Luhut Langsung Jadi Mandor Proyek Pemerintah yang Dibangun di Danau Toba

Rabu, 20 Juli 2022 | 08:19 WIB
Luhut Langsung Jadi Mandor Proyek Pemerintah yang Dibangun di Danau Toba
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan pada acara Evaluasi Aksi Afirmasi Peningkatan Pembelian dan Pemanfaatan Produk Dalam Negeri Dalam Rangka Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia, di Jakarta Convention Center (JCC), pada Selasa, (24/5/2022). ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden-Lukas/pri.

Suara.com - Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meninjau langsung perkembangan sejumlah infrastruktur penunjang di Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Danau Toba

Mengawali kunjungannya, Menko Luhut meninjau Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) untuk mengecek progres pembangunannya. Setelah kunjungannya saat peletakan batu pertama pada tanggal 23 Desember 2021 lalu, Menko Luhut kembali melakukan peninjauan ke TSTH2, yang berlokasi di Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan. Ada berbagai perkembangan pesat di area TSTH2 ini.

"Saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi kerja keras semua tim. Tadi saya dijelaskan bahwa tim optimis, seluruh bangunan sudah berdiri pada bulan Oktober yang akan datang. Kemudian pada awal triwulan kedua tahun 2023, seluruh fasilitas pada pembangunan tahap 1 sudah dapat selesai dan bisa difungsikan," ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Rabu (20/7/2022).

TSTH2 yang berada dalam kawasan hutan dengan tujuan khusus untuk penelitian dan pengembangan, kini sedikit demi sedikit telah berubah. Infrastruktur pendukung penting yaitu aliran listrik membuat suasana di proyek TSTH2 tidak gelap lagi.

Kemudian jaringan telekomunikasi GSM pun sudah tersambung dengan cukup baik, sehingga para pekerja yang berada dan bekerja di kawasan ini bisa bekerja dengan nyaman karena bisa berkomunikasi dengan sanak dan famili masing-masing. Sesuatu yang belum bisa dilakukan di kawasan ini pada dua bulan sebelumnya.

Menko Luhut berharap agar TSTH2 mampu menjadi kawasan riset unggulan, pusat konservasi, dan pengembangan obat herbal dan hortikultura. 

"Kita berharap riset untuk herbal genomic dapat dikembangkan di sini, kemudian bisa dijadikan tempat pemuliaan tanaman hortikultura, konservasi keanekaragaman hayati di Indonesia, serta analisis genetik untuk pembiakan," kata dia.

Untuk itu, TSTH2 telah bekerja sama dengan National Development and ReformCommission (NDRC) Tiongkok untuk mendirikan Laboratorium Bersama untuk Konservasi dan Inovasi Tanaman Herbal, juga dengan Beijing Genomic Institute. 

"Melalui pendekatan berbasis genetik, kita berharap bisa segera mendapatkan bibit unggul dari tanaman, salah satunya bawang putih yang sesuai dengan agroklimatologi dan karakteristik lahan setempat," pungkas Luhut.

Baca Juga: Toyota Perluas Program EV Smart Mobility Project ke Danau Toba

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI