Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.378,606
LQ45 715,878
Srikehati 346,150
JII 498,926

Bisnis dan Sumber Kekayaan Presiden Yayasan ACT Ibnu Khajar

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 13 Juli 2022 | 07:05 WIB
Bisnis dan Sumber Kekayaan Presiden Yayasan ACT Ibnu Khajar
Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ibnu Khajar (kanan) dan Dewan Syariah ACT Ustaz Bobby Herwibowo (Kiri) dalam sesi konferensi pers di Kantor ACT, Menara 165, Jakarta Selatan, Senin (4/7/2022). (ACTNews)

Suara.com - Nama Ibnu Khajar di yayasan penggalangan dana amal Aksi Cepat Tanggap (ACT) mengemuka setelah dirinya ditunjuk menggantikan Ahyudin.

Total kekayaan Ibnu Khajar ACT pun disorot karena posisinya kini sebagai presiden yayasan diisukan bergaji Rp250 juta. Gaji tersebut memang terbilang fantastis untuk sebuah lembaga amal. Ditambah lagi, fasilitas mobil mewah yang disebut akan diterima oleh posisi presiden. 

Sebelumnya Ahyudin yang telah menjabat posisi presiden selama 17 tahun memutuskan meninggalkan jabatannya lantaran kisruh keuangan organisasi.

Namun, Ibnu Khajar membantah dirinya secara sengaja mengkudeta Ahyudin. Kisruh keuangan ini juga berbarengan dengan berita dugaan penyalahgunaan dana umat ACT untuk kepentingan pribadi petingginya. 

Mengutip sejumlah sumber, daftar gaji petinggi ACT pada level pendiri adalah Rp250 juta per bulan. Di bawahnya, pada level  Senior Vice President Rp200.000.000, Vice President Rp 80.000.000, dan Direktur Eksekutif Rp 50.000.000.

Selain itu, mereka memperoleh kendaraan dinas kelas atas seperti Toyota Alphard, Honda CR-V, dan Pajero Sport. Gaji ini bersumber dari sumbangan dana umat yang setiap tahun mencapai lebih dari Rp500 miliar. 

Kendati demikian, Ibnu Khajar tak pernah mengkonfirmasi kekayaannya. Dia membantah menerima gaji Rp250 juta dan segenap fasilitas mewah lainnya. Namun, Ibnu Khajar bukanlah wajah baru di dunia organisasi kerelawanan.

Dia bergabung dengan ACT sejak 2011 silam dengan jabatan Vice President, sebuah jabatan yang sangat strategis di awal karier perusahaan baru. 

Jabatan itu juga membuatnya lebih leluasa bergabung dengan Global Qurban pada 2012 – 2017 dan Global Wakaf Corporation sejak 2017 – sekarang. Dua organisasi itu berada di bawah naungan ACT Foundation meskipun tidak diketahui ada tidaknya profit yang diperoleh oleh Ibnu Khajar. 

Ibnu Khajar baru 12 tahun berkarier di ACT. Namun, dia bukan orang baru di dunia kesukarelawanan. Dia banyak aktif di dunia sukarelawan sehingga memiliki banyak kawan dan relasi yang relevan.

Ibnu kemudian mengawali karier profesional sebagai Community Development Consultant. Padahal sebelumnya laki-laki asal Tegal, Jawa Tengah ini mengenyam pendidikan formal di jurusan Teknologi Informasi Binus University.  

Di laman profil profesional Linkedin, Ibnu mencantumkan beberapa keahlian yakni pesantren entrepreuneur, community developmnet consultant, CSR implementation partner, dan leadership & motivation trainer.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahyudin Rela Dikorbankan Demi ACT, Ibnu Khajar Enggan Komentar karena Kelelahan

Ahyudin Rela Dikorbankan Demi ACT, Ibnu Khajar Enggan Komentar karena Kelelahan

Lampung | Rabu, 13 Juli 2022 | 06:05 WIB

Pernyataan Mengejutkan Mantan Presiden ACT Ahyudin Siap Berkorban dan Dikorbankan

Pernyataan Mengejutkan Mantan Presiden ACT Ahyudin Siap Berkorban dan Dikorbankan

| Selasa, 12 Juli 2022 | 23:50 WIB

Kasus Penyelewengan Dana ACT Naik Tahap Penyidikan, Ahyudin Berpeluang Jadi Tersangka

