Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.570.000
Beli Rp2.450.000
IHSG 5.695,116
LQ45 556,746
Srikehati 275,044
JII 335,012
USD/IDR 0

Penyebab Harga TBS Sawit Terus Turun, Apakah Hanya Terjadi di Indonesia?

M Nurhadi

Jum'at, 08 Juli 2022 | 15:03 WIB
Penyebab Harga TBS Sawit Terus Turun, Apakah Hanya Terjadi di Indonesia?
Petani sawit. [Istimewa]

Suara.com - Para petani kelapa sawit dalam negeri terus mempertanyakan penyebab TBS sawit turun terus. TBS atau tandan buah segar kini anjlok di kalangan petani dengan harga Rp1.200 per kg-nya Harga ini jauh di bawah produk yang sama di Malaysia yakni Rp4.500 per kg-nya.  

Pemerintah memetakan beberapa penyebab TBS sawit turun terus. Penyebab pertama yakni adanya kebijakan internasional pengurangan konsumsi sawit di seluruh dunia.

Kebijakan ini berpengaruh karena India dan China, dua negara yang paling banyak membeli sawit dari Indonesia, juga menerapkannya.

Diperkirakan Indonesia akan kehilangan 4,8 juta ton pasar kelapa sawit internasional per tahun. Gempuran pasar juga tidak akan berakhir mengingat Asosiasi Kedelai Amerika Serikat juga akan menggelontorkan 3 juta ton minyak kedelai per tahun yang bisa menggantikan beragam fungsi sawit. 

Jika fenomena ini meluas maka pasar ekspor minyak nabati lokal dari Indonesia juga harus mampu bersaing dengan gelontoran minyak nabati tersebut.

Hal ini juga akan berdampak pada menurunnya harga minyak mentah atau crude palm oil (CPO) yang akan membuat harga TBS semakin murah. 

Harga TBS yang murah di dalam negeri disiasati petani dengan menjualnya ke Malaysia. Sebuah video yang memperlihatkan petani Indonesia menjual TBS sawit ke Malaysia viral di media sosial.

Harga TBS di Malaysia yang lebih mahal membuat para petani di tanah air enggan menjual hasil panen mereka di negeri sendiri. Berkebalikan dengan Negeri Jiran, harga TBS di Indonesia justru anjlok. 

Dalam video viral tersebut, terlihat barisan beberapa truk kuning mengangkut sawit ke daerah perbatasan Indonesia-Malaysia. Pria yang terlihat di video menyebutkan sawit-sawit itu akan diangkut ke Malaysia akibat harga jual produk serupa di Indonesia tengah anjlok. Petani pun enggan membawanya ke pasar Indonesia.

baca juga

Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) mengakui praktik-praktik semcam ini memang melanggar regulasi meski banyak dilakukan.

Penjualan TBS ke luar negeri juga bisa merugikan industri berbahan sawit dalam negeri, seperti industri minyak goreng dan industri kosmetik. Untuk itu, Apkasindo meminta pemerintah untuk melakukan penyelidikan terkait penyebab jatuhnya harga sawit di tanah air. 

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Luhut Janji Industri Sawit Indonesia Segera Bangkit: Tata Kelola Akan DIaudit

Luhut Janji Industri Sawit Indonesia Segera Bangkit: Tata Kelola Akan DIaudit

Bisnis | Jum'at, 08 Juli 2022 | 10:52 WIB

Bikin Petani Merana, Pabrik Minyak Kelapa Sawit Beli TBS di Bawah Harga yang Ditetapkan

Bikin Petani Merana, Pabrik Minyak Kelapa Sawit Beli TBS di Bawah Harga yang Ditetapkan

Bisnis | Kamis, 07 Juli 2022 | 20:07 WIB

Melawan saat Ditangkap, Ninja Sawit di Labuanbatu Tewas Ditembak Polisi

Melawan saat Ditangkap, Ninja Sawit di Labuanbatu Tewas Ditembak Polisi

Riau | Kamis, 07 Juli 2022 | 19:21 WIB

Menko Luhut Bicara ke Sri Mulyani Ingin Turunkan Pungutan Ekspor Sawit

Menko Luhut Bicara ke Sri Mulyani Ingin Turunkan Pungutan Ekspor Sawit

Bisnis | Kamis, 07 Juli 2022 | 18:02 WIB

Tangki Penyimpanan CPO Penuh, Sejumlah Pabrik Kelapa Sawit Berhenti Operasi

Tangki Penyimpanan CPO Penuh, Sejumlah Pabrik Kelapa Sawit Berhenti Operasi

Riau | Kamis, 07 Juli 2022 | 17:40 WIB

Luhut Ingatkan Pemda Tak Terima Pelicin Saat Audit Perusahaan Kelapa Sawit

Luhut Ingatkan Pemda Tak Terima Pelicin Saat Audit Perusahaan Kelapa Sawit

News | Kamis, 07 Juli 2022 | 16:57 WIB

Terkini

Pupuk Indonesia dan Pertamina Perkuat Hilirisasi, Gas Bumi Jadi Andalan

Pupuk Indonesia dan Pertamina Perkuat Hilirisasi, Gas Bumi Jadi Andalan

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:04 WIB

Investor Terus Kabur dan Devisa Menipis Bikin Rupiah Semakin Melemah

Investor Terus Kabur dan Devisa Menipis Bikin Rupiah Semakin Melemah

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:02 WIB

Purbaya Usul RUU PFII ke DPR, Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Internasional

Purbaya Usul RUU PFII ke DPR, Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Internasional

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 17:15 WIB

Asuransi Syariah Mulai Bidik Seluruh Segmen Masyarakat RI

Asuransi Syariah Mulai Bidik Seluruh Segmen Masyarakat RI

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 17:09 WIB

Wisatawan Indonesia Kini Lebih Mudah Pesan Hotel di Luar Negeri, Cukup Pakai Aplikasi

Wisatawan Indonesia Kini Lebih Mudah Pesan Hotel di Luar Negeri, Cukup Pakai Aplikasi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:54 WIB

Catat Tanggalnya! Danamon Siapkan "Hujan Kejutan" Sambut HUT ke-70

Catat Tanggalnya! Danamon Siapkan "Hujan Kejutan" Sambut HUT ke-70

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:47 WIB

Saham Dinilai Sudah Terlalu Murah, Gimana Nasib BBNI?

Saham Dinilai Sudah Terlalu Murah, Gimana Nasib BBNI?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:12 WIB

Astra Perkuat Desa Sejahtera Kemiren, Budaya Osing Jadi Penggerak Ekonomi Warga

Astra Perkuat Desa Sejahtera Kemiren, Budaya Osing Jadi Penggerak Ekonomi Warga

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:07 WIB

Peserta JKN Tembus 282,7 Juta Jiwa, BPJS Kesehatan Perkuat Fondasi SDM Unggul Indonesia

Peserta JKN Tembus 282,7 Juta Jiwa, BPJS Kesehatan Perkuat Fondasi SDM Unggul Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:01 WIB

B50 Resmi Jalan, Ekonom UGM Ingatkan Ancaman APBN, Minyak Goreng hingga Deforestasi

B50 Resmi Jalan, Ekonom UGM Ingatkan Ancaman APBN, Minyak Goreng hingga Deforestasi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:54 WIB

×