Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.640.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.883,881
LQ45 578,169
Srikehati 285,186
JII 345,557
USD/IDR 17.950

Serbia Kepincut Gas Murah dari Rusia, Uni Eropa Makin Ketar-ketir?

M Nurhadi

Kamis, 02 Juni 2022 | 11:53 WIB
Serbia Kepincut Gas Murah dari Rusia, Uni Eropa Makin Ketar-ketir?
Presiden Serbia Aleksandar Vucic. (Foto: AFP)

Suara.com - Rusia yang menawarkan harga minyak dan gas lebih murah dari pasar dunia ternyata membuat Serbia tergoda. Namun, hal ini tentu membuat masalah baru, lantaran sejumlah negara di Eropa sudah menghentikan ekspor energi dari Rusia.

"Apa yang dapat saya katakan kepada Anda adalah bahwa kami telah menyepakati elemen utama yang sangat menguntungkan Serbia," ujar Presiden Serbia Aleksandar Vucic usai berbincang dengan Presiden Rusia Vladimir Putin lewat telepon, dikutip dari Al Jazeera.

Transaksi antara Serbia dengan Rusia lantas diklaim sejumlah pihak, memancing respon kurang menyenangkan dari Uni Eropa (UE).

Uni Eropa belakangan memang terus menyebarkan ajakan mereka untuk melakukan embargo terhadap Rusia sebagai bentuk balasan atas operasi militer di Ukraina

Salah seorang guru besar dari Serbia, Profesor Filip Ejdus menyebut, kesepakatan Rusia dan Serbia akan menekan Uni Eropa yang ingin menghilangkan pengaruh Rusia di benua biru.

"Jika disepakati (kesepakatan gas), kesepakatan itu akan menghancurkan harapan mereka yang melihat peluang untuk mengurangi pengaruh Rusia di kawasan itu," kata profesor keamanan internasional di Universitas Beograd  Filip Ejdus dalam wawancaranya dengan CNN International.

Meski memiliki kesepakatan dengan Rusia, Serbia ternyata menjadi salah satu negara yang memberi lampu hijau terhadapresolusi PBB yang memperingatkan Rusia terkait operasi militer di Ukraina.

Meski begitu, dalam beberapa kesepakatan, Serbia justru memiliki pandangan yang sama dengan Uni Eropa (UE). Negara itu bahkan ikut meloloskan ryang mengecam serangan Rusia ke Ukraina.

Pilihan Serbia jadi salah satu yang cukup mencuri perhatian. Meski memiliki pandangan politik sama dengan Uni Eropa, faktanya Serbia bukan bagian dari Uni Eropa dan hubungan dengan Rusia dalam hal energi dianggap salah satu yang dibutuhkan Serbia saat ini.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Perdagangan Asia Merosot, OPEC+ Belum Beri Keputusan Terkait Rusia

Harga Minyak Perdagangan Asia Merosot, OPEC+ Belum Beri Keputusan Terkait Rusia

Bisnis | Kamis, 02 Juni 2022 | 08:42 WIB

Kalahkan Skotlandia, Pelatih Dedikasikan Kemenangan Ukraina untuk Mereka yang Perangi Rusia

Kalahkan Skotlandia, Pelatih Dedikasikan Kemenangan Ukraina untuk Mereka yang Perangi Rusia

Bola | Kamis, 02 Juni 2022 | 07:41 WIB

Hasil Bola Tadi Malam: Argentina Rebut Finalissima 2022, Ukraina ke Puncak Playoff Piala Dunia

Hasil Bola Tadi Malam: Argentina Rebut Finalissima 2022, Ukraina ke Puncak Playoff Piala Dunia

Bola | Kamis, 02 Juni 2022 | 06:05 WIB

Hasil Playoff Piala Dunia 2022: Bungkam Skotlandia, Ukraina Selangkah Lagi Menuju Qatar

Hasil Playoff Piala Dunia 2022: Bungkam Skotlandia, Ukraina Selangkah Lagi Menuju Qatar

Bola | Kamis, 02 Juni 2022 | 05:51 WIB

Paus Fransiskus Kritik Penggunaan Gandum Sebagai 'Senjata Perang' Rusia-Ukraina

Paus Fransiskus Kritik Penggunaan Gandum Sebagai 'Senjata Perang' Rusia-Ukraina

Lampung | Kamis, 02 Juni 2022 | 08:10 WIB

Link Live Streaming Skotlandia vs Ukraina di Play-off Piala Dunia 2022

Link Live Streaming Skotlandia vs Ukraina di Play-off Piala Dunia 2022

Bola | Kamis, 02 Juni 2022 | 00:15 WIB

Terkini

HSBC Indonesia Nilai Akses Pembiayaan Modal Kerja Penting Buat UMKM

HSBC Indonesia Nilai Akses Pembiayaan Modal Kerja Penting Buat UMKM

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:36 WIB

Cara UMKM Agar Tidak Kena Potong Pajak e-Commerce saat Jualan Online

Cara UMKM Agar Tidak Kena Potong Pajak e-Commerce saat Jualan Online

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:28 WIB

Terbitkan Panda Bond, Purbaya: Bunga Utang China Lebih Murah Dibanding Amerika

Terbitkan Panda Bond, Purbaya: Bunga Utang China Lebih Murah Dibanding Amerika

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:27 WIB

Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail

Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:22 WIB

Purbaya Heran Lembaga Asing Terus Sorot Ekonomi RI, Bandingkan Nasib dengan AS-Eropa

Purbaya Heran Lembaga Asing Terus Sorot Ekonomi RI, Bandingkan Nasib dengan AS-Eropa

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:08 WIB

Aturan Pajak Marketplace Resmi Berlaku, Cek Daftar Omzet yang Bebas Potongan

Aturan Pajak Marketplace Resmi Berlaku, Cek Daftar Omzet yang Bebas Potongan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 10:49 WIB

Purbaya Yakin Harga Pertamax Segera Turun, Kapan?

Purbaya Yakin Harga Pertamax Segera Turun, Kapan?

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 10:49 WIB

Mantan Jenderal Kuasai BUMN Tambang! Antam, Timah dan Bukit Asam Kini Dipimpin Lulusan Akmil

Mantan Jenderal Kuasai BUMN Tambang! Antam, Timah dan Bukit Asam Kini Dipimpin Lulusan Akmil

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 10:35 WIB

Dompet Lebih Aman! Harga Cabai, Ayam, dan Telur Turun Serentak Hari Ini

Dompet Lebih Aman! Harga Cabai, Ayam, dan Telur Turun Serentak Hari Ini

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 10:33 WIB

Rupiah Masih Loyo Pagi Ini, Berpeluang Sentuh Rp18.000

Rupiah Masih Loyo Pagi Ini, Berpeluang Sentuh Rp18.000

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 09:48 WIB