Cara UMKM Agar Tidak Kena Potong Pajak e-Commerce saat Jualan Online

M Nurhadi

Kamis, 25 Juni 2026 | 11:28 WIB
Cara UMKM Agar Tidak Kena Potong Pajak e-Commerce saat Jualan Online
Ilustrasi bisnis online.
baca 10 detik
  • Direktorat Jenderal Pajak akan menerapkan pemotongan otomatis PPh Pasal 22 sebesar 0,5 persen pada platform e-commerce mulai Juli 2026.
  • Kebijakan berdasarkan PMK Nomor 37 Tahun 2025 ini mengecualikan kategori transaksi tertentu seperti UMKM beromzet rendah dan penjualan komoditas khusus.
  • Pelaku usaha yang dikecualikan dari pemotongan otomatis tetap wajib melaporkan pendapatan secara mandiri melalui SPT Tahunan sesuai ketentuan undang-undang.

Suara.com - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan tengah mematangkan kesiapan infrastruktur integrasi data menyusul rencana pemberlakuan pemotongan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 otomatis pada ekosistem perdagangan elektronik (e-commerce).

Kebijakan yang berlandaskan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 37 Tahun 2025 ini dijadwalkan mengudara secara resmi mulai Juli 2026 mendatang.

Berdasarkan regulasi tersebut, platform marketplace yang ditunjuk akan bertindak sebagai agen pemungut dengan memotong langsung pajak sebesar 0,5 persen dari peredaran bruto (omzet) mitra dagang (merchant).

Kendati menyasar lanskap bisnis digital secara masif, pemerintah tetap memberikan batasan yang jelas guna menjaga fleksibilitas perputaran ekonomi dan daya beli masyarakat.

Pemerintah secara khusus memuat klausul pengecualian di dalam PMK 37/2025. Artinya, sistem komputasi otomatis milik marketplace tidak akan mengaktifkan pemotongan tarif 0,5 persen terhadap sejumlah kategori perdagangan dan klaster pelaku usaha tertentu.

Ragam Sektor dan Jenis Transaksi yang Dikecualikan dari Pemotongan Otomatis

Guna mengantisipasi dampak distorsi ekonomi pada sektor-sektor strategis dan usaha rakyat, berikut adalah daftar transaksi di dalam platform digital yang resmi dibebaskan dari sistem potong otomatis oleh pengelola marketplace:

  1. Mitra UMKM Perorangan Beromzet di Bawah Rp500 Juta: Lapak online milik Wajib Pajak orang pribadi yang akumulasi omzet tahun berjalannya belum menembus angka Rp500 juta terbebas dari potongan. Syaratnya, pemilik toko wajib menyerahkan dokumen validasi berupa NPWP/NIK, alamat aktif, serta surat pernyataan resmi kepada pihak aplikasi.
  2. Layanan Kurir Mandiri oleh Pengemudi Aplikasi: Aktivitas jasa pengiriman komoditas atau logistik yang dijalankan secara swadaya oleh mitra pengemudi berbasis aplikasi individu (ride-hailing atau kurir independen) tidak dikenakan pemangkasan tarif ini.
  3. Pemilik Surat Keterangan Bebas (SKB): Pelaku usaha daring yang telah mengantongi dokumen SKB resmi yang diterbitkan dan divalidasi langsung oleh pihak otoritas pajak (DJP).
  4. Perdagangan Pulsa dan Kartu Perdana: Segala bentuk transaksi pengisian pulsa seluler, paket data, serta penjualan kartu perdana telekomunikasi di dalam aplikasi belanja online terbebas dari skema pemungutan otomatis ini.
  5. Komoditas Emas dan Batu Berharga: Aktivitas jual-beli logam mulia emas perhiasan, emas batangan, batu permata, serta seluruh produk turunan berharga lainnya dikecualikan dari pemotongan PPh Pasal 22 e-commerce.
  6. Pengalihan Hak Properti: Transaksi yang melibatkan pengalihan hak kepemilikan atas aset properti berupa tanah dan/atau bangunan yang draf draf dipasarkan melalui jaringan platform digital.

Kewajiban Pelaporan Mandiri dan Status Pajak

Direktur Jenderal Pajak mengklaim, regulasi ini murni merupakan bentuk simplifikasi administrasi untuk menyetarakan medan bisnis (level playing field) antara pelaku usaha offline dan online.

baca juga

Otoritas mengingatkan bahwa pembebasan dari sistem potong otomatis oleh platform bukan berarti menghapus kewajiban perpajakan secara total.

