Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bakal Ada LRT Hingga Kereta Cepat, Jakarta Timur Bisa Jadi Incaran Investor Properti

Erick Tanjung, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 30 Juni 2022 | 20:02 WIB
Bakal Ada LRT Hingga Kereta Cepat,  Jakarta Timur Bisa Jadi Incaran Investor Properti
Ilustrasi bisnis properti di wilayah Jakarta Timur. (Ist)

Suara.com - Pertumbuhan pasar properti di wilayah Jakarta Timur dinilai akan lebih baik dibandingkan dengan wilayah lain di Jakarta. Meningkatnya pembangunan properti bagi masyarakat kelas menengah atas diyakini merupakan pendorong wilayah ini menjadi magnet ekonomi baru di Ibu Kota.

Pakar Tata Kota Yayat Supriatna mengatakan, pengembangan wilayah Jakarta Timur telah didorong sentra ekonomi baru, apalagi dengan terbangunnya jaringan transportasi massal.

"Salah satu yang menjadi daya tarik utama adalah terbentuknya simpul layanan transportasi besar yaitu LRT Cawang yang terintegrasi dengan kereta api cepat," kata Yayat dalam sebuah diskusi, di Jakarta Kamis (30/6/2022).

Menurut Yayat kawasan hunian akan mudah tumbuh dan berkembang dengan adanya jaringan infrastruktur dan transportasi publik yang memadai.

"Pusat permukiman yang diminati konsumen adalah kawasan hunian yang mudah diakses," ujarnya.

Selain itu potensi lingkungan Jakarta Timur yang masih memiliki ruang terbuka hijau juga akan menjadi daya tarik tambahan bagi para konsumen properti.

Ditempat yang sama, salah satu pengembang properti dari PT Synthesis Karya Pratama, Aldo Daniel mengatakan bagi sejumlah developer, tahun 2022 menjadi momentum kebangkitan kembali industri bidang properti secara perlahan. Kondisi tersebut terlihat dari tren penjualan rumah tapak yang terjadi sejak awal tahun 2022.

Dikatakan Aldo saat ini perseroannya tengah membangun proyek perumahan tapak di wilayah Jakarta Timur, tepatnya di wilayah Cijantung yang diberi nama Synthesis Huis dan dikembangkan di atas lahan seluas 3.3 hektar.

"Untuk tahap pertama akan dikembangkan sebanyak 215 hunian," katanya.

baca juga

Saat ini pekerjaan di lapangan memasuki tahap pembuatan pondasi rumah mulai dari bouwplank dan galian, leveling kavling yang siap bangun, retaining wall pagar perimeter proyek dilanjutkan pembangunan unit hunian juga fasilitas.

“Pembangunan unit rumah Synthesis Huis dapat berjalan sesuai agenda proyek sehingga dapat selesai tepat waktu untuk di serahterimakan di pertengahan tahun 2023,” kata Aldo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Layanan Dukcapil Jakarta bagi Warga Terdampak Perubahan Nama Jalan

Layanan Dukcapil Jakarta bagi Warga Terdampak Perubahan Nama Jalan

Foto | Rabu, 29 Juni 2022 | 13:47 WIB

Jadi Korban Tandon Air Proyek LRT Jebol Di Setiabudi, Ibu-ibu Sampai Patah Tulang

Jadi Korban Tandon Air Proyek LRT Jebol Di Setiabudi, Ibu-ibu Sampai Patah Tulang

News | Rabu, 29 Juni 2022 | 12:10 WIB

Tandon Air Proyek LRT Jebol di Rasuna Said Dipasang Garis Polisi

Tandon Air Proyek LRT Jebol di Rasuna Said Dipasang Garis Polisi

News | Rabu, 29 Juni 2022 | 11:56 WIB

Terkini

Purbaya Akui China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI

Purbaya Akui China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:21 WIB

Simulasi Krisis Siber Imersif Mulai Digaungkan kala Maraknya Lonjakan Serangan

Simulasi Krisis Siber Imersif Mulai Digaungkan kala Maraknya Lonjakan Serangan

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:18 WIB

Mulai Pamer Kinerja, Dony Oskaria Ungkap BUMN Ini Laba Bersihnya Tumbuh 380%

Mulai Pamer Kinerja, Dony Oskaria Ungkap BUMN Ini Laba Bersihnya Tumbuh 380%

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:45 WIB

MBG Dihentikan Saat Libur Sekolah, Pengusaha Protes: Bertentangan SK Kepala BGN Dadan Hindayana

MBG Dihentikan Saat Libur Sekolah, Pengusaha Protes: Bertentangan SK Kepala BGN Dadan Hindayana

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:39 WIB

Gencar Gaet Nasabah Baru, Begini Jurus Emiten AGRO

Gencar Gaet Nasabah Baru, Begini Jurus Emiten AGRO

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:39 WIB

BBM Swasta Mulai Muncul Lagi, BP Sudah Jual Bensin Saat Shell dan Vivo Masih Sepi

BBM Swasta Mulai Muncul Lagi, BP Sudah Jual Bensin Saat Shell dan Vivo Masih Sepi

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:26 WIB

Sulap 4 Bandara, InJourney Airports Kejar Standar Layanan Kelas Dunia

Sulap 4 Bandara, InJourney Airports Kejar Standar Layanan Kelas Dunia

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:23 WIB

Anak Usaha Emiten MPMX Masuk Bisnis Penyewaan Kendaraan Listrik

Anak Usaha Emiten MPMX Masuk Bisnis Penyewaan Kendaraan Listrik

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:08 WIB

Investor Asing Jual Saham Rp893 Miliar, BBCA dan DSSA Paling Banyak

Investor Asing Jual Saham Rp893 Miliar, BBCA dan DSSA Paling Banyak

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:01 WIB

BI Naikkan Lagi Suku Bunga, Mirae Asset: Benteng Terakhir Jaga Rupiah!

BI Naikkan Lagi Suku Bunga, Mirae Asset: Benteng Terakhir Jaga Rupiah!

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:54 WIB