Tren Kepuasan Terhadap Presiden Jokowi Meningkat, Pemerintah Dinilai Berhasil Menjawab Permasalahan Rakyat

Iwan Supriyatna

Rabu, 13 Juli 2022 | 13:23 WIB
Tren Kepuasan Terhadap Presiden Jokowi Meningkat, Pemerintah Dinilai Berhasil Menjawab Permasalahan Rakyat
Presiden Joko Widodo atau Jokowi usai menyerahkan bantuan sosial di Pasar Sukamandi, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Selasa (12/7/2022). (Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Suara.com - Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia baru-baru ini mengeluarkan hasil survei yang menjelaskan tingkat kepuasan masyarakat terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengalami peningkatan sebesar 67,5%.

Menurut data Indikator, alasan utama masyarakat puas terhadap kinerja Presiden Jokowi adalah pemerintah memberikan bantuan kepada rakyat kecil, pemerintah membangun infrastruktur, kinerjanya bagus, orangnya merakyat, dan orangnya baik.

Pengamat komunikasi politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing menilai sangat wajar jika kepuasan terhadap Presiden Jokowi meningkat, pasalnya Presiden Jokowi responsif dan berhasil menjawab permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat.

“Sangat rasional dan sangat wajar dengan dua alasan tadi yaitu infrastruktur dan bantuan kepada masyarakat coba kita lihat misalnya kita ambil contoh sederhana yaitu minyak goreng bukankah Pak Jokowi langsung responsif memberikan bantuan kepada masyarakat kecil akibat lonjakan harga tersebut.” Ujar Emrus.

Menurutnya, mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengerti akan kebutuhan masyarakat sehingga dengan cepat memberikan bantuan langsung yang dapat diterima oleh masyarakat.

“Coba kita lihat ketika ada permasalahan yang menyangkut katakanlah kesejahteraan masyarakat, saya kira Presiden Jokowi sangat responsif dalam arti memberikan bantuan tunai atau dalam bentuk bantuan-bantuan lain untuk masyarakat kecil itu kita harus akui dan itu dia lakukan selama pemerintahan beliau yang berjalan 7 tahun lebih ini atau 7 tahun kurang lebih, saya kira itu dilakukan jadi sangat wajar,” ungkap Emrus.

Lanjut Emrus, dengan memberikan bantuan yang diterima masyarakat secara langsung menunjukkan bahwa Presiden Jokowi tetap berada di tengah masyarakat.

“Jadi variabel bantuan itu masyarakat akan dipuaskan oleh kepedulian Pak Jokowi kepada masyarakat kecil akibat sesuatu gejolak ekonomi atau harga dan lain sebagainya artinya apa presiden tetap berada di tengah-tengah masyarakat kecil.” Ucapnya.

Selain itu, Emrus juga mengapresiasi terobosan Presiden Jokowi dalam pembangunan infrastruktur secara masif di seluruh Indonesia untuk membangun konektifitas antar daerah.

baca juga

“Kemudian kedua masalah infrastruktur kita harus akui baru ini presiden kita yang setelah merdeka presiden kita yang membuat terobosan di bidang infrastruktur jalan, jadi Pak Jokowi tidak hanya sekedar membangun jalan tol tetapi jalan-jalan antar provinsi.” Tutur Emrus.

Pembangunan infrastruktur lanjut Emrus juga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah dalam hal mobilitas baik itu hasil pertanian ataupun produk Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Saya kira ini sebuah kesuksesan yang luar biasa konsekuensinya adalah pengangkut dan hasil pertanian dari satu daerah ke daerah yang lain bisa lebih cepat misalnya kita ambil contoh Sumatera duren bisa cepat sampai ke Jakarta duren yang dulunya bisa berhari-hari sehingga berpeluang untuk lebih banyak busuknya sekarang berangkat misalnya dari Palembang pagi sudah tiba di Jakarta sore.” Jelasnya.

Emrus berharap Presiden Jokowi terus meningkatkan kinerjanya di akhir periode keduanya sehingga ke depan tingkat kepuasan itu minimal mencapai di angka 80%.

