Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bayang-bayang Perang AS-Iran, Harga Minyak Dunia 'Nangkring' di Level Tertinggi 7 Bulan

Mohammad Fadil Djailani | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Kamis, 26 Februari 2026 | 11:41 WIB
Bayang-bayang Perang AS-Iran, Harga Minyak Dunia 'Nangkring' di Level Tertinggi 7 Bulan
Ilustrasi harga minyak. [Freepik]
  • Harga minyak naik ke level tertinggi 7 bulan akibat ketegangan militer AS-Iran.
  • Pasar pantau negosiasi di Jenewa; konflik fisik berisiko lonjakan harga dunia.
  • OPEC+ siapkan tambahan produksi guna redam gejolak pasokan di musim panas.

Suara.com - Harga minyak mentah dunia kembali merangkak naik pada perdagangan Kamis (26/2/2026). Hingga saat ini, komoditas emas hitam tersebut masih betah berada di level tertingginya dalam tujuh bulan terakhir seiring kewaspadaan investor memantau tensi panas antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Mengutip data Reuters, harga minyak mentah Brent terkerek 27 sen atau 0,3 persen ke posisi USD 71,12 per barel pada pukul 08.23 WIB. Setali tiga uang, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS juga naik 23 sen atau 0,4 persen menjadi USD 65,65 per barel.

Lonjakan ini merupakan kelanjutan dari tren positif sejak Senin lalu, di mana kedua kontrak mencapai titik tertinggi sejak akhir Juli. Penggerak utamanya tak lain adalah suhu politik yang mendidih setelah Washington mulai menempatkan kekuatan militer secara strategis di Timur Tengah.

Langkah militer AS di bawah komando Presiden Donald Trump bertujuan menekan Teheran agar menyerah dan kembali ke meja perundingan terkait program nuklir serta rudal balistik mereka.

"Fokus pasar saat ini adalah apakah konflik militer bisa dihindari dalam negosiasi AS-Iran," ujar Analis Fujitomi Securities, Toshitaka Tazawa.

Dunia kini menantikan hasil pertemuan utusan AS, Steve Witkoff dan Jared Kushner, dengan delegasi Iran di Jenewa hari ini. Tazawa memprediksi, jika ketegangan pecah menjadi kontak fisik, harga minyak bisa meroket sementara di atas USD 70 per barel sebelum nantinya terkoreksi ke kisaran USD 60-USD 65.

Risiko terbesar adalah gangguan pasokan global, mengingat Iran merupakan produsen minyak terbesar ketiga di OPEC.

Di sisi lain, Presiden Trump tetap pada pendirian kerasnya. Ia menegaskan tidak akan menoleransi Iran memiliki senjata nuklir dan menyebut negara tersebut sebagai penyokong terorisme. Namun, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, memberi sinyal bahwa kesepakatan masih mungkin dicapai asalkan diplomasi jadi prioritas.

Mengantisipasi skenario terburuk, Arab Saudi dilaporkan mulai meningkatkan produksi sebagai bagian dari rencana darurat. Sementara itu, aliansi OPEC+ tengah mempertimbangkan tambahan produksi sebesar 137.000 barel per hari pada April mendatang guna meredam gejolak harga.

Meski demikian, penguatan harga minyak sedikit tertahan oleh data pemerintah AS (EIA) yang mencatat lonjakan cadangan minyak mentah domestik sebesar 16 juta barel dalam sepekan terakhir—sebuah rekor tertinggi dalam tiga tahun yang melampaui ekspektasi pasar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Gerakan Non Blok ke Aliansi Amerika, Indonesia Tak Lagi Bebas Aktif Gegara ART dan BoP?

Dari Gerakan Non Blok ke Aliansi Amerika, Indonesia Tak Lagi Bebas Aktif Gegara ART dan BoP?

News | Kamis, 26 Februari 2026 | 03:31 WIB

China Jengah Kesepakatan Prabowo-Trump, Mau Cabut Investasi di Indonesia?

China Jengah Kesepakatan Prabowo-Trump, Mau Cabut Investasi di Indonesia?

Bisnis | Rabu, 25 Februari 2026 | 20:00 WIB

Kemenkeu Luruskan Pajak Digital RI & AS, Google-Netflix Tetap Kena Pajak

Kemenkeu Luruskan Pajak Digital RI & AS, Google-Netflix Tetap Kena Pajak

Bisnis | Rabu, 25 Februari 2026 | 19:52 WIB

Terkini

Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi

Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 21:33 WIB

Mulai dari Tuban, Pertamina Gulirkan Pasar Murah Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Pokok

Mulai dari Tuban, Pertamina Gulirkan Pasar Murah Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Pokok

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 21:30 WIB

Energi Terbarukan Kian Digenjot, Teknologi Baterai Jadi Kunci Atasi Fluktuasi Listrik

Energi Terbarukan Kian Digenjot, Teknologi Baterai Jadi Kunci Atasi Fluktuasi Listrik

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 21:30 WIB

ASDP Tunda Alihkan Rute Kapal Ferry Bajoe-Kolaka, Ini Penyebabnya

ASDP Tunda Alihkan Rute Kapal Ferry Bajoe-Kolaka, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 18:59 WIB

Pertamina Raih Efisiensi Setelah Ubah Sistem Distribusi FAME Lewat Pipa

Pertamina Raih Efisiensi Setelah Ubah Sistem Distribusi FAME Lewat Pipa

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 18:54 WIB

Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya

Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 18:46 WIB

OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance

OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 16:40 WIB

Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni

Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 16:27 WIB

Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK

Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:53 WIB

IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis

IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:41 WIB