Dampak Wabah Cacar Monyet Terhadap Ekonomi Bisa Saingi Pandemi COVID-19?

M Nurhadi Suara.Com
Kamis, 28 Juli 2022 | 14:33 WIB
Dampak Wabah Cacar Monyet Terhadap Ekonomi Bisa Saingi Pandemi COVID-19?
 Ilustrasi Penderita Cacar Monyet - Cara Mencegah Cacar Monyet (Pixabay)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengumumkan status siaga tinggi menghadapi wabah monkeypox atau cacar monyet yang masuk ke sejumlah negara. WHO menyatakan monkeypox harus menjadi perhatian internasional dan menjadi penyebab darurat kesehatan. Di sektor lain, apakah dampak monkeypox terhadap ekonomi bisa seperti Covid-19?

Situs Business Standard menuliskan saat ini lebih dari 170 kasus cacar monyet telah terdeteksi di Eropa. Beberapa yang lain ditemukan di negara-negara berpenduduk padat seperti India.

Jika wabah ini tidak segera dibendung, bukan tidak mungkin akan menyebar ke seluruh dunia dan berdampak seperti Covid-19. 

Seperti diketahui beberapa negara di dunia mengalami inflasi parah sebagai dampak Covid-19. Sebutlah Inggris yang mengalami inflasi terparah dalam puluhan tahun.

Dampak yang lebih buruk terjadi di Sri Lanka. Negara ini mengalami kebangkrutan akibat Covid-19 serta kekacauan ekonomi politik negara tersebut. Selain inflasi dampak lain dari Covid-19 adalah kebangkrutan perusahaan dan maraknya pemutusan hubungan kerja atau PHK. 

Status siaga tinggi ini juga berarti WHO menetapkan cacar monyet sebagai ancaman signifikan bagi kesehatan global. Namun, organisasi tidak memaksakan persyaratan tertentu yang harus dilakukan pemerintah setiap negara.

Namun, WHO menekankan agar seluruh dunia waspada terhadap wabah. Negara-negara anggota juga wajib membuat laporan mengenai kejadian cacar monyet di negaranya. 

Cacar monyet dapat menyebabkan gatal-gatal di kulit yang kemudian membengkak dengan cairan di dalamnya. Penampakan luka di kulit mirip dengan cacar air, namun lebih besar. Pada awalnya akan bermula dari bagian kepala atau bagian leher, kemudian menjalar ke bagian tubuh lainnya. Jumlah bercak atau luka di tubuh bisa ada beberapa, tapi dapat juga mencapai ribuan untuk kasus yang sangat parah.

Virus ini  menyebar lewat kontak dekat. WHO mengatakan di luar benua Afrika, 99 persen kasus cacar monyet yang dilaporkan terjadi di kalangan pria. Sebagian besar terjadi akibat hubungan seksual pria dengan pria lainnya. 

Baca Juga: Indonesia Bakal Tambah 10 Laboratorium Tes PCR Cacar Monyet, Total Jadi 12

Beberapa gejala awal dari cacar monyet adalah demam, pembengkakan kelenjar limpa, serta sakit kepala dan badan. Beberapa gejala ini biasanya diikuti dengan adanya kudis atau luka dengan nanah yang muncul di bagian muka, bagian alat kelamin, di dalam mulut, telapak tangan dan di telapak kaki.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI