Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 5.999,038
LQ45 587,746
Srikehati 290,482
JII 351,378
USD/IDR 17.937

Sirclo Group Paparkan Lanskap Perkembangan Womenpreneur di Indonesia

Iwan Supriyatna

Kamis, 21 April 2022 | 11:20 WIB
Sirclo Group Paparkan Lanskap Perkembangan Womenpreneur di Indonesia
Sriclo Group Womenpreneur.

Suara.com - SIRCLO Group melakukan riset terhadap 500 pengusaha perempuan di seluruh Indonesia untuk menangkap lanskap demografi, karakteristik, tantangan, hingga kebutuhan para womenpreneur atau pelaku bisnis wanita.

Berikut ini merupakan beberapa temuan menarik dari survey tersebut:

  • Mayoritas womenpreneur (65%) adalah reseller yang usia bisnisnya berkisar antara 1 hingga 2 tahun.
  • Mayoritas womenpreneur menjalankan tipe usaha mikro, dimana lebih dari setengah (56%) menjalankan usahanya sendiri tanpa karyawan, 26% memiliki 1-2 karyawan, dan 10% memiliki 3-5 karyawan.
  • Sebagian besar usaha yang dijalankan womenpreneur termasuk di bidang fesyen (32%), kuliner (27%), ritel (26%), kecantikan (17%), dan beberapa usaha lainnya di bidang kesehatan, kerajinan, pendidikan agrobisnis, serta travel.
  • Jenis usaha yang paling banyak dijalankan mereka adalah usaha rumahan (49%) dan sebanyak 46% tidak memiliki toko/gudang/badan usaha.
  • Omzet yang diperoleh womenpreneur Indonesia sebagian besar (87%) berada di bawah 15 juta per bulan atau di bawah 200 juta setahun.
  • Menurut data, motivasi terbesar womenpreneur dalam membangun dan menjalankan usaha adalah: tidak ingin terlalu bergantung pada pasangan dalam hal finansial (52%), mencari kesibukan dan aktualisasi diri (50%), dan menambah pemasukan utama yang dirasa kurang cukup dalam memenuhi kebutuhan (44%).

Faktanya, peningkatan jumlah womenpreneur memiliki dampak yang cukup signifikan terhadap penguatan pemberdayaan perempuan di Indonesia jika dilihat dari aspek: kapasitas personal, kapasitas relasional, dan kontribusi ekonomi. Secara personal, mereka lebih berani memimpin, merencanakan hidup, dan mengejar passion.

“Dalam bisnis, selalu ada berbagai fase tantangan yang harus dilalui. Contohnya, pemecahan masalah, saya dulu mudah panik dan pusing kalau ada masalah. Melalui berbagai proses yang ada membuat saya jadi lebih terbiasa untuk memfokuskan diri mencari solusi sehingga masalah jadi cepat selesai. Kemudian seiring pertumbuhan bisnis dan tim bertambah besar, giliran kemampuan kepemimpinan dan manajemen SDM saya yang diuji. Di balik tantangan selalu ada hal menarik yang bisa dipelajari di setiap fase bisnis yang mendewasakan dan membuat saya semakin berkembang bukan hanya dari sisi bisnis tapi juga secara pribadi,” ungkap Marcella Yanita, Founder Varesse dan pengguna toko online SIRCLO Store dalam keterangannya, Kamis (21/4/2022).

Secara relasional, para womenpreneur dapat berlatih negosiasi, menjaga kepercayaan, dan bersosialisasi lebih luas, seperti yang dialami oleh Aya Choiriyah, anggota dari komunitas pemasaran IbuSibuk dari SIRCLO.

“Saya sangat senang bisa menjadi influencer, karena bisa berbagi ilmu yang saya miliki. Ada rasa bangga ketika ada saudara atau teman yang menanyakan rekomendasi produk kepada kami. Pada dasarnya, saya sangat menikmati menjadi first adopter, dimana pengetahuan yang saya miliki bisa bermanfaat bagi orang lain. Di saat yang sama, dengan berbagi ilmu, saya juga merasa mendapat banyak pelajaran untuk diri sendiri,” jelasnya.

Sementara secara ekonomi, para perempuan lebih aktif berpartisipasi dalam manajemen keuangan rumah tangga serta menambah pendapatan.

“Menurut saya, sangatlah penting bagi kita para perempuan dan kaum ibu untuk memiliki penghasilan sendiri. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan, namun setidaknya dengan mengeksplorasi peluang bisnis yang ada, kita bisa lebih siap secara finansial dan tidak selalu bergantung pada penghasilan pasangan. Dan yang paling menyenangkan, kerja keras saya pun juga memberikan dampak baik kepada anak, yang sekarang bisa bersekolah ke Jepang berkat beasiswa,” cerita Mama Des, Juragan Warung Pintar.

Womenpreneur Indonesia Butuh Banyak Dukungan

baca juga

Untuk bisa mengembangkan bisnisnya ke tingkat yang lebih tinggi, womenpreneur di Indonesia membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, baik secara finansial maupun non-finansial.

Secara finansial, beberapa hal utama yang paling dibutuhkan responden adalah: dukungan pemerintah dalam hal permodalan dan kemudahan akses pinjaman/modal, baik pada institusi formal seperti perbankan maupun institusi informal seperti P2P lending.

Sementara itu, dukungan non-materiil yang paling banyak diminta oleh womenpreneur adalah pelatihan digital marketing, program pemerintah untuk UMKM, dan pelatihan pemanfaatan media sosial.

