Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.865.000
Beli Rp2.745.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Masalah Minyak Goreng Hampir Rampung, Mendag Zulhas: Jangan Sampai Keputusan Kita Bikin Sengsara, Dosanya Besar Sekali

Agung Sandy Lesmana | Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 06 Juli 2022 | 16:34 WIB
Masalah Minyak Goreng Hampir Rampung, Mendag Zulhas: Jangan Sampai Keputusan Kita Bikin Sengsara, Dosanya Besar Sekali
Masalah Minyak Goreng Hampir Rampung, Mendag Zulhas: Jangan Sampai Keputusan Kita Bikin Sengsara, Dosanya Besar Sekali. [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengklaim permasalahan minyak goreng curah hampir rampung, setelah Kementerian Perdagangan meluncurkan minyak goreng curah kemasan dengan merek MinyaKita.

Akan tetapi, masih banyak permasalahan di sektor minyak goreng yang belum selesai. Salah satunya, harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang masih murah.

Bahkan, Mendag sedih mendapatkan pendapatan yang minim dari harga jual TBS yang masih rendah.

"Ada yang mendesak hari-hari ini, terpukul, sedih, melihat petani sawit TBS harga dibawah Rp1.600. bahkan ada yang dibawah Rp1.000," ujarnya saat peluncuran MinyaKita di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu (6/7/2022).

Menurut Mendag, kunci untuk menaikkan harga TBS yaitu memperlancar ekspor minyak kelapa sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO). Maka itu, dia mendorong produsen untuk segera melakukan ekspor CPO, dengan begitu tangki CPO kosong yang akhirnya membutuhkan TBS dan membeli ke petani.

"Kalau ekspor lancar, tangki bisa kosong, bisa beli sawit rakyat. Kalau sawit rakyat terbeli hukum pasar, harga dikit sedikit bisa naik," ucap dia.

Selain itu, Politisi PAN ini menyebut, permasalahan harga-harga pokok juga masih dihadapi oleh Kemendag. Dia berjanji harga-harga akan stabil menjelang Hari Raya Idul Adha.

Namun, Mendag Zulhas meminta semua pihak bisa bekerja sama untuk pengendalian harga-harga bahan pokok. Ia akan berusaha mengeluarkan kebijakan yang membuat untung pengusaha, pedagang, hingga masyarakat.

"Kita di sini punya tugas yang mulia kita harus telurkan kebijakan-kebijakan yang buat masyarakat lebih baik. Jangan sampai keputusan kita buat kesengsaraan, itu dosanya besar sekali. Sehingga masyarakat, pengusaha, berdampak positif," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gawat! MinyaKita di Toko Online Harganya Melambung Sampai Rp23.000/Liter

Gawat! MinyaKita di Toko Online Harganya Melambung Sampai Rp23.000/Liter

| Rabu, 06 Juli 2022 | 16:20 WIB

Kemendag Luncurkan Minyak Goreng Kemasan Murah Rp 14 Ribu

Kemendag Luncurkan Minyak Goreng Kemasan Murah Rp 14 Ribu

Foto | Rabu, 06 Juli 2022 | 15:51 WIB

Minyakita Rp 14 Ribu Per liter Resmi Dipasarkan

Minyakita Rp 14 Ribu Per liter Resmi Dipasarkan

| Rabu, 06 Juli 2022 | 14:08 WIB

Pemerintah Resmi Sebar Minyak Goreng Minyakita Seharga Rp14.000 per Liter

Pemerintah Resmi Sebar Minyak Goreng Minyakita Seharga Rp14.000 per Liter

Riau | Rabu, 06 Juli 2022 | 13:55 WIB

Terkini

Emas Antam Lompat Tinggi Jadi Rp 2.893.000/Gram, Cek Daftar Harganya

Emas Antam Lompat Tinggi Jadi Rp 2.893.000/Gram, Cek Daftar Harganya

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 09:03 WIB

Perkuat Ekosistem Digital, BRI Life Insurance Andalkan Modi

Perkuat Ekosistem Digital, BRI Life Insurance Andalkan Modi

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 08:59 WIB

Perlindungan Investor RI Masih Lemah, SIPF Minta Suntikan APBN

Perlindungan Investor RI Masih Lemah, SIPF Minta Suntikan APBN

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 08:58 WIB

Cabai Turun Tajam hingga 10%, Harga Beras Justru Naik Tipis Hari Ini

Cabai Turun Tajam hingga 10%, Harga Beras Justru Naik Tipis Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 08:30 WIB

Harga Emas Antam Naik Hari Ini, Galeri 24 dan UBS Ikutan Meroket di Pegadaian

Harga Emas Antam Naik Hari Ini, Galeri 24 dan UBS Ikutan Meroket di Pegadaian

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 08:23 WIB

Fakta-fakta Buyback ASLC, Harga Sahamnya Masih Tertahan di Level Rp70

Fakta-fakta Buyback ASLC, Harga Sahamnya Masih Tertahan di Level Rp70

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 08:15 WIB

BEI Cabut Suspensi Saham MSIN dan ASPR, Cek Jadwal Perdagangannya!

BEI Cabut Suspensi Saham MSIN dan ASPR, Cek Jadwal Perdagangannya!

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 08:12 WIB

Bank Indonesia Sebut Ekonomi Indonesia Dipandang Positif Investor Global, Apa Buktinya?

Bank Indonesia Sebut Ekonomi Indonesia Dipandang Positif Investor Global, Apa Buktinya?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 07:47 WIB

Bahlil Diminta Kaji Wacana Penghentian Restitusi Pajak Sektor Tambang

Bahlil Diminta Kaji Wacana Penghentian Restitusi Pajak Sektor Tambang

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 07:43 WIB

Putusan KPPU Soal Pindar Tuai Polemik, Investor Fintech Disebut Bisa Hengkang

Putusan KPPU Soal Pindar Tuai Polemik, Investor Fintech Disebut Bisa Hengkang

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 07:39 WIB