Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.775.000
Beli Rp2.640.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Kilau Emas Kian Pudar, Kini di Bawah Level Support

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 06 Juli 2022 | 07:37 WIB
Kilau Emas Kian Pudar, Kini di Bawah Level Support
Ilustrasi emas. (Pixabay/@stevebidmead)

Suara.com - Harga emas dunia kembali turun sekitar 2 persen pada perdagangan hari Selasa. Penurunan ini membuat emas terus jatuh lebih jauh di bawah level support USD1.800.

Reli tajam dalam penguatan dolar dan kenaikan suku bunga menjadi biang kerok dan melemahkan selera bagi aset yang tidak memberikan imbal hasil tersebut.

Mengutip CNBC, Rabu (6/7/2022) harga emas di pasar spot diperdagangkan pada USD1.765,22 per ons, setelah sebelumnya merosot sebanyaknya 2,6 persen.

Sementara emas berjangka Amerika Serikat ditutup anjlok 2,1 persen menjadi USD1.763,9 per ounce.

Membuat logam safe-haven itu kurang menarik bagi pembeli luar negeri, dolar mencapai level tertinggi dalam sekitar dua dekade dan memperkuat posisinya sebagai safe-haven pilihan bagi investor yang khawatir tentang potensi resesi.

"Ada alternatif yang lebih menarik untuk emas di lingkungan kenaikan suku bunga," kata Chris Gaffney Presiden pasar dunia di TIAA Bank.

Emas dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi, tetapi suku bunga yang lebih tinggi untuk menjinakkan kenaikan tekanan harga meredupkan selera bagi logam kuning yang tidak membayar bunga.

"Teknikal jangka pendek untuk emas dan perak sepenuhnya bearish, yang juga mengundang spekulan berbasis teknikal untuk memainkan sisi  short  pasar berjangka," kata Jim Wyckoff, analis Kitco Metals.

Investor sekarang menunggu risalah dari pertemuan Juni Federal Reserve, Rabu, untuk petunjuk baru tentang kemungkinan besarnya kenaikan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang.

Di pasar fisik, impor emas India pada Juni hampir tiga kali lipat dari level tahun sebelumnya karena harga terkoreksi dan bank sentral Zimbabwe mengatakan akan mulai menjual koin emas di tengah inflasi yang tak terkendali.

Sementara itu, harga perak di pasar spot juga ikut melorot 4,1 persen menjadi USD19,14 per ounce dan platinum menyusut 2,4 persen menjadi USD864,23. Namun, paladium naik 0,6 persen menjadi USD1.934,43. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beraksi di Cakung, Emak-emak Berhijab Nekat Nyolong Kalung Emas di Kamar Pengantin Wanita

Beraksi di Cakung, Emak-emak Berhijab Nekat Nyolong Kalung Emas di Kamar Pengantin Wanita

News | Selasa, 05 Juli 2022 | 22:01 WIB

Perusahaan Asal Malaysia Cari Agen Jalankan Tabungan Emas di Indonesia

Perusahaan Asal Malaysia Cari Agen Jalankan Tabungan Emas di Indonesia

Bisnis | Selasa, 05 Juli 2022 | 18:26 WIB

Harga Emas Antam Masih Dibanderol Rp 989.000/Gram

Harga Emas Antam Masih Dibanderol Rp 989.000/Gram

Bisnis | Selasa, 05 Juli 2022 | 09:18 WIB

Terkini

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB

IHSG Loyo, Investor Asing Kabur Massal Rp53 Triliun dari Bursa Saham

IHSG Loyo, Investor Asing Kabur Massal Rp53 Triliun dari Bursa Saham

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:56 WIB