Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG 7.129,490
LQ45 690,764
Srikehati 337,455
JII 482,445
USD/IDR 17.273

Ada Ketidakpastian Global, Begini Peluang Investasi di Pasar Modal Semester II-2022

Chandra Iswinarno | Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 29 Juli 2022 | 17:31 WIB
Ada Ketidakpastian Global, Begini Peluang Investasi di Pasar Modal Semester II-2022
Pemaparan tentang investasi di pasar modal di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (3/11).

Suara.com - Ketidakpastian global kini tidak hanya memberi ancaman perekonomian banyak negara, tetapi juga sektor pasar modal. Ancaman tersebut membuat investor ragu untuk berinvestasi di pasar modal.

Global Fund Representative Johanes Soetikno mengatakan, Indonesia ini memang menarik dari segala sisi, tapi sayangnya kurangnya kampanye untuk memperkenalkan itu.

Jika berbicara pelaku industri keuangan dan pasar modal, mereka menginginkan menu yang komprehensif atau harus ada detailnya. Pun itu yang diharapkan, bahwa emiten bisa menawarkan hal terbaik yang bisa mereka tawarkan.

"Intinya emiten harus membuat menu yang detail dan menarik untuk menarik minat para investor baik itu dari batu bara, mineral, sawit, industri manufaktur, dan berbagai sektor lain," kata Johanes dalam diskusi EmitenTalk di Jakarta, Jumat (29/7/2022).

Sementara, Head Of Research NH Korindo Sekuritas Liza C Suryanata menuturkan, kondisi ketidakpastian ini sebenarnya sangat menarik, karena para analis akan menakar ke mana dana besar para investor ditempatkan.

Menurutnya, sektor-sektor yang masih menarik untuk berinvestasi di pasar modal yaitu pertambangan dan energi.

"Ke depannya, mungkin dari trend komoditi, di mana harga minyak masih tidak akan jauh berbeda dari harga saat ini, hal itu disebabkan oleh negara OPEC belum bisa menentukan kepastian dan adanya perang antara Rusia-Ukraina. Maka dari itu, emiten-emiten di sektor tersebut masih sangat menarik," ucap dia.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur PT Champ Resto Indonesia Tbk, Christopher Supit mengakui, ancaman ketidakpastian global ini memang ada, tetapi bisnis makananan dan minuman tetap bisa berjalan.

Sebab, kata dia, bisnis makanan dan minuman ini lebih bergantung pada kondisi pembatasan masyarakat. Misalnya pada saat lockdown Omicron, restoran jadi lebih sepi, dan sebaliknya sepanjang Hari Raya dan liburan sekolah, restoran jadi lebih ramai.

"Namun walaupun efek dari global resesi tidak signifikan, kami tetap melanjutkan peningkatan efisiensi internal kami, yang mana sudah sejak kami tingkatkan sejak merebaknya awal pandemi. Dengan adanya itu, kami yakin bahwa kami sudah lebih siap dibanding pre-pandemi," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pekan Lalu, Transaksi di Pasar Modal Tembus Rp 11,7 Triliun, Naik 12,82 Persen

Pekan Lalu, Transaksi di Pasar Modal Tembus Rp 11,7 Triliun, Naik 12,82 Persen

Bisnis | Senin, 25 Juli 2022 | 09:05 WIB

Lewat Ajang KreatIPO, Pelaku Usaha Parekraf Bersiap Masuk Pasar Modal

Lewat Ajang KreatIPO, Pelaku Usaha Parekraf Bersiap Masuk Pasar Modal

| Sabtu, 23 Juli 2022 | 12:23 WIB

Analis Pasar Modal Beberkan Makna Nominal Saham Rp1 di GOTO

Analis Pasar Modal Beberkan Makna Nominal Saham Rp1 di GOTO

Bisnis | Kamis, 14 Juli 2022 | 22:51 WIB

Terkini

Purbaya Ungkap Rahasia Indonesia Masih Kuat di Tengah Krisis Minyak

Purbaya Ungkap Rahasia Indonesia Masih Kuat di Tengah Krisis Minyak

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 17:05 WIB

Jurus Bos BI Jaga Stabilitas Ekonomi RI

Jurus Bos BI Jaga Stabilitas Ekonomi RI

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 16:42 WIB

Tarik Ulur Larangan Vape, Industri dan Pekerja Was-was

Tarik Ulur Larangan Vape, Industri dan Pekerja Was-was

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 16:35 WIB

Segini Ramalan Harga Emas Antam untuk Sepekan Depan

Segini Ramalan Harga Emas Antam untuk Sepekan Depan

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 16:23 WIB

Purbaya Bantah Dana SAL Milik Pemerintah Sisa Rp 120 Triliun: Uang Kita Masih Banyak!

Purbaya Bantah Dana SAL Milik Pemerintah Sisa Rp 120 Triliun: Uang Kita Masih Banyak!

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 16:20 WIB

Purbaya Klarifikasi Tarik Pajak Selat Malaka: Saya Tahu Betul Peraturannya

Purbaya Klarifikasi Tarik Pajak Selat Malaka: Saya Tahu Betul Peraturannya

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 15:56 WIB

Mandalika Racing Series 2026 Resmi Digelar, Pertamina Perkuat Pembinaan Pembalap Muda Indonesia

Mandalika Racing Series 2026 Resmi Digelar, Pertamina Perkuat Pembinaan Pembalap Muda Indonesia

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 15:41 WIB

BNLI Bukukan Laba Bersih Rp920 Miliar pada Kuartal I 2026, Cek Likuiditasnya

BNLI Bukukan Laba Bersih Rp920 Miliar pada Kuartal I 2026, Cek Likuiditasnya

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 15:41 WIB

AI Generatif Tingkatkan Proyeksi Karir dan Kinerja Developer Hingga dari 50 Persen

AI Generatif Tingkatkan Proyeksi Karir dan Kinerja Developer Hingga dari 50 Persen

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 15:37 WIB

OJK Klaim Perbankan Kebal Guncangan: Kokoh di Atas Kertas, Waspada di Lapangan

OJK Klaim Perbankan Kebal Guncangan: Kokoh di Atas Kertas, Waspada di Lapangan

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 15:15 WIB