Oleh karenanya, Emrus mendorong para Menteri agar fokus bekerja secara maksimal menjalankan arahan dari Presiden Jokowi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Saya mendorong semua kementerian pembantu Bapak Presiden harus fokus bekerja seperti kata bapak presiden fokus bekerja supaya itu mencapai kepuasan publik di semua pelayanan publik. Para menteri-menteri injak gas lah, ngegaslah sesuai dengan bidangnya masing-masing.” Tukasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peduli Nasib Santri, 4 Fakta Pembatalan Pencabutan Izin Operasional Ponpes Shiddiqiyyah

Peduli Nasib Santri, 4 Fakta Pembatalan Pencabutan Izin Operasional Ponpes Shiddiqiyyah

News | Rabu, 13 Juli 2022 | 12:40 WIB

Dana KUR Rp185 Triliun Belum Tersalurkan, Jokowi: UMKM Segera ke Bank BRI, Bunga Cuma 3%

Dana KUR Rp185 Triliun Belum Tersalurkan, Jokowi: UMKM Segera ke Bank BRI, Bunga Cuma 3%

Bisnis | Rabu, 13 Juli 2022 | 12:35 WIB

Pelaku UMK Diajak Manfaatkan KUR Bunga 3 Persen

Pelaku UMK Diajak Manfaatkan KUR Bunga 3 Persen

Sumut | Rabu, 13 Juli 2022 | 12:16 WIB

Terkini

Belanja Fashion Bisa Dapat Hadiah dan Ketemu Amel Carla, Ada Promo hingga 70% di 9to9

Belanja Fashion Bisa Dapat Hadiah dan Ketemu Amel Carla, Ada Promo hingga 70% di 9to9

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 21:57 WIB

Manchester City Dinyatakan Bersalah atas 114 dari 115 Dakwaan Pelanggaran Finansial, Apa Hukumannya?

Manchester City Dinyatakan Bersalah atas 114 dari 115 Dakwaan Pelanggaran Finansial, Apa Hukumannya?

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 21:51 WIB

Analis Sebut Pendekatan Terukur Dasco Lindungi Stabilitas Sistem Presidensial

Analis Sebut Pendekatan Terukur Dasco Lindungi Stabilitas Sistem Presidensial

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:19 WIB

Drama Rubber Set di GOR Bandung! Mental Juara Bawa UNS Rajai Campus League Badminton 2026

Drama Rubber Set di GOR Bandung! Mental Juara Bawa UNS Rajai Campus League Badminton 2026

Sport | Jum'at, 25 September 2026 | 21:17 WIB

Ekonomi Gelap Menggurita di Indonesia, Sektor Legal dan Pajak Terancam Makin Tertekan

Ekonomi Gelap Menggurita di Indonesia, Sektor Legal dan Pajak Terancam Makin Tertekan

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:16 WIB

Terancam Sanksi Disiplin Berat, Oknum Pejabat Satpol PP Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polisi

Terancam Sanksi Disiplin Berat, Oknum Pejabat Satpol PP Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polisi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 21:13 WIB

PM Israel Netanyahu Sebut Delegasi yang Walk Out sebagai 'Moral Cowards'

PM Israel Netanyahu Sebut Delegasi yang Walk Out sebagai 'Moral Cowards'

Video | Jum'at, 25 September 2026 | 21:05 WIB

Dari BRGM ke BPGMN, Bisakah Badan Baru Prabowo Cegah Karhutla Berulang?

Dari BRGM ke BPGMN, Bisakah Badan Baru Prabowo Cegah Karhutla Berulang?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:02 WIB

Bappisus dan Menimipas Usut Dugaan 'Kamar Khusus' Berbayar bagi Napi di Lapas Cibinong

Bappisus dan Menimipas Usut Dugaan 'Kamar Khusus' Berbayar bagi Napi di Lapas Cibinong

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 20:58 WIB

Transaksi Haji Isam dan BYAN Masih Gelap, BEI Akan Obok-obok Pasar Negosiasi

Transaksi Haji Isam dan BYAN Masih Gelap, BEI Akan Obok-obok Pasar Negosiasi

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 20:56 WIB

×