Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

GOTO Paparkan Empat Pilar Utama Ekosistem untuk Pertumbuhan Bisnis di Masa Depan

M Nurhadi | Suara.com

Jum'at, 10 Juni 2022 | 13:04 WIB
GOTO Paparkan Empat Pilar Utama Ekosistem untuk Pertumbuhan Bisnis di Masa Depan
Public Expose Tahunan GOTO

Suara.com - PT GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) melalui Paparan Publik (Public Expose) Tahunan umenjelaskan strategi dan prioritas bisnis Perusahaan.

Dalam kesempatan ini, Perusahaan menegaskan fokusnya pada Indonesia, pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan, percepatan langkah menuju profitabilitas, serta rencana memperdalam sinergi ekosistem.

“Dalam setiap inovasi dan kegiatan bisnis GoTo, kami berkomitmen pada tiga hal penting yaitu mencapai pertumbuhan bisnis yang berkualitas dan berkelanjutan, mempercepat profitabilitas perusahaan, serta memperkuat sinergi antar-platform di dalam ekosistem GoTo," kata Group CEO GoTo Andre Soelistyo.

"Perjalanan GoTo baru berlangsung satu tahun, oleh karena itu kami akan terus mengoptimalkan keunggulan bersaing (competitive advantage) kami untuk mendorong kemajuan dan membawa dampak positif  bagi seluruh lapisan masyarakat,” sambung dia.

Hal serupa juga diungkapkan Corporate Secretary GoTo, Koesoemohadiani yang menjelaskan, paparan publik itu sebagai bagian dari komitmen GoTo untuk menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance atau GCG) dalam setiap bagian dari kegiatan operasional.

"Kami senang dapat membagikan informasi mengenai kinerja bisnis Perusahaan selama satu tahun pertama integrasi, dan kami berharap informasi yang kami sampaikan bermanfaat bagi para pemegang saham dan masyarakat luas,” ujar dia melalui keterangan resmi, Jumat (10/6/2022).

Empat Area Sinergi Ekosistem GoTo

Ungkap prioritas Perusahaan untuk meningkatkan sinergi di antara platform, Direksi dan Manajemen GoTo menekankan empat area sinergi yang menjadi fokus serta landasan Perusahaan dalam mengembangkan bisnis kedepannya, yaitu

  1. Meningkatkan cross-selling antar platform;
  2. Memaksimalkan strategi hyperlocal pada layanan logistik dan pemenuhan (fulfilment);
  3. Mengintegrasikan layanan fintech antar platform secara lebih dalam; dan
  4. Meningkatkan layanan value-added (nilai tambah) untuk memberi manfaat lebih bagi mitra driver dan merchant.

Selebihnya, Direksi dan Manajemen Perusahaan kembali memaparkan sejumlah pencapaian setelah satu tahun pembentukan Grup GoTo melalui kombinasi platform on-demand terdepan Indonesia, Gojek, dengan platform e-commerce terdepan Indonesia, Tokopedia. Pencapaian tersebut antara lain:

Secara proforma, pertumbuhan pendapatan bruto Q1 2022 mencapai 53% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya (year-on-year), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan nilai transaksi bruto (gross transaction value atau GTV) sebesar 46% year-on-year.

Peningkatan efisiensi operasional, yang tercermin dari meningkatnya margin kontribusi dan margin EBITDA yang disesuaikan untuk Q1 2022 sebesar masing-masing 24 poin persentase dan 14 poin persentase dibandingkan dengan Q4 2021.

Pertumbuhan pada seluruh lini bisnis GoTo, termasuk di antaranya pertumbuhan pendapatan bruto untuk segmen on-demand sebesar 58% pada 1Q2022, pertumbuhan pendapatan bruto untuk segmen e-commerce sebesar 53% pada 1Q2022, dan tercatatnya pengguna dan GTV paling tinggi untuk sektor financial technology.

