LPEI Berdayakan Perempuan Dalam Ekosistem Ekspor

Iwan Supriyatna

Senin, 23 Mei 2022 | 13:07 WIB
LPEI Berdayakan Perempuan Dalam Ekosistem Ekspor
Perempuan Tangguh dalam Ekspor Berkelanjutan.

Suara.com - Peran strategis Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) memberdayakan perempuan berwiraswasta (W20: Setara Bangkit Bersama) dan mengembangkan usaha mikro kecil menengah (UMKM) ekspor secara berkelanjutan merupakan dukungan nyata dalam rangka perhelatan G20.

Hal ini selaras dengan salah satu prioritas Presiden RI dalam pemulihan ekonomi yang terus didengungkan dalam ragam kesempatan. Bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional, LPEI hari ini menggelar Webinar Nasional: Perempuan Tangguh dalam Ekspor Berkelanjutan, perjalanan ke W20, yang menghadirkan pembicara-pembicara kunci: Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar serta Direktur Eksekutif LPEI Riyani Tirtoso.

Lewat Webinar Nasional ini, LPEI berkomitmen untuk membangun persepsi bersama dan pemahaman pentingnya perempuan dalam sektor usaha berorientasi ekspor dengan menghadirkan narasumber-narasumber perempuan yang telah berpengalaman dalam mengembangkan usaha hingga menjadi eksportir produk-produk unggulan yang berkelanjutan, berkontribusi bagi pembangunan ekonomi Indonesia.

Dalam webinar yang digelar di Kantor Pusat LPEI, Jakarta, LPEI menggelar pemaparan dan diskusi bersama Nurhayati Subakat - founder Wardah Cosmetic, Eni Anjayani- founder Wastraloka, Enggi Holt – founder ISME UK serta Chesna F. Anwar – Direktur Hubungan Kelembagaan LPEI yang dipandu oleh moderator Ferdi Ilyas.

“Pemberdayaan perempuan, inklusi keuangan, serta tujuan mencapai sustainable development goals, melalui penciptaan produk ramah lingkungan menjadi karakter pelaku usaha yang hadir pada hari ini. Sebagai contoh Wardah yang memiliki pabrik seluas 2000 hektar dan menjadi tuan rumah di negeri sendiri diantara kosmetik luar negeri ternama,” kata Direktur Eksekutif LPEI, Riyani Tirtoso saat pembukaan webinar ditulis Senin (23/5/2022).

“Di tingkat global, Indonesia melakukan berbagai langkah aktivitas untuk menyepakati berbagai komitmen internasional untuk mendukung kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan. Convention on the elimination of all forms of discrimination against woman, International Covenant Economic Culture and Social Rights, dan Declaration and platform for actions adalah diantaranya bagaimana komitmen kita mendorong kemandirian ekonomi perempuan,” jelas Mahendra Siregar, Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia.

Langkah tersebut dapat memperkuat hubungan kerjasama Indonesia dengan negara tujuan. Hal ini berhubungan dengan peran Kementerian Keuangan dalam memberikan dukungan fiskal guna mendorong ekspor Indonesia.

“Pemerintah punya banyak sekali instrumen pajak, Bea Cukai, Kawasan Berikat, Kawasan Ekonomi Khusus, kawasan industri untuk tujuan ekspor, semuanya merupakan instrumen kita. Kita punya pemerintah daerah yang bisa melakukan transfer keuangan hingga dana desa bisa mendukung. Kita juga punya program UMI, PIP, dan KUR untuk bisa mendukung dari sisi pendanaan. Kita juga punya produk untuk penjaminan. Instrumennya sudah banyak sehingga yang diperlukan adalah untuk meng-orkestrasi policy, regulasi, instrumen dan sinergi sehingga para eksportir tidak merasa sendirian,” kata Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati.

“Bagi para UKM yang bingung mau ekspor produk apa, mari bicara dan diskusi dengan kita karena LPEI memiliki National Export Dashboard (NED). Platform ini memiliki berbagai ragam data seperti produk yang high demand, negara tujuan ekspor, requirementnya seperti apa yang akan membantu proses edukasi para calon eksportir.” kata Direktur Pelaksana Bidang Hubungan Kelembagaan LPEI, Chesna F Anwar.

baca juga

Peluncuran program “Community Development for Women Empowerment” digelar pada kesempatan yang sama. Direksi LPEI mendampingi Menteri Keuangan dan Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia meninjau produk-produk yang dihasilkan perempuan pelaku usaha binaan LPEI atau srikandi ekspor Indonesia di Rumah Ekspor Jakarta, ini sekaligus menandai peresmian program tersebut.

Program ini merupakan bagian dari pengembangan dan diversifikasi Program Desa Devisa LPEI yang fokusnya adalah pemberdayaan wanita dan produk ekspor berkelanjutan. Peluncuran program ini diharapkan bisa memberikan developmental impact dari sisi kuantitas dan kualitas, sehingga akan lebih banyak lagi mitra binaan LPEI yang dapat berbagi pengalaman dan kunci-kunci sukses mereka sebagai UMKM perempuan dalam ekosistem ekspor berkelanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemprov DKI Mulai Seleksi Pedagang, 100 UMKM yang Lolos Boleh Jualan saat Formula E

Pemprov DKI Mulai Seleksi Pedagang, 100 UMKM yang Lolos Boleh Jualan saat Formula E

News | Senin, 23 Mei 2022 | 10:53 WIB

Anies Baswedan Bawa DKI Jakarta Cetak Sejarah Baru! Ekspor Beras ke Arab Saudi

Anies Baswedan Bawa DKI Jakarta Cetak Sejarah Baru! Ekspor Beras ke Arab Saudi

News | Senin, 23 Mei 2022 | 09:04 WIB

KB Bukopin Makin Serius Garap Pasar UMKM, Resmi Gandeng Jamkrida Jateng

KB Bukopin Makin Serius Garap Pasar UMKM, Resmi Gandeng Jamkrida Jateng

Bisnis | Senin, 23 Mei 2022 | 06:22 WIB

Terkini

Kapal Perempuan: Banyak APH Belum Terapkan UU TPKS dalam Kasus Kekerasan Seksual

Kapal Perempuan: Banyak APH Belum Terapkan UU TPKS dalam Kasus Kekerasan Seksual

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Ancaman Krisis Pangan 2027, tapi MBG Berisiko Membuang Jutaan Ton Makanan?

Ancaman Krisis Pangan 2027, tapi MBG Berisiko Membuang Jutaan Ton Makanan?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Tembus Grand Final, 5 Tim Futsal Putri Maju ke Puncak AXIS Nation Cup 2026

Tembus Grand Final, 5 Tim Futsal Putri Maju ke Puncak AXIS Nation Cup 2026

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:44 WIB

Heboh Dituduh Jadi Sponsor Demo di Bundaran HI, Le Minerale Buka Suara

Heboh Dituduh Jadi Sponsor Demo di Bundaran HI, Le Minerale Buka Suara

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:41 WIB

BB Cream Emina Apakah Waterproof? Intip Formula dan Ketahanannya

BB Cream Emina Apakah Waterproof? Intip Formula dan Ketahanannya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:39 WIB

5 Zodiak yang Jago Menawar Harga saat Belanja, Bukan Pelit tapi Cerdik

5 Zodiak yang Jago Menawar Harga saat Belanja, Bukan Pelit tapi Cerdik

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:35 WIB

Presiden Apresiasi Perjuangan Atlet di Asian Games, Komitmen Tingkatkan Bina Olahraga Sejak Dini

Presiden Apresiasi Perjuangan Atlet di Asian Games, Komitmen Tingkatkan Bina Olahraga Sejak Dini

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Huawei FreeClip 2 Dual Color Rilis:TWS Unik denganDesain Jepit Telingadan Baterai Awet

Huawei FreeClip 2 Dual Color Rilis:TWS Unik denganDesain Jepit Telingadan Baterai Awet

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Viral Cerdas Cermat Aneh di Sibolga, Pertanyaan Belum Selesai Tapi Jawabannya Sudah Tahu

Viral Cerdas Cermat Aneh di Sibolga, Pertanyaan Belum Selesai Tapi Jawabannya Sudah Tahu

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Peredaran Rokok Ilegal Tembus 13,9 Persen, Potensi Kehilangan Cukai Hampir Rp40 Triliun

Peredaran Rokok Ilegal Tembus 13,9 Persen, Potensi Kehilangan Cukai Hampir Rp40 Triliun

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:23 WIB

×