Sri Mulyani Sebut Kondisi Ekonomi Saat Ini Krisis di Atas Krisis

Rabu, 27 April 2022 | 10:56 WIB
Sri Mulyani Sebut Kondisi Ekonomi Saat Ini Krisis di Atas Krisis
Menkeu Sri Mulyani dalam konfrensi pers virtual pada Senin (13/12/2021). [Tangkapan Layar]

Suara.com - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati melakukan kunjungan kerjanya di Washington D.C, Amerika Serikat (AS), pada kunker tersebut dirinya melakukan pertemuan dengan Managing Direktur International Monetary Fund (IMF), Kristalina Georgieva dan Director General World Trade Organization (WTO), Ngozi Okonjo-Iweala.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah isu dan permasalahan yang saat ini dihadapi dunia menjadi topik hangat pembicaraan, salah satunya soal krisis pandemi dan krisis geopolitik.

Sehingga kata dia situasi pertumbuhan ekonomi global saat ini mengalami perlambatan akibat dunia menghadapi dunia krisis di atas krisis.

"Krisis di atas krisis ini berdampak kepada risiko perlambatan pertumbuhan ekonomi yang sebetulnya sudah mulai pulih di berbagai dunia dan meningkatnya risiko fiskal," jelas Sri Mulyani dikutip dari akun resmi instagramnya, Rabu (27/4/2022).

Persoalan perlambatan pertumbuhan ekonomi global, lanjut mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menjadi buah pikiran dan perhatian di berbagai belahan dunia.

"Terutama karena dampak dan kemampuan berbagai negara dalam menangani krisis di atas krisis ini berbeda-beda," ujarnya melanjutkan.

Sri Mulyani menjelaskan, peningkatan harga pangan, harga energi, inflasi yang meningkat, dan mulainya pengetatan moneter serta meningkatnya suku bunga akan menjadi tantangan bersama di dunia.

Hal tersebut dinilai perlu membutuhkan kerja sama secara global untuk mengatasinya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Direktur Pelaksana IMF, Kristalina Georgieva, yang memperingatkan bahwa saat ini dunia telah menghadapi guncangan krisis ekonomi global yang disebabkan oleh perang Rusia-Ukraina dan pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.

Baca Juga: Dibawa Sri Mulyani ke G20, Ini 6 Filosofi Nasi Kuning Asli Indonesia

"Dunia yang kita tinggali saat ini, tengah menghadapi krisis di atas krisis," ujarnya.

Pandemi Covid-19, kata Georgieva, saat ini belum berakhir. Ini karena kemungkinan adanya varian baru virus Corona bisa saja muncul atau bahkan lebih menular. Sementara daya beli masyarakat masih belum pulih sehingga tentu akan semakin melebarkan jurang antara negara kaya dan miskin.

Kedua, perang Rusia dan Ukraina juga menimbulkan gelombang kekhawatiran terhadap ekonomi di seluruh dunia. Hal tersebut tentu akan mempersulit pemulihan ekonomi dari pandemi Covid-19 yang saat ini masih berlangsung.

Untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun, menurut Georgieva, inflasi menjadi bahaya yang sangat nyata bagi di banyak belahan negara di dunia.

"Ini adalah kemunduran besar bagi pemulihan global dalam hal ekonomi. Pertumbuhan turun dan inflasi naik. Dalam aspek kemanusiaan, pendapatan orang turun dua kali lipat," kata Georgieva.

"Krisis akibat pandemi dan perang semakin diperumit oleh fragmentasi krisis lain yang berkembang dari ekonomi dunia. Mulai dari teknologi yang berbeda, sistem pembayaran standar, dan cadangan devisa yang juga tidak sama antara satu negara dengan negara lainnya," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Bagaimana Prediksimu untuk Tahun 2026? Lebih Baik atau Lebih Suram?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Trivia Natal: Uji Pengetahuan Anda Tentang Tradisi Natal di Berbagai Negara
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Kepribadian: Siapa Karakter Ikonik Natal dalam Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mitos vs Fakta Sampah: Cara Cerdas Jadi Pahlawan Kebersihan Lingkungan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI