Makin Banyak Startup Lakukan PHK Massal Karyawan, Apa Penyebabnya?

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 25 Mei 2022 | 15:29 WIB
Makin Banyak Startup Lakukan PHK Massal Karyawan, Apa Penyebabnya?
Ilustrasi kerja, PHK, resign (Pixabay/lukasbieri)

Suara.com - Pemutusan hubungan kerja (PHK) terjadi di banyak lini pekerjaan, termasuk startup atau perusahaan rintisan. Kenapa makin banyak startup lakukan PHK? Efisiensi menjadi alasan terbesarnya. 

Di Indonesia, tiga perusahaan startup melakukan PHK tahun ini yakni Edutech Zenius, perusahaan pertanian Tanihub, dan pembayaran LinkAja. Ketiganya sama-sama beralasan tengah melakukan penyesuaian bisnis.

Penyesuaian tersebut berdampak pada perubahan fungsi beberapa divisi termasuk terhadap kebutuhan pegawai di dalamnya. PHK juga diputuskan agar keberlanjutan perusahaan makin efisien serta sesuai kebutuhan. 

Sebelumnya, lewat keterangan resmi perusahaan Zenius menyatakan terkena dampak ekonomi sehingga 200 karyawan mereka harus meninggalkan perusahaan.

Namun, perusahaan memastikan akan melakukan skema PHK sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Di samping itu, Zenius juga akan membagikan data pribadi karyawan kepada perusahaan sejenis dengan tujuan agar mereka segera mendapatkan pekerjaan baru. 

PHK pada perusahaan startup tidak hanya marak terjadi di Indonesia. Fenomena serupa juga terjadi di seluruh dunia. Melansir moneycontrol.com, PHK startup ini disebut sebagai akibat dari pergeseran hal-hal yang bernilai profit serta akuisisi pelanggan yang tidak terkendali. Di samping itu, resesi atau pelemahan ekonomi yang terjadi di sejumlah negara akibat pandemi Covid-19. 

Di Amerika perusahaan healthtech MFine hingga perusahaan edtech Vedantu, dan dari Unacademy ke Lido Learning dan Cars24, telah merumahkan staf dalam beberapa pekan terakhir. Pakar SDM mengatakan pengurangan karyawan startup dan teknologi yang masih baru memungkinkan perusahaan akan berakselerasi setidaknya selama beberapa bulan ke depan.

Mereka mengatakan tren ini menunjukkan tiga faktor kunci - fokus bergeser ke profitabilitas atas akuisisi pelanggan dan ekspansi yang tidak terkendali, lingkungan investasi yang tenang bahkan cenderung menurun, dan ketakutan akan kemungkinan resesi.

Para ahli ini juga berpendapat dalam jangka panjang, PHK justru memunculkan celah untuk menaikkan nilai valuasi. Namun, fleksibilitas tenaga kerja yang muncul akibat berkurangnya pekerjaan formal berpotensi pada pengangguran yang lebih besar. 

Praktisi pengembangan karier dan pendiri platform Youth4Work Rachit Jain mengatakan lingkungan kerja yang rentan PHK menjadikan sebagian orang menjadi tamak. Hanya segelintir orang yang berusaha membuat model yang cocok bagi pasar dan yang lainnya bisa tersingkir. 

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bubble Burst: Fenomena Startup yang Berkembang Pesat Sebelum Bangkrut Melanda Indonesia?

Bubble Burst: Fenomena Startup yang Berkembang Pesat Sebelum Bangkrut Melanda Indonesia?

Bisnis | Rabu, 25 Mei 2022 | 13:14 WIB

Laporan PHK Tak Kunjung Selesai, Puluhan Mantan Karyawan Hotel Sandjaja Palembang Demontrasi di Mapolda Sumsel

Laporan PHK Tak Kunjung Selesai, Puluhan Mantan Karyawan Hotel Sandjaja Palembang Demontrasi di Mapolda Sumsel

Sumsel | Rabu, 25 Mei 2022 | 13:06 WIB

Dukung UMKM Go Digital, Niagahoster Gandeng Kemenkominfo Gelar Kelas Intensif Bagi UMKM dan Startup Pemula

Dukung UMKM Go Digital, Niagahoster Gandeng Kemenkominfo Gelar Kelas Intensif Bagi UMKM dan Startup Pemula

Bisnis | Rabu, 25 Mei 2022 | 07:28 WIB

Zenius: Karyawan yang di-PHK Terima Pesangon dan Kami Bantu Dapatkan Pekerjaan Baru

Zenius: Karyawan yang di-PHK Terima Pesangon dan Kami Bantu Dapatkan Pekerjaan Baru

Bisnis | Selasa, 24 Mei 2022 | 19:47 WIB

Setelah LinkAja, Kini Startup Zenius PHK Massal Lebih dari 200 Karyawan

Setelah LinkAja, Kini Startup Zenius PHK Massal Lebih dari 200 Karyawan

Bisnis | Selasa, 24 Mei 2022 | 19:40 WIB

General Atlantic Siapkan Dana 2 Miliar Dolar AS untuk Investasi Startup di Asia Tenggara

General Atlantic Siapkan Dana 2 Miliar Dolar AS untuk Investasi Startup di Asia Tenggara

Bisnis | Senin, 23 Mei 2022 | 11:28 WIB

Terkini

Divonis Praktikkan Kartel Bunga, Pinjol Adakami dan Asetku Didenda Ratusan Miliar

Divonis Praktikkan Kartel Bunga, Pinjol Adakami dan Asetku Didenda Ratusan Miliar

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:21 WIB

KPPU Nyatakan 97 Pinjol Terbukti Lakukan Praktik Kartel, Jatuhkan Denda Rp755 Miliar

KPPU Nyatakan 97 Pinjol Terbukti Lakukan Praktik Kartel, Jatuhkan Denda Rp755 Miliar

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:46 WIB

Orang Singapura Heran, Kok Bisa Harga BBM di Indonesia Stabil?

Orang Singapura Heran, Kok Bisa Harga BBM di Indonesia Stabil?

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:39 WIB

Krisis Energi Global, Menteri Bahlil Garansi: Kita Tidak Impor Solar, Bensin Hanya 50 Persen

Krisis Energi Global, Menteri Bahlil Garansi: Kita Tidak Impor Solar, Bensin Hanya 50 Persen

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:35 WIB

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:12 WIB

HIPMI Minta Penerapan Kebijakan Bea Keluar Batu Bara Diterapkan Fleksibel

HIPMI Minta Penerapan Kebijakan Bea Keluar Batu Bara Diterapkan Fleksibel

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:43 WIB

Geopolitik Memanas, Pemerintah Klaim Ekonomi RI Tetap Tangguh

Geopolitik Memanas, Pemerintah Klaim Ekonomi RI Tetap Tangguh

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:36 WIB

Tol Solo-Jogja Padat, Lalu Lintas Tembus 403 Ribu Kendaraan

Tol Solo-Jogja Padat, Lalu Lintas Tembus 403 Ribu Kendaraan

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:31 WIB

Industri Kretek RI Terancam Punah Gegara Kebijakan Ini

Industri Kretek RI Terancam Punah Gegara Kebijakan Ini

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:26 WIB

Purbaya Akui Coretax Aneh dan Salah Desain, Curiga Sengaja Dibuat Kusut

Purbaya Akui Coretax Aneh dan Salah Desain, Curiga Sengaja Dibuat Kusut

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:59 WIB