Ada Ketidakpastian Global, Begini Peluang Investasi di Pasar Modal Semester II-2022

Chandra Iswinarno, Achmad Fauzi

Jum'at, 29 Juli 2022 | 17:31 WIB
Ada Ketidakpastian Global, Begini Peluang Investasi di Pasar Modal Semester II-2022
Pemaparan tentang investasi di pasar modal di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (3/11).

Suara.com - Ketidakpastian global kini tidak hanya memberi ancaman perekonomian banyak negara, tetapi juga sektor pasar modal. Ancaman tersebut membuat investor ragu untuk berinvestasi di pasar modal.

Global Fund Representative Johanes Soetikno mengatakan, Indonesia ini memang menarik dari segala sisi, tapi sayangnya kurangnya kampanye untuk memperkenalkan itu.

Jika berbicara pelaku industri keuangan dan pasar modal, mereka menginginkan menu yang komprehensif atau harus ada detailnya. Pun itu yang diharapkan, bahwa emiten bisa menawarkan hal terbaik yang bisa mereka tawarkan.

"Intinya emiten harus membuat menu yang detail dan menarik untuk menarik minat para investor baik itu dari batu bara, mineral, sawit, industri manufaktur, dan berbagai sektor lain," kata Johanes dalam diskusi EmitenTalk di Jakarta, Jumat (29/7/2022).

Sementara, Head Of Research NH Korindo Sekuritas Liza C Suryanata menuturkan, kondisi ketidakpastian ini sebenarnya sangat menarik, karena para analis akan menakar ke mana dana besar para investor ditempatkan.

Menurutnya, sektor-sektor yang masih menarik untuk berinvestasi di pasar modal yaitu pertambangan dan energi.

"Ke depannya, mungkin dari trend komoditi, di mana harga minyak masih tidak akan jauh berbeda dari harga saat ini, hal itu disebabkan oleh negara OPEC belum bisa menentukan kepastian dan adanya perang antara Rusia-Ukraina. Maka dari itu, emiten-emiten di sektor tersebut masih sangat menarik," ucap dia.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur PT Champ Resto Indonesia Tbk, Christopher Supit mengakui, ancaman ketidakpastian global ini memang ada, tetapi bisnis makananan dan minuman tetap bisa berjalan.

Sebab, kata dia, bisnis makanan dan minuman ini lebih bergantung pada kondisi pembatasan masyarakat. Misalnya pada saat lockdown Omicron, restoran jadi lebih sepi, dan sebaliknya sepanjang Hari Raya dan liburan sekolah, restoran jadi lebih ramai.

baca juga

"Namun walaupun efek dari global resesi tidak signifikan, kami tetap melanjutkan peningkatan efisiensi internal kami, yang mana sudah sejak kami tingkatkan sejak merebaknya awal pandemi. Dengan adanya itu, kami yakin bahwa kami sudah lebih siap dibanding pre-pandemi," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pekan Lalu, Transaksi di Pasar Modal Tembus Rp 11,7 Triliun, Naik 12,82 Persen

Pekan Lalu, Transaksi di Pasar Modal Tembus Rp 11,7 Triliun, Naik 12,82 Persen

Bisnis | Senin, 25 Juli 2022 | 09:05 WIB

Lewat Ajang KreatIPO, Pelaku Usaha Parekraf Bersiap Masuk Pasar Modal

Lewat Ajang KreatIPO, Pelaku Usaha Parekraf Bersiap Masuk Pasar Modal

Metro | Sabtu, 23 Juli 2022 | 12:23 WIB

Analis Pasar Modal Beberkan Makna Nominal Saham Rp1 di GOTO

Analis Pasar Modal Beberkan Makna Nominal Saham Rp1 di GOTO

Bisnis | Kamis, 14 Juli 2022 | 22:51 WIB

Terkini

Warga Rempang Dicekik hingga Diteror Intel Usai Tolak Sekolah Merah Putih di Tanah Adat

Warga Rempang Dicekik hingga Diteror Intel Usai Tolak Sekolah Merah Putih di Tanah Adat

News | Senin, 14 September 2026 | 20:11 WIB

Pencarian Hari Ketujuh Jurnalis Hilang, Tim SAR Fokus ke Wilayah Ditemukannya Life Jacket

Pencarian Hari Ketujuh Jurnalis Hilang, Tim SAR Fokus ke Wilayah Ditemukannya Life Jacket

Video | Senin, 14 September 2026 | 20:05 WIB

Dibalik Pencopotan Purbaya: Ada Andil Bos Pajak-Bea Cukai dan Geng SMI?

Dibalik Pencopotan Purbaya: Ada Andil Bos Pajak-Bea Cukai dan Geng SMI?

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 20:03 WIB

Siswi Yang Diduga Hilang Ingatan Karena Keracunan MBG Dirujuk ke RSCM, Ahli Turun Tangan

Siswi Yang Diduga Hilang Ingatan Karena Keracunan MBG Dirujuk ke RSCM, Ahli Turun Tangan

News | Senin, 14 September 2026 | 19:58 WIB

Dukung Tumbuh Kembang Anak Sungai Rebo, Kilang Plaju Salurkan PMT di Posyandu Asparagus

Dukung Tumbuh Kembang Anak Sungai Rebo, Kilang Plaju Salurkan PMT di Posyandu Asparagus

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:56 WIB

Kenali Identitas Bangsa Lewat Manuskrip: Perpusnas Gelar Pameran Merawat Ingatan Sepanjang September

Kenali Identitas Bangsa Lewat Manuskrip: Perpusnas Gelar Pameran Merawat Ingatan Sepanjang September

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 19:54 WIB

Kesaksian Pengasuh Daycare Little Aresha Bongkar Penipuan Fasilitas Anak

Kesaksian Pengasuh Daycare Little Aresha Bongkar Penipuan Fasilitas Anak

News | Senin, 14 September 2026 | 19:51 WIB

Sederet Pekerjaan Rumah Menkeu Suahasil: Fiskal Daerah Terjepit, MBG-KDMP Disorot

Sederet Pekerjaan Rumah Menkeu Suahasil: Fiskal Daerah Terjepit, MBG-KDMP Disorot

News | Senin, 14 September 2026 | 19:49 WIB

Lebih dari Beasiswa, PNM Bekali Anak Nasabah Mekaar Jadi Future Changemaker

Lebih dari Beasiswa, PNM Bekali Anak Nasabah Mekaar Jadi Future Changemaker

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:48 WIB

Kesegaran Komedi Pengusutan Misteri dalam Film 'The Sheep Detective'

Kesegaran Komedi Pengusutan Misteri dalam Film 'The Sheep Detective'

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 19:47 WIB

×