Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pedagang Pasar Ungkap Harga Cabai hingga Telur Ayam Mahal, Gegara Faktor Produksi dan Pakan Mahal

Dwi Bowo Raharjo | Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 06 Juni 2022 | 17:05 WIB
Pedagang Pasar Ungkap Harga Cabai hingga Telur Ayam Mahal, Gegara Faktor Produksi dan Pakan Mahal
Seorang pedagang menimbang cabai merah. [Antara]

Suara.com - Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) mengungkapkan penyebab harga cabai hingga telur alami kenaikan. Kedua komoditas tersebut akhir-akhir mengalami kenaikan yang tinggi.

Ketua Umum Ikappi, Abdullah Mansuri, menyebut harga cabai semua jenis mengalami kenaikan dalam dua minggu ini. Kenaikan ini, jelas dia, dikarenakan produksi cabai yang lebih sedikit dibandingkan permintaan.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) pada hari ini, secara nasional semua harga jenis cabai di pasar tradisional mengalami kenaikan yang di antaranya cabai rawit merah naik Rp 12,17% jadi Rp 75.600/kg, cabai merah besar naik 2,88% jadi Rp 59.000/kg, cabai merah keriting naik 5,5% jadi Rp 57.100/kg, dan cabai rawit hijau naik 6,9% jadi Rp 57.300/kg.

"Cabai sudah 2 minggu ini mengalami kenaikan ini karena faktor produksi," ujarnya saat dihubungi, Senin (6/6/2022).

Sedangkan, lanjut Abdullah, kenaikan harga telur ayam lebih dikarenakan harga pakan ayam mengalami kenaikan. Dengan ongkos produksi yang naik, maka peternak mau tidak mau menaikkan harga telur Ayam.

Jika dilihat data PIHPS, kenaikan harga telur ayam di semua provinsi terus berlangsung mulai dari akhir Mei dan hingga Juni dengan harga hari ini mencapai Rp 29.150/kg.

"Telur ini secara nasional tinggi harganya, pakan ternak memang lagi tinggi," ucap dia.

Pedagang telur di Pasar Payakumbuh. [Dok.Antara]
Pedagang telur di Pasar Payakumbuh. [Dok.Antara]

Dalam kesempatan terpisah, Sekretaris Jenderal Ikappi, Reynaldi Sarijowan meminta pemerintah untuk segera menyikapi kenaikan harga kedua komoditas tersebut. Apalagi, sambungnya, menjelang Idul Adha di mana permintaan akan kembali melonjak.

Ia mengungkapkan, saat ini pedagang sayur mayur mulai malas menjajakan cabai di pasar, karena harganya terus meninggi.

"Persoalan pangan kita ini nggak bisa dibilang data stok pangan kita cukup, tetapi fakta dilapangan harganya bagaimana, apakah ada disparitas harga ini harus segera diatasi, karena sebentar lagi memasuki idul adha, karena permintaan tinggi, harga-harga di pasar terus bergejolak," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Cabai Merah di Bogor Semakin Pedas, Per Kilogram Tembus Rp 100 Ribu

Harga Cabai Merah di Bogor Semakin Pedas, Per Kilogram Tembus Rp 100 Ribu

Jabar | Senin, 06 Juni 2022 | 15:27 WIB

Harga Telur dan Daging Ayam Naik di Bintan, Dugaan Penyebabnya Terungkap

Harga Telur dan Daging Ayam Naik di Bintan, Dugaan Penyebabnya Terungkap

Batam | Minggu, 05 Juni 2022 | 15:16 WIB

Harga Telur Ayam Merangkak Naik, di Cianjur Tembus Rp29 Ribu per Kilogram

Harga Telur Ayam Merangkak Naik, di Cianjur Tembus Rp29 Ribu per Kilogram

Jabar | Sabtu, 04 Juni 2022 | 20:11 WIB

Harga Telur Ayam Meroket, Peternak Mengaku Pasrah: Pakan Ayam Naik!

Harga Telur Ayam Meroket, Peternak Mengaku Pasrah: Pakan Ayam Naik!

Jawa Tengah | Jum'at, 03 Juni 2022 | 15:39 WIB

Usai Minyak Goreng, Pelaku UMKM Kembali Dibuat Pusing, Harga Telur Ayam di Banyumas Meroket

Usai Minyak Goreng, Pelaku UMKM Kembali Dibuat Pusing, Harga Telur Ayam di Banyumas Meroket

Jawa Tengah | Jum'at, 03 Juni 2022 | 15:28 WIB

Harga Telur di Cimahi Melambung, Pedagang Pasar Atas Baru Tante Linda Menjerit

Harga Telur di Cimahi Melambung, Pedagang Pasar Atas Baru Tante Linda Menjerit

Jabar | Kamis, 02 Juni 2022 | 13:50 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB