Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Dana Bergulir dari LPDB Buat KSP Berkat Bulukumba Bangkit dari Pandemi

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Senin, 01 Agustus 2022 | 14:50 WIB
Dana Bergulir dari LPDB Buat KSP Berkat Bulukumba Bangkit dari Pandemi
KSP Berkat Bulukumba di Sulawesi Selatan. (Istimewa)

Suara.com - Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Berkat Bulukumba di Sulawesi Selatan sempat merasakan dampak signifikan akibat terjangan pandemi Covid-19 pada 2020 hingga sekarang. Omzet anggota menurun drastis karena sepinya pasar dan penjualan kala itu. Sementara koperasi mengalami pertumbuhan anggota yang cukup pesat dan membutuhkan banyak modal kerja.

“Pengurus mencari cara agar usaha koperasi dan anggota dapat terus berjalan kendati Covid-19 belum juga usai. Pertumbuhan anggota yang semakin besar sehingga membutuhkan modal kerja yang cukup, menjadi dasar kami untuk mengajukan pinjaman ke Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) pada tahun 2022,” kata Ketua KSP Berkat Bulukumba, Andi Makkasau.

Andi menjelaskan, anggota yang selama ini setia melakukan aktifitas simpan pinjam ke koperasi kian membutuhkan modal besar karena usahanya semakin berkembang. Alasan ini juga yang mendasari KSP Berkat Bulukumba mengajukan pinjaman kepada LPDB-KUMKM hingga koperasi terus menginventarisasi usaha anggota agar diketahui pertumbuhan dan perkembangan usahanya.

“Alhamdulilah, permohonan pinjaman koperasi disetujui dan cair sebesar Rp20 miliar pada bulan Juni 2022. Koperasi bersyukur karena diberi kepercayaan kembali oleh LPDB-KUMKM dalam mengelola pinjaman. Sebelumnya pada tahun 2011, koperasi sempat menerima pinjaman LPDB-KUMKM sebesar Rp5 miliar dan pinjaman tersebut kini telah lunas. Suku bunga yang ditawarkan LPDB-KUMKM sangat rendah, sehingga koperasi pun wajib memberikan tarif bunga murah kepada anggota, terlebih dalam upaya pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19,” ujar Andi.

Mengingat banyak koperasi yang belum bisa menikmati layanan pinjaman/pembiayaan LPDB-KUMKM berbunga murah, Andi menilai, hingga kini banyak koperasi di Indonesia yang belum memiliki administrasi sesuai mekanisme atau aturan yang ada. Padahal apabila koperasi dikelola secara profesional dan administrasi yang dikelola dengan baik, pasti memiliki peluang dan kesempatan yang besar dalam mengakses pembiayaan ke LPDB-KUMKM.

“Jika koperasi ingin berkembang, maka yang harus diperbaiki lebih dulu adalah administrasinya. Apabila memenuhi dari segi administratif, otomatis prospek usaha koperasi akan berkembang. Bagi koperasi yang administrasinya belum tertata dengan baik usahanya tidak akan berjalan dengan baik dan bertahan lama. Oleh sebab itu, sudah saatnya koperasi memperbaiki sisi administrasinya, juga meningkatkan kualitas SDM-nya, termasuk dari segi pengelolaan koperasi,” pesan Andi.

Dijelaskan Andi, anggota KSP Berkat Bulukumba mayoritas bergerak disektor produktif, seperti pertanian, perkebunan, pembibitan rumput laut, peternakan dan perdagangan. Pinjaman LPDB-KUMKM yang diperoleh koperasi seluruhnya diperuntukkan untuk sektor produktif, dengan syarat utama adalah telah menjadi anggota dan memiliki histori pinjaman yang lancar dan tidak bermasalah.

“Setelah adanya bantuan modal dari LPDB-KUMKM, manfaat yang diperoleh koperasi maupun anggota sangat besar. Di antaranya, ada pemulihan modal kerja yang dirasakan anggota, dari yang selama ini tidak bisa diberikan secara utuh oleh koperasi sesuai keinginan anggota, namun kini anggota dapat “penuh” mendapatkan modal usaha sesuai kebutuhan sehingga memiliki semangat dalam berupaya kembali menjalankan roda usaha yang terkendala dan merosot. Adanya dana bergulir ini mampu meningkatkan modal kerja anggota, sehingga usaha dapat kian produktif dan meningkat,” kata Andi.

Sementara itu, Direktur Utama LPDB-KUMKM, Supomo mengatakan, sebagai lembaga pembiayaan yang fokus pada perkuatan modal koperasi, LPDB-KUMKM akan terus melakukan upaya jemput bola dalam mencari koperasi potensial hingga ke pelosok Indonesia.

"Saat ini kami terus gencar melakukan upaya jemput bola dalam mendukung perkuatan modal koperasi-koperasi di Indonesia, bukan hanya di Pulau Jawa, tapi kami juga menyeluruh sampai ke Indonesia timur," ujar Supomo.

Menurut Supomo, upaya jemput bola ini dilaksanakan melalui kegiatan sosialisasi dan juga bimbingan teknis yang dilakukan oleh LPDB-KUMKM bersama dengan dinas-dinas di daerah yang membidangi koperasi dan UMKM.

"Sosialisasi terus kami laksanakan, dan juga bimtek, agar para koperasi merasakan manfaat layanan kami dalam mengajukan proposal pinjaman atau pembiayaan kepada kami," kata Supomo.

Sebagai informasi, koperasi merupakan lembaga ekonomi nasional yang memiliki karakter positif bagi kepribadian bangsa. Sebagai lembaga ekonomi yang menjadi sokoguru ekonomi Indonesia, koperasi terbukti mampu bertahan menghadapi masa krisis ekonomi global dari waktu ke waktu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RSDC Wisma Atlet Rawat 184 Pasien

RSDC Wisma Atlet Rawat 184 Pasien

| Senin, 01 Agustus 2022 | 14:37 WIB

Fakta-fakta Vaksin Booster Kedua atau Dosis Keempat, Nakes Jadi Prioritas

Fakta-fakta Vaksin Booster Kedua atau Dosis Keempat, Nakes Jadi Prioritas

News | Senin, 01 Agustus 2022 | 13:55 WIB

RSDC Wisma Atlet Rawat 184 Pasien di Awal Agustus, Keterisian Ranjang Masih di Bawah 5 persen

RSDC Wisma Atlet Rawat 184 Pasien di Awal Agustus, Keterisian Ranjang Masih di Bawah 5 persen

News | Senin, 01 Agustus 2022 | 13:49 WIB

Ajukan Banding Atas Putusan PTUN Soal UMP, Anies: Kami Yakin Majelis Hakim Akan Pertimbangkan Rasa Keadilan di Kota Ini

Ajukan Banding Atas Putusan PTUN Soal UMP, Anies: Kami Yakin Majelis Hakim Akan Pertimbangkan Rasa Keadilan di Kota Ini

News | Senin, 01 Agustus 2022 | 13:46 WIB

Kasus Covid-19 di Bangka Belitung Juli 2022 Bertambah 178 Orang

Kasus Covid-19 di Bangka Belitung Juli 2022 Bertambah 178 Orang

News | Senin, 01 Agustus 2022 | 13:28 WIB

Kunjungi Jateng, Wagub Chusnunia Bahas Digitalisasi UMKM Bersama Ganjar Pranowo

Kunjungi Jateng, Wagub Chusnunia Bahas Digitalisasi UMKM Bersama Ganjar Pranowo

| Senin, 01 Agustus 2022 | 13:08 WIB

Terkini

Impor Barang Modal RI Melonjak 34 Persen

Impor Barang Modal RI Melonjak 34 Persen

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 20:31 WIB

Laba Bersih Melonjak 79 Persen, Seabank Bakal Luncurkan Debit Card Tahun Ini

Laba Bersih Melonjak 79 Persen, Seabank Bakal Luncurkan Debit Card Tahun Ini

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 17:42 WIB

Neraca Dagang Indonesia Surplus USD 1,27 Miliar, Apa Saja Faktor Pendukungnya

Neraca Dagang Indonesia Surplus USD 1,27 Miliar, Apa Saja Faktor Pendukungnya

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 17:06 WIB

Harga Cabai Rawit dan Beras Naik, Daging Sapi Turun Harga

Harga Cabai Rawit dan Beras Naik, Daging Sapi Turun Harga

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 15:33 WIB

Pembatasan BBM Berpotensi Bikin Harga Kebutuhan Pokok Naik

Pembatasan BBM Berpotensi Bikin Harga Kebutuhan Pokok Naik

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 14:14 WIB

Penyebab Iran Tak Jalin Kerjasama Kilang Minyak dengan Indonesia Meski Kaya SDA

Penyebab Iran Tak Jalin Kerjasama Kilang Minyak dengan Indonesia Meski Kaya SDA

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 10:12 WIB

Harga Emas Pegadaian Minggu 5 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Bakal Naik?

Harga Emas Pegadaian Minggu 5 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Bakal Naik?

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 10:05 WIB

Profil PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), Emiten Fasilitas Batu Bara Milik Haji Isam

Profil PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), Emiten Fasilitas Batu Bara Milik Haji Isam

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 08:49 WIB

Pasokan Sulfur Macet: Konflik Timur Tengah Ancam Naikkan Harga Baterai EV Hingga Pupuk RI

Pasokan Sulfur Macet: Konflik Timur Tengah Ancam Naikkan Harga Baterai EV Hingga Pupuk RI

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 18:19 WIB

Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI

Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 17:08 WIB