Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Harga Emas Bersinar Lagi Usai Sentuh Level Terendahnya Dalam Satu Tahun Terakhir

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 19 Juli 2022 | 08:12 WIB
Harga Emas Bersinar Lagi Usai Sentuh Level Terendahnya Dalam Satu Tahun Terakhir
Ilustrasi emas [Pixabay]

Suara.com - Harga emas dunia bangkit lagi pada perdagangan hari Senin, terangkat penurunan dolar karena pasar mengesampingkan potensi kenaikan suku bunga 100 basis poin oleh Federal Reserve pekan depan.

Mengutip CNBC, Selasa (19/7/2022) harga emas di pasar spot naik 0,2 persen menjadi USD1.709,87, setelah melesat 1 persen di awal sesi. Sementara emas berjangka Amerika Serikat ditutup menguat 0,4 persen menjadi USD1.710,20.

Pekan lalu, emas menyentuh level terendah dalam hampir satu tahun karena terbebani keperkasaan dolar, yang membuat logam kuning lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

"Kita melihat rebound yang cukup bagus untuk emas karena dolar melemah," ujar Edward Moya, analis OANDA.

Kini, investor emas sedikit optimistis karena perdebatannya adalah sekarang antara kenaikan 50 dan 75 bp oleh Fed, tutur Moya.

Indeks Dolar (Indeks DXY) turun 0,7 persen pada sesi Senin, tergelincir dari level tertinggi hampir 20 tahun.
Data yang dirilis Jumat menunjukkan konsumen Amerika mengurangi ekspektasi inflasi mereka pada Juli, sebuah perkembangan yang kemungkinan akan disambut pejabat Fed yang khawatir ekspektasi inflasi yang tinggi dapat memperumit tugas mereka untuk mengendalikan kenaikan harga.

Kenaikan suku bunga membuat emas yang tidak memberikan imbal hasil tampak kurang menarik.
Bank Sentral Eropa dalam pertemuan pekan ini diperkirakan menaikkan suku bunga sebesar 25 bps.

Sementara itu, China Construction Bank Corp mengatakan akan menangguhkan beberapa jenis perdagangan emas dan perak bagi klien, mulai 15 Agustus.

Sementara itu harga perak di pasar spot naik 0,8 persen menjadi USD18,83 per ounce.

Platinum melonjak 1,7 persen menjadi USD864,69 per ounce, dan paladium melejit 1,7 persen menjadi USD1.860,16. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awal Pekan, Harga Emas Antam Naik Tipis Rp963.000 per Gram

Awal Pekan, Harga Emas Antam Naik Tipis Rp963.000 per Gram

Batam | Senin, 18 Juli 2022 | 09:26 WIB

Harga Emas Antam Awal Pekan Ini Naik Jadi Rp 963.000/Gram

Harga Emas Antam Awal Pekan Ini Naik Jadi Rp 963.000/Gram

Bisnis | Senin, 18 Juli 2022 | 08:55 WIB

Harga Emas Dunia Catatkan Penurunan Mingguan Kelima Berturut-turut

Harga Emas Dunia Catatkan Penurunan Mingguan Kelima Berturut-turut

Bisnis | Senin, 18 Juli 2022 | 08:51 WIB

Terkini

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 10:49 WIB