Fokus Perusahaan pada sinergi ekosistem, mencakup di antaranya integrasi GoPay dan produk pembiayaan konsumen ke platform Tokopedia, peluncuran sistem poin penghargaan tunggal GoPay Coins, dan peningkatan pengalaman hyperlocal dengan mengintegrasikan Tokopedia dengan armada logistik on-demand Gojek.

Terkait dampak sosial, Perusahaan juga menyampaikan integrasi sasaran keberlanjutan (sustainability) dalam rangka memberi dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat, melalui sasaran Tiga Nol (Three Zeros), yang terdiri dari Nol Emisi Karbon, Nol Sampah, dan Nol Hambatan (Zero Emission, Zero Waste, Zero Barriers).

Perusahaan telah menargetkan pencapaian sasaran yang telah ditetapkan pada tahun 2030, seiring semakin mendalamnya integrasi antara ketiga platform.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Melorot ke Level 7.143

Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Melorot ke Level 7.143

Bisnis | Jum'at, 10 Juni 2022 | 09:15 WIB

Transformasi 2021, Pertamina Berhasil Cetak Laba Bersih Rp29,3 T dan Tingkatkan Produksi

Transformasi 2021, Pertamina Berhasil Cetak Laba Bersih Rp29,3 T dan Tingkatkan Produksi

Bisnis | Jum'at, 10 Juni 2022 | 09:08 WIB

Bantu Wujudkan Akselerasi Ekonomi Digital, Gojek dan Pemkot Jogja Kerja Sama di Teras Malioboro 2

Bantu Wujudkan Akselerasi Ekonomi Digital, Gojek dan Pemkot Jogja Kerja Sama di Teras Malioboro 2

Jogja | Kamis, 09 Juni 2022 | 20:51 WIB

Mana yang Lebih Menguntungkan, Investasi atau Trading Saham?

Mana yang Lebih Menguntungkan, Investasi atau Trading Saham?

Press Release | Kamis, 09 Juni 2022 | 19:40 WIB

Investor Optimistis Melihat Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Investor Optimistis Melihat Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Tekno | Kamis, 09 Juni 2022 | 17:59 WIB

Para Pemegang Saham Ricuh, RUPSLB PMBS Batal Digelar

Para Pemegang Saham Ricuh, RUPSLB PMBS Batal Digelar

Bisnis | Kamis, 09 Juni 2022 | 17:40 WIB

Terkini

Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB

Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 23:13 WIB

IHSG Bergejolak, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham di Tengah Krisis

IHSG Bergejolak, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham di Tengah Krisis

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 19:55 WIB

Pemerintah Mau Bentuk satgas indonesia Financial Center, Urus KEK Sektor Keuangan

Pemerintah Mau Bentuk satgas indonesia Financial Center, Urus KEK Sektor Keuangan

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 19:05 WIB

YLKI Soroti Posisi Gerbong KRL Khusus Wanita, Dinilai Rawan Saat Kecelakaan

YLKI Soroti Posisi Gerbong KRL Khusus Wanita, Dinilai Rawan Saat Kecelakaan

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:34 WIB

64,5% UMKM Dikuasai Perempuan, Tapi Masih Terkendala Pengelolaan Keuangan

64,5% UMKM Dikuasai Perempuan, Tapi Masih Terkendala Pengelolaan Keuangan

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:29 WIB

KCIC Sebut Okupansi Whoosh Naik Usai Kecelakaan KRL di Bekasi

KCIC Sebut Okupansi Whoosh Naik Usai Kecelakaan KRL di Bekasi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:29 WIB

Insiden Kecelakaan KRL, Airlangga Ungkap Flyover Rp 4 Triliun Arahan Prabowo Dibiayai APBN

Insiden Kecelakaan KRL, Airlangga Ungkap Flyover Rp 4 Triliun Arahan Prabowo Dibiayai APBN

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:20 WIB

Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:52 WIB

Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya

Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:52 WIB

Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman

Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:16 WIB