Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Perusahaan Asal Malaysia Cari Agen Jalankan Tabungan Emas di Indonesia

Chandra Iswinarno, Achmad Fauzi

Selasa, 05 Juli 2022 | 18:26 WIB
Perusahaan Asal Malaysia Cari Agen Jalankan Tabungan Emas di Indonesia
Owner DEET Holding Berhad, Haji Mustafa Robani (ist)

Suara.com - Perusahaan Produsen Dinar dan Emas asal Malaysia DEET Holding Berhad tengah mencari toko-toko emas untuk menjadi agen mengedarkan tabungan emas di Indonesia. Nantinya toko tersebut, bisa menjadi jembatan DEET Holding Berhad dengan nasabah di Indonesia dalam menjalankan produk tabungan emas.

Owner DEET Holding Berhad, Haji Mustafa Robani mengatakan, pihaknya telah berkeliling Indonesia untuk mencari toko-toko yang menjadi agen penyaluran tabungan emas tersebut.

Setelah itu, DEET Holding Berhad akan melantik para agen-agen tersebut di Kantor Pusat Kuala Lumpur, Malaysia. Sampai saat ini, lebih dari 60 agen yang telah memenuhi persyaratan dan diundang menghadiri peluncuran dan pelantikan tersebut.

"Sudah mulai roadshow selama 21 hari. Jadi kita akan launching 23 juli, kita menjemput delegasi Indonesia, Thailand dan Filipina," ujar Mustafa kepada Wartawan, Selasa (5/7/2022).

Menurutnya, tabungan emas lebih menguntungkan dibandingkan tabungan uang di perbankan. Sebab, jelas Mustafa, nilai emas justru terus meningkat setiap tahunnya, jika turun pun juga tidak terlalu besar.

"Dengan cara menabung 1 gram sebulan, 10 bulan sudah 10 gram, jadi kalau dia berminat untuk jadi perhiasan 10 gram ini bisa ditukar ke toko-toko yang kita setujui untuk kerja sama, dan itu sama sesuai beratnya," katanya.

Mustafa menuturkan, nominal tabungan dalam menabung emas juga tidak terbatas. Masyarakat bisa menyimpan dengan jumlah berapapun dalam tabungan emas tersebut.

"Kita sudah menyiapkan satu program yang insya Allah dapat mendidik khususnya dengan kaidah tabungan (emas). Contoh Rp 300.000 boleh membeli emas tidak? tentu boleh, tapi dengan kadar 0,0 sekian," ucapnya.

Mustafa menambahkan, perusahaan telah memiliki sistem tersendiri dalam menjalankan tabungan emas sendiri. Sehingga, tabungan ini bukan hanya untuk mengumpulkan uang saja, tetapi real bisnis.

Pihaknya juga menerima pengusaha manapun yang ingin membuka cabang DEET Holding Berhad di Indonesia dengan skema mitra kerja sama. Saat ini, dirinya juga tengah mengurus perizinan dari produk tabungan emas tersebut.

"Kaidahnya seperti menabung, kita berkongsi modal. Bapak punya berapa nanti, saya ajukan satu cabang. Cabang ini yang akan membantu pembukaan tabungan emas," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Masih Dibanderol Rp 989.000/Gram

Harga Emas Antam Masih Dibanderol Rp 989.000/Gram

Bisnis | Selasa, 05 Juli 2022 | 09:18 WIB

Dolar AS Melemah, Harga Emas Dunia Kembali Bergairah

Dolar AS Melemah, Harga Emas Dunia Kembali Bergairah

Bisnis | Selasa, 05 Juli 2022 | 07:58 WIB

Produsen Perhiasan Emas Asal Malaysia Berminat Ekspansi ke Indonesia

Produsen Perhiasan Emas Asal Malaysia Berminat Ekspansi ke Indonesia

Bisnis | Rabu, 29 Juni 2022 | 17:04 WIB

Terkini

Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana

Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 01:05 WIB

Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub

Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:41 WIB

TASPEN Cepat Kilat, 99 Persen Pensiunan Terima Gaji Ke-13 di Hari Pertama Tanpa Potongan

TASPEN Cepat Kilat, 99 Persen Pensiunan Terima Gaji Ke-13 di Hari Pertama Tanpa Potongan

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:13 WIB

Asuransi Astra Rayakan Eksistensi 70 Tahun dengan ACTION! dan Apresiasi Pewarta 2026

Asuransi Astra Rayakan Eksistensi 70 Tahun dengan ACTION! dan Apresiasi Pewarta 2026

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:38 WIB

RUU P2SK Disepakati, Besok Dibawa ke Paripurna

RUU P2SK Disepakati, Besok Dibawa ke Paripurna

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 20:46 WIB

Pengamat: Pengusaha Jangan Baru Ribut Saat DSI Bereskan Tata Kelola Ekspor

Pengamat: Pengusaha Jangan Baru Ribut Saat DSI Bereskan Tata Kelola Ekspor

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 19:42 WIB

Punya Lisensi, WSKT Mulai Garap Proyek Infrastruktur di Arab Saudi

Punya Lisensi, WSKT Mulai Garap Proyek Infrastruktur di Arab Saudi

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 19:31 WIB

IHSG Anjlok Karena Investor Ragukan Kredibilitas Kebijakan Pemerintah

IHSG Anjlok Karena Investor Ragukan Kredibilitas Kebijakan Pemerintah

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 18:48 WIB

Purbaya Ungkap DPR Bisa Evaluasi LPS, OJK, dan BI berkat RUU P2SK

Purbaya Ungkap DPR Bisa Evaluasi LPS, OJK, dan BI berkat RUU P2SK

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 18:34 WIB

Strategi Bertahan di Tengah Rupiah yang Semakin Jatuh ke Jurang

Strategi Bertahan di Tengah Rupiah yang Semakin Jatuh ke Jurang

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 18:26 WIB