Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

Ekspor Gas Rusia ke Eropa Terganggu, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih dari 5 Persen

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 12 Mei 2022 | 08:19 WIB
Ekspor Gas Rusia ke Eropa Terganggu, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih dari 5 Persen
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia melambung lebih dari 5 persen pada perdagangan Rabu, setelah aliran gas Rusia ke Eropa menyusut dan Moskow memberikan sanksi kepada beberapa perusahaan gas Eropa, kondisi ini menambah ketidakpastian di pasar energi dunia.

Mengutip CNBC, Kamis (12/5/2022) harga minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup melesat USD5,05 atau 4,9 persen menjadi USD107,51 per barel.

Sementara, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate, melejit USD5,95 atau 6 persen menjadi USD105,71 per barel.

Harga minyak dan gas melesat sejak Rusia menginvasi Ukraina pada Februari, dan Amerika Serikat serta sekutunya kemudian menjatuhkan sanksi berat terhadap Moskow.

Perdagangan minyak mentah tersendat, dan Rusia mengancam akan memotong pasokan gas ke Eropa, meskipun langkah itu telah dihentikan.

Aliran gas Rusia ke Eropa melalui Ukraina berkurang seperempat setelah Kyiv menghentikan penggunaan rute transit utama, menyalahkan campur tangan pasukan pendudukan Rusia.

Ini adalah pertama kalinya ekspor melalui Ukraina terganggu sejak invasi.

Langkah itu menimbulkan kekhawatiran bahwa gangguan serupa dapat terjadi bahkan ketika harga sudah melonjak. Rabu, Rusia memberikan sanksi kepada 31 perusahaan yang berbasis di negara-negara yang memberlakukan sanksi terhadap Moskow setelah menyerang Ukraina pada Februari.

Uni Eropa mengancam embargo penuh minyak Rusia, meski negosiasi terus berlanjut. Karena peran Rusia sebagai eksportir minyak mentah dan bahan bakar terbesar, gangguan tersebut yang diperkirakan memburuk
menyebabkan pasar lebih ketat di seluruh dunia, terutama untuk produk olahan seperti solar.

"Harga akan terus bergerak naik terutama jika Uni Eropa mencapai kesepakatan untuk menghentikan pembelian minyak Rusia," kata Andrew Lipow, Presiden Lipow Oil Associates di Houston.

Uni Eropa masih membahas embargo minyak Rusia, yang menurut analis akan semakin memperketat pasar dan mengalihkan arus perdagangan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak WTI Anjlok, Turun di Bawah USD100 per Barel

Harga Minyak WTI Anjlok, Turun di Bawah USD100 per Barel

Bisnis | Rabu, 11 Mei 2022 | 07:41 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen, Covid-19 di China Jadi Pemicunya

Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen, Covid-19 di China Jadi Pemicunya

Bisnis | Selasa, 10 Mei 2022 | 07:33 WIB

Investor Cermati Uni Eropa Embargo Rusia, Harga Minyak Dunia Tergelincir

Investor Cermati Uni Eropa Embargo Rusia, Harga Minyak Dunia Tergelincir

Bisnis | Senin, 09 Mei 2022 | 08:50 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB