Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Ekonomi Mulai Pulih, Saham Perbankan Plat Merah Layak di Koleksi

Reza Gunadha, Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 20 Mei 2022 | 23:00 WIB
Ekonomi Mulai Pulih, Saham Perbankan Plat Merah Layak di Koleksi
Ilustrasi - saham.

Suara.com - Pemulihan ekonomi pada masa surutnya kasus Covid 19 dan booming harga komoditas akan mendorong performa perbankan Tanah Air.

Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Indonesia Nafan Aji Gusta, mengatakan sektor perbankan akan mengalami kinerja gemilang.

Sebab berbagai indikator perbaikan ekonomi memperlihatkan pemulihan ekonomi terjadi.

Di antaranya S&P Global mencatat indeks manufaktur atau PMI Indonesia sebesar 51,9 pada April 2022, naik dari posisi 51,3 pada bulan sebelumnya.

Produksi manufaktur dan permintaan baru naik didorong oleh kondisi perekonomian di Indonesia telah bangkit.

Di lain sisi, Indonesia menikmati keuntungan booming harga komoditas, karena memiliki berbagai sumber daya alam.

Hal ini lah yang membedakan Indonesia dengan ekonomi global yang kini tengah khawatir terjadinya stagflasi.

Berbagai lembaga internasional memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia di atas 5 persen, lebih ditinggi dibanding proyeksi ekonomi global yang di kisaran 3 persen.

Nafan meyakini ekonomi Indonesia ke depan akan bertumbuh lebih tinggi, dibanding situasi pandemi.

baca juga

Saat terjadi ekspansi, kebutuhan likuiditas akan meningkat yang akan berdampak positif bagi perbankan.

Saat ini, lanjutnya, sektor perbankan Buku 4 menarik untuk di koleksi. Dibanding berbagai bank digital, price to book value (PBV) bank raksasa masih jauh lebih kecil.

Di antara berbagai bank besar di Indonesia, Nafan merekomendasikan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menarik untuk di koleksi.

"Pertumbuhan tinggi BRI pasti akan berlanjut. Valuasi pasti akan semakin terapresiasi," kata Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Indonesia Nafan, Jumat, (20/5/2022).

Nafan mengatakan, BBRI akan mendapatkan efek domino baik dari pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan, maupun dari booming harga komoditas.

Berbasis UMKM, dia menilai tahun ini kinerja BRI akan jauh lebih baik sebelumnya. Hal tersebut tercermin dari keberhasilan BBRI yang tidak hanya berhasil merestrukturisasi dan menyelamatkan UKM Indonesia, tapi juga mampu untuk bertumbuh pesat di tengah pandemi.

"Waktu pandemi kan butuh restrukturisasi, kasihan mereka (nasabah) pinjaman menjalankan usaha dan harus didukung. Sekarang kita mengalami pemulihan ekonomi, sektor UMKM bisa semakin optimal," kata dia.

Selain fundamental yang kuat, BBRI juga memiliki kebijakan strategis yang menjadi sweetener bagi investor, yaitu Resminya PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dan PT Pegadaian menjadi anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI).

"Selain fundamental, BBRI ada sentimen positif dengan adanya sinergi PNM dan Penggadaian. Kebijakan strategis ini sweetener bagi investor," kata dia.

PNM dan Penggadaian akan memberikan booster pada pendapatan BBRI.

Secara keseluruhan Nafan optimis Kredit BBRI akan bertumbuh, kualitas kredit juga akan semakin baik, non performing loan (NPL) akan menurun. Net profit pun akan meningkat.

"Top Line botom line, net income BRI akan progresif," ungkapnya. Target harga jangka panjang BBRI Rp 9575 per saham.

Seperti diketahui, performa BRI melesat 78,13 persen di kuartal I-2022 dan membukukan keuntungan Rp 12,22 triliun. Tahun ini BBRI menargetkan keuntungan Rp 45 triliun.

Diketahui di tengah pandemi COVID-19 yang masih berlangsung, BRI terus menorehkan prestasi tingkat dunia.

BRI dinobatkan menjadi perusahaan publik terbesar di Indonesia dalam pemeringkatan Forbes 2022 Global 2000 World’s Largest Public Companies in Indonesia. Adapun secara internasional, BRI menempati ranking ke-349 dunia atau naik peringkat dari urutan ke-362 pada tahun lalu

Bank yang dipimpin Sunarso masuk ke dalam daftar World Best Banks 2022 versi Forbes.

