Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Menilik Prospek Saham Bank Buku IV Ditengah Pandemi Corona

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 26 Maret 2020 | 14:52 WIB
Menilik Prospek Saham Bank Buku IV Ditengah Pandemi Corona
Ilustrasi grafik pergerakan saham [Shutterstock]

Suara.com - Prospek saham perbankan khususnya saham buku IV masih memiliki banyak tantangan sejalan dengan perlambatan ekonomi akibat penyebaran virus corona atau Covid-19.

Meski begitu keuntungan untuk meraup cuan masih terbuka lebar dalam kondisi saat ini.

Seperti diketahui, bank buku IV memiliki modal yang tertinggi dibanding dengan bank buku yang lain yakni memiliki modal inti di atas Rp 30 Triliun.

Sedangkan bank buku I modal inti kurang dari Rp 1 Triliun, bank buku II modal inti kurang dari Rp 5 Triliun, dan bank buku III modal inti kurang dari Rp 30 Triliun.

Namun sebelum bicara untung kita harus siap dengan risiko yang terjadi saat berinvestasi di musim yang penuh tantangan ini.

Praktisi Saham dari May Institute, Ellen May mengatakan, jika berbicara saham perbankan dampak dari merebaknya virus corona ini bisa dilihat dari kinerja non performing loan (NPL) alias kredit macet yang bakal meningkat dalam jangka pendek.

Meski begitu, perbankan juga sedikit diringankan dengan kebijakan relaksasi kredit oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai respons atas Covid-19.

Investor juga perlu memperhatikan suku bunga acuan terbaru yang mana Bank Indonesia (BI) telah kembali memangkas suku bunganya sebesar 25 basis poin (bps) ke level 4,5 persen pada Kamis (19/3/2020) lalu.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk mitigasi perlambatan kredit akibat dampak kian meluasnya penyebaran virus corona (Covid-19).

Sayangnya, penurunan suku bunga ini baru akan terasa dalam jangka panjang. Sedangkan BI masih berpotensi untuk menurunkan suku bunga kembali.

Dari sektor perbankan Ellen May Institute Research Team merekomendasikan cicil beli pada saham BBCA, BBRI, BMRI atau BBNI.

"Anda boleh pilih 1 atau maksimal 2 saham saja yang sesuai dengan kondisi atau karakter investasi Anda untuk menghindari risiko sektoral. Market masih dalam trend bearish, jangan terburu-buru masuk besar, perjalanan masih panjang," tutur Ellen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mulia Banget, Anne Avantie Jahit Baju APD Massal Buat Tenaga Medis

Mulia Banget, Anne Avantie Jahit Baju APD Massal Buat Tenaga Medis

Entertainment | Kamis, 26 Maret 2020 | 14:50 WIB

3 Hal Sepele Ini Ternyata Bisa Buat Ekonomi Indonesia Bangkit dari Corona

3 Hal Sepele Ini Ternyata Bisa Buat Ekonomi Indonesia Bangkit dari Corona

Bisnis | Senin, 23 Maret 2020 | 20:00 WIB

Ini Daftar 10 Saham Perbankan yang Terperosok Dihantam Corona

Ini Daftar 10 Saham Perbankan yang Terperosok Dihantam Corona

Bisnis | Senin, 23 Maret 2020 | 15:03 WIB

Terkini

Impor Barang Modal RI Melonjak 34 Persen

Impor Barang Modal RI Melonjak 34 Persen

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 20:31 WIB

Laba Bersih Melonjak 79 Persen, Seabank Bakal Luncurkan Debit Card Tahun Ini

Laba Bersih Melonjak 79 Persen, Seabank Bakal Luncurkan Debit Card Tahun Ini

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 17:42 WIB

Neraca Dagang Indonesia Surplus USD 1,27 Miliar, Apa Saja Faktor Pendukungnya

Neraca Dagang Indonesia Surplus USD 1,27 Miliar, Apa Saja Faktor Pendukungnya

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 17:06 WIB

Harga Cabai Rawit dan Beras Naik, Daging Sapi Turun Harga

Harga Cabai Rawit dan Beras Naik, Daging Sapi Turun Harga

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 15:33 WIB

Pembatasan BBM Berpotensi Bikin Harga Kebutuhan Pokok Naik

Pembatasan BBM Berpotensi Bikin Harga Kebutuhan Pokok Naik

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 14:14 WIB

Penyebab Iran Tak Jalin Kerjasama Kilang Minyak dengan Indonesia Meski Kaya SDA

Penyebab Iran Tak Jalin Kerjasama Kilang Minyak dengan Indonesia Meski Kaya SDA

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 10:12 WIB

Harga Emas Pegadaian Minggu 5 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Bakal Naik?

Harga Emas Pegadaian Minggu 5 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Bakal Naik?

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 10:05 WIB

Profil PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), Emiten Fasilitas Batu Bara Milik Haji Isam

Profil PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), Emiten Fasilitas Batu Bara Milik Haji Isam

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 08:49 WIB

Pasokan Sulfur Macet: Konflik Timur Tengah Ancam Naikkan Harga Baterai EV Hingga Pupuk RI

Pasokan Sulfur Macet: Konflik Timur Tengah Ancam Naikkan Harga Baterai EV Hingga Pupuk RI

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 18:19 WIB

Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI

Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 17:08 WIB