Dalam rangka memberdayakan dan menumbuhkan lebih banyak womenpreneur di Indonesia, SIRCLO Group pun terus meningkatkan jumlah keterlibatan pengusaha perempuan di dalam ekosistemnya. Hingga saat ini, sebanyak 65% dari pengusaha berskala mikro, kecil hingga menengah dalam ekosistem SIRCLO Group adalah perempuan.

Melalui tiga lini bisnis yakni SIRCLO Store, IbuSibuk, dan WarungPintar, SIRCLO fokus meningkatkan pertumbuhan bisnis sesuai dengan spesialisasi masing-masing. SIRCLO Store berfokus membantu womenpreneur yang memiliki brand sendiri, IbuSibuk dikhususkan bagi womenpreneur yang mempromosikan produk/brand pada khalayak luas, sementara Warung Pintar memberdayakan womenpreneur yang memiliki toko dan menjual beragam produk/brand.

Secara konsisten, SIRCLO Group telah sukses menjalankan lebih dari 100 inisiatif pemberdayaan womenpreneur, mulai dari pemberdayaan kelompok, stimulus modal usaha, pemberian bantuan usaha produktif, dan peningkatan literasi digital.

Hasilnya, jumlah pesanan pada bisnis yang dimiliki womenpreneur di SIRCLO Store dari tahun 2020 sampai tahun 2021 meningkat sebesar 181%, lebih dari 40 ribu ibu telah mendapat penghasilan tambahan lewat program pemasaran berbasis komunitas IbuSibuk, dan juragan perempuan di Warung Pintar meraih pendapatan 38% lebih tinggi dibandingkan sebelum bergabung dengan Warung Pintar.

“Menjelang momen Hari Kartini, kami sangat senang bisa mengumumkan pencapaian positif dari para perempuan se-Indonesia yang terus bertumbuh dan semakin berdikari dalam kewirausahaan. Ini merupakan titik awal yang baik, namun masih dibutuhkan peran aktif berbagai pihak agar womenpreneur bisa mengembangkan usahanya secara konsisten dan ekspansif. Kami pun akan terus mengupayakan agar para pengusaha perempuan di ekosistem SIRCLO Group senantiasa mendapatkan dukungan dalam mengatasi tantangan yang mereka hadapi,” kata Brian Marshal, CEO dari SIRCLO Group.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Womenpreneur Bertahan di Tengah Pandemi, Tekankan Pentingnya Inovasi

Cerita Womenpreneur Bertahan di Tengah Pandemi, Tekankan Pentingnya Inovasi

Lifestyle | Kamis, 07 April 2022 | 21:25 WIB

Dear Ladies, Ini 7 Tips Kembangkan Bisnis Online dari Para Pengusaha Perempuan

Dear Ladies, Ini 7 Tips Kembangkan Bisnis Online dari Para Pengusaha Perempuan

Lifestyle | Senin, 21 Maret 2022 | 16:23 WIB

Bantu Ibu Melek Digital Untuk Kembangkan Usaha, Gunakan Saja Aplikasi Ini

Bantu Ibu Melek Digital Untuk Kembangkan Usaha, Gunakan Saja Aplikasi Ini

Lifestyle | Kamis, 23 Desember 2021 | 09:28 WIB

Terkini

Rupiah Berotot Sore Ini ke Level Rp17.922/USD

Rupiah Berotot Sore Ini ke Level Rp17.922/USD

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:09 WIB

Pedagang Asing Jualan di E-Commerce RI Sekarang Semakin Sulit

Pedagang Asing Jualan di E-Commerce RI Sekarang Semakin Sulit

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:55 WIB

Industri Alas Kaki Masih Butuh SDM, Difabel Punya Peluang Besar

Industri Alas Kaki Masih Butuh SDM, Difabel Punya Peluang Besar

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:44 WIB

Purbaya Tunda Penerbitan Panda Bond Usai Dirayu Investor China

Purbaya Tunda Penerbitan Panda Bond Usai Dirayu Investor China

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:40 WIB

Purbaya Klaim Pendanaan Rp 304 T dari China Bukan Utang, Terus Apa?

Purbaya Klaim Pendanaan Rp 304 T dari China Bukan Utang, Terus Apa?

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:15 WIB

Pasokan HGBT Menipis, Apa Aksi Bahlil?

Pasokan HGBT Menipis, Apa Aksi Bahlil?

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:14 WIB

Investor Harus Waspada, Pasar Saham RI Belum Lolos dari Ancaman MSCI

Investor Harus Waspada, Pasar Saham RI Belum Lolos dari Ancaman MSCI

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:01 WIB

7 Bank RI Telah Tutup Sepanjang 2026, Apa Masalahnya?

7 Bank RI Telah Tutup Sepanjang 2026, Apa Masalahnya?

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:00 WIB

Tarif KOL Capai Rp 150 Juta, Startup Ini Pilih Bayar Konsumen Biasa

Tarif KOL Capai Rp 150 Juta, Startup Ini Pilih Bayar Konsumen Biasa

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:58 WIB

MIND ID Percepat Pemulihan Ekosistem Lewat Reklamasi dan Rehabilitasi DAS Skala Besar

MIND ID Percepat Pemulihan Ekosistem Lewat Reklamasi dan Rehabilitasi DAS Skala Besar

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:46 WIB