Kasus Penyelewengan Dana ACT Naik Tahap Penyidikan, Ahyudin Berpeluang Jadi Tersangka

News | Selasa, 12 Juli 2022 | 22:19 WIB

Diperiksa Polisi, Mantan Presiden ACT Ahyudin: Demi Allah Saya Siap Berkorban atau Dikorbankan

Diperiksa Polisi, Mantan Presiden ACT Ahyudin: Demi Allah Saya Siap Berkorban atau Dikorbankan

Kalbar | Selasa, 12 Juli 2022 | 21:50 WIB

Kronologi dan Peran ACT yang Diduga Selewengkan Dana Korban Lion Air JT-610

Kronologi dan Peran ACT yang Diduga Selewengkan Dana Korban Lion Air JT-610

News | Selasa, 12 Juli 2022 | 14:01 WIB

Cabut Izin ACT hingga Ponpes, Ini 2 Keputusan Muhadjir Effendy Selama Jadi Menteri Ad Interim

Cabut Izin ACT hingga Ponpes, Ini 2 Keputusan Muhadjir Effendy Selama Jadi Menteri Ad Interim

News | Selasa, 12 Juli 2022 | 13:20 WIB

Terkini

Selat Malaka Punya Siapa? Indonesia Tidak Bisa Sembarangan Tarik 'Tol Laut' Seperti Ide Purbaya

Selat Malaka Punya Siapa? Indonesia Tidak Bisa Sembarangan Tarik 'Tol Laut' Seperti Ide Purbaya

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 13:18 WIB

Pemerintah Klaim 30 Persen Peserta Magang Nasional Langsung Direkrut Karyawan

Pemerintah Klaim 30 Persen Peserta Magang Nasional Langsung Direkrut Karyawan

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 12:57 WIB

OJK Tepis Hoaks Tabungan Masyarakat Digunakan untuk Biayai Program Pemerintah

OJK Tepis Hoaks Tabungan Masyarakat Digunakan untuk Biayai Program Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 12:57 WIB

Dari Pesisir Jadi Pusat Industri, KIPP Harita Group Ubah Arah Ekonomi Kayong Utara

Dari Pesisir Jadi Pusat Industri, KIPP Harita Group Ubah Arah Ekonomi Kayong Utara

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 12:04 WIB

Momentum Kartini 2026: Pertamina Perkuat UMKM Naik Kelas Lewat Inovasi, Ketahanan, dan Akses Pasar

Momentum Kartini 2026: Pertamina Perkuat UMKM Naik Kelas Lewat Inovasi, Ketahanan, dan Akses Pasar

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 11:42 WIB

7 Bulan Menjabat, Harta Kekayaan Menkeu Purbaya Naik Rp18,2 M dan Tak Memiliki Utang

7 Bulan Menjabat, Harta Kekayaan Menkeu Purbaya Naik Rp18,2 M dan Tak Memiliki Utang

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 11:31 WIB

Isi Lengkap Candaan Menkeu Purbaya soal Selat Malaka yang Bikin Malaysia dan Singapura Berang

Isi Lengkap Candaan Menkeu Purbaya soal Selat Malaka yang Bikin Malaysia dan Singapura Berang

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 11:18 WIB

Siapa Penguasa Selat Malaka? Malaysia-Singapura Tolak Ide Purbaya Pajaki Kapal

Siapa Penguasa Selat Malaka? Malaysia-Singapura Tolak Ide Purbaya Pajaki Kapal

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 11:08 WIB

Sinergi DPRD dan Harita Group Dorong KIPP Kayong Utara Jadi Motor Ekonomi Baru Daerah

Sinergi DPRD dan Harita Group Dorong KIPP Kayong Utara Jadi Motor Ekonomi Baru Daerah

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 11:04 WIB

Transaksi Gadai Meningkat Pascalebaran, Masyarakat Ambalawi Manfaatkan Emas Jadi Sumber Likuiditas

Transaksi Gadai Meningkat Pascalebaran, Masyarakat Ambalawi Manfaatkan Emas Jadi Sumber Likuiditas

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 10:59 WIB