Bukalapak membukukan kenaikan pendapatan bersih hingga 38,52% pada tahun 2021. Akhir Desember 2020 lalu pendapatan Bukalapak sebesar Rp1,35 triliun, sedangkan akhir Desember 2021 meningkat jadi Rp1,87 triliun.

Kenaikan pendapatan diikuti dengan lonjakan beban pokok pendapatan, yakni sebelumnya hanya Rp123,26 miliar menjadi Rp441,43 miliar. 

Beban penjualan dan pemasaran yang ditanggung Bukalapak juga turut membesar dari Rp1,52 triliun menjadi Rp1,64 triliun. Namun, beban umum dan administrasi turun tipis menjadi Rp1,45 triliun dan diikuti penurunan beban operasi lainnya menjadi Rp45,29 miliar.

Per akhir tahun 2021, Bukalapak mengantongi pendapatan keuangan sebesar Rp226,61 miliar. Nilai tersebut meningkat dari tahun 2020 lalu yang hanya Rp14,08 miliar. Sayangnya, beban keuangan ikut meningkat, yakni dari Rp8,55 miliar pada Desember 2020 menjadi Rp18,31 miliar pada Desember 2021.

Kas dan setara kas Bukalapak mengalami kenaikan drastis, yakni dari Rp1,48 triliun pada Desember 2020 menjadi Rp24,70 triliun pada Desember 2021. Hal itu memicu kenaikan total aset dari sebelumnya hanya Rp2,59 triliun pada 2020 menjadi Rp26,62 triliun pada 2021. Total liabilitas Bukalapak meningkat dari Rp985,82 miliar menjadi Rp3,12 triliun.

Kinerja keuangan yang masih memerah diikuti pula dengan harga saham Bukalapak yang turun. Pada perdagangan Kamis, 14 April 2022, harga saham BUKA dibuka di level Rp348 per saham. Namun, pada sesi pertama harga saham BUKA sempat anjlok hingga ke level terendah di Rp338 per saham.

Harga saham BUKA ditutup stagnan di level Rp348 per saham pada jeda siang. Dalam sepekan, harga saham BUKA tercatat turun -2,25% atau setara dengan penurunan -57,82% dalam enam bulan terakhir.

Berita ini sebelumnya dimuat Wartaekonomi.co.id jaringan Suara.com dengan judul "BUKA Oh BUKA: Kerugian Bukalapak Membengkak, Harga Saham Rontok!"

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukalapak Akusisi PT Belajar Tumbuh Berbagi Senilai Rp14 Triliun, Bagaimana Prospeknya?

Bukalapak Akusisi PT Belajar Tumbuh Berbagi Senilai Rp14 Triliun, Bagaimana Prospeknya?

Bisnis | Kamis, 24 Maret 2022 | 11:44 WIB

Saham GoTo Bakal Senasib dengan Bukalapak?

Saham GoTo Bakal Senasib dengan Bukalapak?

Bisnis | Selasa, 15 Maret 2022 | 12:24 WIB

Bukalapak Sediakan Lebih dari 100 Kelas Pelatihan di Program Kartu Prakerja Gelombang 23

Bukalapak Sediakan Lebih dari 100 Kelas Pelatihan di Program Kartu Prakerja Gelombang 23

Tekno | Rabu, 09 Maret 2022 | 23:39 WIB

Terkini

AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS

AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 23:31 WIB

Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket

Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:07 WIB

Bersinergi dalam Prestasi, PNM Dorong Peningkatan Produktivitas Lewat Kegiatan Sportivitas

Bersinergi dalam Prestasi, PNM Dorong Peningkatan Produktivitas Lewat Kegiatan Sportivitas

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:39 WIB

BRI Salurkan Ambulans untuk SMA Taruna Nusantara, Perkuat Layanan Kesehatan Sekolah

BRI Salurkan Ambulans untuk SMA Taruna Nusantara, Perkuat Layanan Kesehatan Sekolah

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:24 WIB

19.539 Unit Kopdes Segera Dibangun, Menkop: 83.000 KDMP Sudah Berbadan Hukum

19.539 Unit Kopdes Segera Dibangun, Menkop: 83.000 KDMP Sudah Berbadan Hukum

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:59 WIB

Rupiah Terancam! Siap-siap Hadapi Tekanan Berat Senin Besok

Rupiah Terancam! Siap-siap Hadapi Tekanan Berat Senin Besok

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:34 WIB

Aturan Free Float, Puluhan Saham Big Caps Berisiko Kena Tekanan Jual

Aturan Free Float, Puluhan Saham Big Caps Berisiko Kena Tekanan Jual

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:54 WIB

Bahlil Buka Peluang Aceh Dapat Porsi Manfaat Lebih Besar dari Blok Andaman

Bahlil Buka Peluang Aceh Dapat Porsi Manfaat Lebih Besar dari Blok Andaman

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 15:06 WIB

Ancaman Resesi Global! Trump Deklarasikan Perang, Pangkalan Militer AS Diserang Iran

Ancaman Resesi Global! Trump Deklarasikan Perang, Pangkalan Militer AS Diserang Iran

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:46 WIB

IHSG Sepekan Menguat ke Level 5.924, Kapitalisasi Pasar BEI Meroket

IHSG Sepekan Menguat ke Level 5.924, Kapitalisasi Pasar BEI Meroket

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:19 WIB

×