Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Benarkah Indonesia Jadi Negara dengan Harga CPO Termahal? Ini Penjelasannya

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 12 Juli 2022 | 12:48 WIB
Benarkah Indonesia Jadi Negara dengan Harga CPO Termahal? Ini Penjelasannya
Ratusan mobil antre menjual tandan buah segar kelapa sawit di salah satu pabrik minyak kelapa sawit di Kabupaten Mukomuko, Selasa (27/5/2022) ANTARA/Ferri.

Suara.com - Pada dunia perdagangan internasional, Indonesia dikenal sebagai penghasil crude palm oil (CPO) atau minyak sawit mentah terbesar di dunia. Namun benarkah Indonesia menjadi negara dengan harga CPO termahal? 

Melansir berbagai sumber, harga CPO di Malaysia saat ini menyentuh kisaran Rp23.000 per kg. Di Dumai, Riau, harga CPO ada di kisaran Rp18.000. Namun di wilayah Sulawesi seperti Gorontalo harganya bisa mencapai Rp30.000.

Harga CPO di Indonesia terbilang cukup stabil setelah kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) CPO yang tertuang dalam Permendagri Nomor 8 Tahun 2022 diterapkan. Kebijakan tersebut mengharuskan setiap eksportir memasok sedikitnya 30% kebutuhan CPO dalam negeri. 

Dengan demikian, ketersediaan CPO menjadi lebih stabil sekaligus mempengaruhi harga. Kebijakan DMO juga bisa memisahkan antara harga domestik dan harga internasional. Kebijakan DMO ini juga membuat persebaran produk olahan CPO termasuk minyak goreng merata secara nasional. 

Sementara itu, di pasar internasional Spot Rotterdam harga CPO bertahan di angka USD 1.480 per metrik ton. Harga ini turun karena sebelumnya CPO sempat menyentuh USD 2.010. 

Pada 2021 lalu Indonesia memproduksi total 46,89 juta ton CPO. Sebagian besar sawit dari Indonesia diekspor ke luar negeri. China menjadi negara dengan ekspor sawit terbesar sepanjang 2o21 dengan 2,1 juta ton.

Badan Pusat Statistik mencatat nilainya bisa mencapai 4,55 miliar dolar atau sekitar 17% dari total ekspor CPO ke seluruh dunia yang dilakukan Indonesia sepanjang tahun. 

Selanjutnya, secara berturut-turut negara pengimpor terbanyak CPO dari Indonesia ditempati oleh Uni Eropa 2 juta ton, India 1,8 juta ton, Pakistan 1,2 juta ton, dan Afrika 1,1 juta ton. Dilanjutkan Amerika Serikat (AS), 0,44 juta ton, Timur Tengah 0,9 juta ton dan Bangladesh 0,6 juta ton. 

Pembelian China atas minyak sawit atau CPO dari Indonesia terus mengalami kenaikan tiap tahun. Jika dibandingkan dengan tahun 2020, nilai ekspor CPO dari Indonesia ke China hanya berkisar 2,4 miliar dolar Amerika. Sementara itu, laju pertumbuhan konsumsi CPO dunia pada periode 2015-2030 diperkirakan mencapai 3,15%. 

Banyak faktor mempengaruhi harga CPO di seluruh dunia. Selain krisis yang melanda berbagai belahan dunia akibat pandemi Covid-19, perang di Ukraina juga mempengaruhi kestabilan harga komoditas. 

