Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Meski Perlancar Arus Kendaraan, Pengusaha Bus Keluhkan Kebijakan One Way

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 12 Mei 2022 | 13:52 WIB
Meski Perlancar Arus Kendaraan, Pengusaha Bus Keluhkan Kebijakan One Way
Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan di Jalan Raya Kalimalang, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (7/5/2022). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (Ipomi) memberi catatan-catatan kepada pemerintah terkait pelaksanaan mudik dan arus balik tahun ini.

Salah satunya, terkait kebijakan lalu lintas satu arah atau one way di Jalan Tol Trans Jawa yang dinilai mengganggu operasional bus.

Ketua Umum Ipomi, Kurnia Lesani Adnan menjelaskan, dengan adanya kebijakan one way itu membuat bus telat datang ke terminal seusai mengantarkan para pemudik. Sebab bus harus mencari jalan lain untuk menghindari kebijakan one way di sepanjang Jalan Tol Trans Jawa.

Imbasnya, pemberangkatan bus juga menjadi mundur dari jadwal yang ditetapkan. Hal ini yang juga menyebabkan, adanya penumpukan penumpang di Terminal.

"One way itu sangat mengganggu operasional, sehingga menyebabkan pelayanan masyarakat terganggu. Pemberangkatan kami telat 1 malam, banyak yang nunggu terminal itu karena telat datangnya," ujarnya saat dihubungi, Kamis (12/5/2022).

Pria yang akrab disapa Sani ini melanjutkan, kebijakan one way juga berlawanan dengan ajakan pemerintah agar masyarakat bisa menggunakan transportasi umum saat mudik.

Kebijakan itu, menurutnya, justru menggiring masyarakat untuk menggunakan kendaraan pribadi.

"Dengan kebijakan one way itu akan tidak menggiring masyarakat menggunakan transportasi," ucap dia.

Sani menambahkan, seharusnya pemerintah lebih memprioritaskan transportasi umum agar bisa melayani dengan baik para pemudik. Misalnya, memberikan jalur khusus untuk bus yang balik mengangkut para pemudik lainnya.

"Pemerintah untuk alasan mengurai kemacetan kita sepakat lah ya, tapi pemerintah juga harus, harus memberikan prioritas pengguna transportasi umum massal, karena pengguna transportasi umum massal itu kan mendapat prioritas, sesuai dengan arahan pemerintah menggunakan transportasi umum," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ceritakan Pengalaman Balik Jakarta setelah Mudik dari Jogja, Zaskia Adya Mecca Temukan Penampakan Mengagetkan

Ceritakan Pengalaman Balik Jakarta setelah Mudik dari Jogja, Zaskia Adya Mecca Temukan Penampakan Mengagetkan

Jogja | Kamis, 12 Mei 2022 | 09:32 WIB

Curhat Pemudik Sekali Pulang Kampung Habis Biaya Rp20 Juta, Netizen: Sangat Relate!

Curhat Pemudik Sekali Pulang Kampung Habis Biaya Rp20 Juta, Netizen: Sangat Relate!

Jogja | Kamis, 12 Mei 2022 | 09:07 WIB

Viral! Pemudik Ini Menghabiskan Biaya Rp 20 Juta selama Lebaran di Kampung

Viral! Pemudik Ini Menghabiskan Biaya Rp 20 Juta selama Lebaran di Kampung

Your Say | Kamis, 12 Mei 2022 | 07:59 WIB

Terkini

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:55 WIB

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:53 WIB

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:48 WIB

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:42 WIB

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:35 WIB

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:27 WIB

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:16 WIB

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:28 WIB

Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar

Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:05 WIB