Mengutip laman resmi Forbes, terdapat 6 perusahaan publik di Indonesia yang masuk dalam daftar tersebut, dan BRI menempati peringkat tertinggi diantaranya. Ini menjadikan BRI menempati posisi tertinggi Delapan tahun berturut-turut.

Daftar Global 2000: The World’s Largest Public Companies bersumber dari sistem FactSet Research yang melakukan seleksi terhadap 2000 perusahaan publik terbesar di dunia dalam empat aspek: sales, profit, assets dan market value. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sejumlah Saham Perbankan Diprediksi Terbangkan IHSG ke Posisi 7.000

Sejumlah Saham Perbankan Diprediksi Terbangkan IHSG ke Posisi 7.000

Bisnis | Kamis, 10 Februari 2022 | 16:40 WIB

Omicron dan The Fed Hambat Laju Kenaikan IHSG

Omicron dan The Fed Hambat Laju Kenaikan IHSG

Bisnis | Kamis, 09 Desember 2021 | 17:35 WIB

Bulan Ini IHSG Diprediksi Cetak Rekor Tertinggi

Bulan Ini IHSG Diprediksi Cetak Rekor Tertinggi

Bisnis | Minggu, 10 Oktober 2021 | 08:04 WIB

Tiga Hal Ini Bisa Buat IHSG Tembus di Level 6.400

Tiga Hal Ini Bisa Buat IHSG Tembus di Level 6.400

Bisnis | Kamis, 05 Agustus 2021 | 18:29 WIB

Kinerja Emiten di Kuartal II Diprediksi Bakal Kerek Laju IHSG

Kinerja Emiten di Kuartal II Diprediksi Bakal Kerek Laju IHSG

Bisnis | Kamis, 08 Juli 2021 | 17:46 WIB

HOTS Championship 4 Mirae Asset Sekuritas Berhadiah Rp 1 Miliar

HOTS Championship 4 Mirae Asset Sekuritas Berhadiah Rp 1 Miliar

Bisnis | Rabu, 02 Juni 2021 | 15:53 WIB

Menilik Prospek Saham Bank Buku IV Ditengah Pandemi Corona

Menilik Prospek Saham Bank Buku IV Ditengah Pandemi Corona

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2020 | 14:52 WIB

Ini Daftar 10 Saham Perbankan yang Terperosok Dihantam Corona

Ini Daftar 10 Saham Perbankan yang Terperosok Dihantam Corona

Bisnis | Senin, 23 Maret 2020 | 15:03 WIB

Terkini

Kapan WIKA, WSKT, dan INAF Delisting? Ini Penjelasan BEI

Kapan WIKA, WSKT, dan INAF Delisting? Ini Penjelasan BEI

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 17:21 WIB

Impor Garam Naik 13,1%, Target Swasembada 2027 Terancam

Impor Garam Naik 13,1%, Target Swasembada 2027 Terancam

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 17:16 WIB

Emiten TUGU Andalkan GCG untuk Dongkrak Daya Saing Bisnis

Emiten TUGU Andalkan GCG untuk Dongkrak Daya Saing Bisnis

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 17:10 WIB

IHSG Tembus Level 6.000, BBCA dan BRI Jadi Jagoannya

IHSG Tembus Level 6.000, BBCA dan BRI Jadi Jagoannya

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 16:48 WIB

Sosok 'Pemilik' ENHYPEN, Punya Harta Tiga Kali Lipat LHKPN Menteri Terkaya RI

Sosok 'Pemilik' ENHYPEN, Punya Harta Tiga Kali Lipat LHKPN Menteri Terkaya RI

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 16:31 WIB

Rupiah Masih Terpuruk, Betah di Level Rp18.000

Rupiah Masih Terpuruk, Betah di Level Rp18.000

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 16:12 WIB

Jadwal Stock Split Saham RMKE

Jadwal Stock Split Saham RMKE

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 16:03 WIB

Sosok Pemilik Ryanair, Maskapai yang Viral Jendela Copot saat Pesawat Terbang

Sosok Pemilik Ryanair, Maskapai yang Viral Jendela Copot saat Pesawat Terbang

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 15:50 WIB

BEI Jawab Isu Dana Asing Banyak Kabur dari Pasar Modal Gara-gara Pidato Prabowo

BEI Jawab Isu Dana Asing Banyak Kabur dari Pasar Modal Gara-gara Pidato Prabowo

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 15:22 WIB

Danantara Baru Mau Jalankan 26 Proyek Hilirisasi Rp225 Triliun

Danantara Baru Mau Jalankan 26 Proyek Hilirisasi Rp225 Triliun

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 15:13 WIB

×