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kecewa Harga Anjlok, Petani Persilahkan Pencuri Ambil Sawit: Malinglah Sepuas Hati Anda

Kecewa Harga Anjlok, Petani Persilahkan Pencuri Ambil Sawit: Malinglah Sepuas Hati Anda

Riau | Selasa, 12 Juli 2022 | 11:34 WIB

Angkat Suara Kecewa Harga Anjlok, Petani Sawit 'Mempersilakan' Maling untuk Datang ke Kebun: Saya Ikhlaskan

Angkat Suara Kecewa Harga Anjlok, Petani Sawit 'Mempersilakan' Maling untuk Datang ke Kebun: Saya Ikhlaskan

Hits | Selasa, 12 Juli 2022 | 10:41 WIB

Wanita Penjual Gorengan Ditemukan Tewas di Kebun Sawit Pasaman Barat

Wanita Penjual Gorengan Ditemukan Tewas di Kebun Sawit Pasaman Barat

Riau | Senin, 11 Juli 2022 | 20:30 WIB

Kantor Pertamina Bengkulu Didatangi Sopir Truk Sawit dan Batu Bara, Pertanyakan Larangan Beli Solar Subsidi

Kantor Pertamina Bengkulu Didatangi Sopir Truk Sawit dan Batu Bara, Pertanyakan Larangan Beli Solar Subsidi

Sumsel | Senin, 11 Juli 2022 | 19:04 WIB

Perempuan Penjual Gorengan Tewas Bersimbah Darah di Perkebunan Sawit Pasaman Barat, Wajahnya Lebam dan Perhiasan Hilang

Perempuan Penjual Gorengan Tewas Bersimbah Darah di Perkebunan Sawit Pasaman Barat, Wajahnya Lebam dan Perhiasan Hilang

Sumbar | Senin, 11 Juli 2022 | 15:37 WIB

Miris, Harga TBS Sawit Hanya Rp750 per Kg, Begini Kata Dinas Pertanian Mukomuko

Miris, Harga TBS Sawit Hanya Rp750 per Kg, Begini Kata Dinas Pertanian Mukomuko

Bisnis | Senin, 11 Juli 2022 | 06:34 WIB

Terkini

Daftar Lokasi dan Jadwal Perbaikan Tol Jakarta - Tangerang Periode Mei 2026

Daftar Lokasi dan Jadwal Perbaikan Tol Jakarta - Tangerang Periode Mei 2026

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:13 WIB

5 Cara Amankan Cicilan KPR saat Suku Bunga Naik

5 Cara Amankan Cicilan KPR saat Suku Bunga Naik

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:10 WIB

Daftar Negara dengan Utang Paling Ekstrem, Indonesia Termasuk?

Daftar Negara dengan Utang Paling Ekstrem, Indonesia Termasuk?

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:52 WIB

Awas Aksi Jual Asing! Saham Perbankan Jadi Sasaran Empuk Profit Taking

Awas Aksi Jual Asing! Saham Perbankan Jadi Sasaran Empuk Profit Taking

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:01 WIB

Ekonom Ramal Rupiah Susah Turun ke Level Rp 16.000/USD

Ekonom Ramal Rupiah Susah Turun ke Level Rp 16.000/USD

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:46 WIB

Bos GoTo Lapor ke Seskab Teddy, Telah Turunkan Potongan Komisi Ojol 8%

Bos GoTo Lapor ke Seskab Teddy, Telah Turunkan Potongan Komisi Ojol 8%

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:39 WIB

Prabowo Diminta Evaluasi PLN Imbas Insiden Blackout Sumatra: Rakyat Rugi Besar!

Prabowo Diminta Evaluasi PLN Imbas Insiden Blackout Sumatra: Rakyat Rugi Besar!

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:35 WIB

Tekanan Ekonomi Bikin Investor RI Mulai Lirik Aset Kripto dan Emas Digital

Tekanan Ekonomi Bikin Investor RI Mulai Lirik Aset Kripto dan Emas Digital

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:28 WIB

Begini Kondisi Listrik di Sumatra, Masih Banyak yang Padam?

Begini Kondisi Listrik di Sumatra, Masih Banyak yang Padam?

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:16 WIB

OJK Lihat Bisnis BPD Masih Baik-baik Saja

OJK Lihat Bisnis BPD Masih Baik-baik Saja

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:05 WIB