Para pelaku usaha yang masuk dalam daftar pengecualian di atas tetap terikat pada regulasi hukum untuk melakukan pelaporan seluruh omzet pendapatan mereka secara mandiri. Pelaporan tersebut wajib dituangkan secara jujur dan akurat di dalam Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Sementara itu, bagi para pedagang yang tetap terkena draf potongan otomatis 0,5 persen oleh pihak marketplace, dokumen bukti potong yang diterbitkan oleh platform belanja daring tersebut tidak akan hangus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aturan Pajak Marketplace Resmi Berlaku, Cek Daftar Omzet yang Bebas Potongan

Aturan Pajak Marketplace Resmi Berlaku, Cek Daftar Omzet yang Bebas Potongan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 10:49 WIB

Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank

Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank

Otomotif | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:35 WIB

Purbaya Bantah Patriot Bond Mirip Tax Amnesty, Minta Investor Segera Beli

Purbaya Bantah Patriot Bond Mirip Tax Amnesty, Minta Investor Segera Beli

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:29 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

"Bukan Pendapatan Baru, Tapi Kenapa Dipajaki Tinggi? Menggugat Keadilan di Balik Aturan JHT

"Bukan Pendapatan Baru, Tapi Kenapa Dipajaki Tinggi? Menggugat Keadilan di Balik Aturan JHT

Your Say | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:59 WIB

Klarifikasi Purbaya soal Patriot Bond Bikin Investor Kebal Pajak-Hukum hingga Pencucian Uang

Klarifikasi Purbaya soal Patriot Bond Bikin Investor Kebal Pajak-Hukum hingga Pencucian Uang

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:17 WIB

Terkini

Soal Gugatan Ijazah Gibran di MK, Ganjar: Kita Tunggu Saja Prosesnya

Soal Gugatan Ijazah Gibran di MK, Ganjar: Kita Tunggu Saja Prosesnya

News | Kamis, 24 September 2026 | 16:35 WIB

Menengok Gemasnya Kamar Hotel Bertema Aminasi 'JUMBO', Seru untuk Liburan Keluarga

Menengok Gemasnya Kamar Hotel Bertema Aminasi 'JUMBO', Seru untuk Liburan Keluarga

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 16:34 WIB

Cerita Ngeri Kapten Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Diberondong 4 Peluru Koma 3 Hari

Cerita Ngeri Kapten Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Diberondong 4 Peluru Koma 3 Hari

Bola | Kamis, 24 September 2026 | 16:33 WIB

AHM Akan Kembangkan Bisnis Daur Ulang Baterai Motor Listrik

AHM Akan Kembangkan Bisnis Daur Ulang Baterai Motor Listrik

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 16:32 WIB

Tom Lembong Tegaskan Nadiem Tak Bersalah: Kebijakan Boleh Pro-Kontra, Tapi Hukum Bicara Keadilan

Tom Lembong Tegaskan Nadiem Tak Bersalah: Kebijakan Boleh Pro-Kontra, Tapi Hukum Bicara Keadilan

News | Kamis, 24 September 2026 | 16:32 WIB

Bayi Dijual Rp35 Juta di Tiktok Terbongkar

Bayi Dijual Rp35 Juta di Tiktok Terbongkar

Bali | Kamis, 24 September 2026 | 16:30 WIB

Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil

Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil

News | Kamis, 24 September 2026 | 16:30 WIB

Anti-Breakout! 5 Masker Mugwort Kemasan Tube Redakan Jerawat dan Kemerahan

Anti-Breakout! 5 Masker Mugwort Kemasan Tube Redakan Jerawat dan Kemerahan

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 16:30 WIB

Sesaji Rewanda di Goa Kreo: Ritual Warga yang Ikut Menjaga Hutan dan Kera Ekor Panjang

Sesaji Rewanda di Goa Kreo: Ritual Warga yang Ikut Menjaga Hutan dan Kera Ekor Panjang

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 16:26 WIB

Serukan Dukungan untuk Malaysia Jelang Lawan Timnas Indonesia, Anwar Ibrahim Malah Kena Skakmat

Serukan Dukungan untuk Malaysia Jelang Lawan Timnas Indonesia, Anwar Ibrahim Malah Kena Skakmat

Bola | Kamis, 24 September 2026 | 16:25 WIB

×