facebook

Harga Bensin Capai Rekor Tertinggi Sejak 1986, AS Ekspor Minyak ke Luar Negeri

M Nurhadi
Harga Bensin Capai Rekor Tertinggi Sejak 1986, AS Ekspor Minyak ke Luar Negeri
Presiden Amerika Serikat Joe Biden [ANTARA FOTO/REUTERS/Evelyn Hockstein/WSJ/djo]

Ekspor minyak mentah jadi sentimen dari Presiden AS Joe Biden yang berusaha menurunkan rekor harga di SPBU.

Suara.com - AS merilis lebih dari lima juta barel minyak cadangan guna menurunkan harga bahan bakar domestik dalam ekspor Eropa dan Asia pada Juni lalu.

Sumber yang sama juga menjelaskan, hal ini dilakukan bahkan ketika harga bensin dan solar AS mencapai rekor harga tertinggi.

Ekspor minyak mentah jadi sentimen dari Presiden AS Joe Biden yang berusaha menurunkan rekor harga di SPBU. Biden pada Sabtu (2/7/2022) memperbarui seruan bagi pemasok bensin untuk memangkas harga mereka, menuai kritik dari pendiri Amazon, Jeff Bezos.

Tiap harinya, Strategic Petroleum Reserve (SPR) akan melepas satu juta barel minyak hingga Oktober yang sebelumnya turun ke harga terendah sejak 1986.

Baca Juga: Hari Ini Mata Uang Garuda Keok Lagi, Ditutup Nyaris Tembus Rp15.000

Minyak mentah berjangka AS berada di atas 100 dolar AS per barel serta harga bensin dan solar di atas 5 dolar AS per galon di seperlima negara itu. Para pejabat AS mengatakan harga minyak bisa lebih tinggi jika SPR tidak disedot.

"SPR tetap menjadi alat keamanan energi penting untuk mengatasi gangguan pasokan minyak mentah global," kata juru bicara Departemen Energi, menambahkan bahwa rilis darurat membantu memastikan pasokan minyak mentah yang stabil.

Dikutip dari Reuters, pengilangan minyak AS terbesar keempat, Phillips 66, mengirimkan sekitar 470.000 barel minyak mentah asam dari situs penyimpanan Big Hill SPR di Texas ke Trieste, Italia, menurut data Bea Cukai AS. Trieste adalah rumah bagi jaringan pipa yang mengirim minyak ke kilang-kilang di Eropa tengah.

Atlantic Trading & Marketing (ATMI), cabang perusahaan minyak Prancis TotalEnergies, mengekspor 2 kargo masing-masing 560.000 barel, data menunjukkan.

Hingga kini, Phillips 66 menolak mengomentari aktivitas perdagangan. Sementara,  ATMI juga tidak menanggapi permintaan komentar.

Baca Juga: Viral Momen Raisa Syok Lihat Tagihan saat Beli Bensin, Publik Ikut 'Menangis': Bisa Buat Sebulan

Kargo minyak mentah SPR juga menuju ke Belanda dan ke kilang Reliance di India, kata sumber industri. Kargo ketiga menuju ke China, kata sumber lain.

Komentar