Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.715.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 5.902,376
LQ45 589,478
Srikehati 287,394
JII 351,837
USD/IDR 17.966

Keuangan Garuda Indonesia Kuartal I-2022 Semakin Membaik, Kerugian Makin Turun

M Nurhadi

Selasa, 02 Agustus 2022 | 19:08 WIB
Keuangan Garuda Indonesia Kuartal I-2022 Semakin Membaik, Kerugian Makin Turun
Garuda Indonesia

Suara.com - Keuangan Garuda Indonesia sebelumnya sempat jadi sorotan setelah diketahui maskapai pelat merah tersebut menanggung utang hingga Rp142 triliun pada Juli 2022 lalu.

Namun kini, Garuda Indonesia (GIAA) sukses mencatat penurunan kerugian yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk pada kuartal I-2022 menjadi USD 224,66 juta.

Padahal pada periode yang sama kerugian GIAA mencapai USD 384,35 juta. Ini sama artinya kerugian Garuda turun sekitar Rp3,3 triliun dengan penyusutan kerugian 41,55%. 

Per Maret 2022 diketahui pendapatan perseoran adalah USD 350,16 juta yang sebagian besar berasal dari penerbangan berjadwal, yakni mencapai USD 270,57 juta. Pendapatan lain diperoleh dari penerbangan tidak berjadwal sebesar USD 24,08 juta dan penerbangan lainnya yang mencapai USD 55,50 juta. 

Di samping mengandalkan pendapatan, faktor lain yang mempengaruhi keuangan Garuda Indonesia adalah menyusutnya beban usaha perseroan akibat menurunnya beban operasional penerbangan.

Penyusutan tersebut mencapai USD 526,34 juta atau sekitar 25%, sedangkan total biaya operasional penerbangan sekitar USD 300 juta. Biaya beban lain yang mesti ditanggung adalah beban pemeliharaan dan perbaikan senilai USD 108,82 juta, beban umum dan administrasi USD 35,2 juta, dan beban bandara USD 32,16 juta.

Semua beban yang disebutkan di atas menyusut jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Satu-satunya beban yang meningkat adalah beban promosi dan penjualan tiket menjadi USD 24,32 juta. 

Dengan profil fluktuasi keuangan di atas, total aset Garuda Indonesia pada kuartal I-2022 turun menjadi USD 7,05 miliar sementara liabilitas naik menjadi USD 13,38 miliar. 

Sebelumnya pada pertengahan 2022 Daftar Piutang Tetap (DPT) per 14 Juni 2022 memerinci perusahaan pelat merah Garuda Indonesia memiliki utang terhadap 501 kreditur. Emiten berkode saham GIAA ini mengakumulasi utang Rp142,42 triliun dengan rincian tagihan terdiri dari daftar piutang tetap kepada 123 lessor sebesar Rp104,37 triliun.

Kemudian utang juga ditanggung Garuda Indonesia kepada 23 kreditur non-preferen sebesar Rp3,95 triliun, dan 300 kreditur non-lessor sebesar Rp34,09 triliun. 

Manajemen Garuda Indonesia memiliki beberapa skenario dalam penyelesaian utang yang mencapai lebih dari Rp142 triliun tersebut. Opsi-opsi ini nantinya akan disesuaikan dnegan karakteristik masing-masing kreditur.

Beberapa opsi yang ditawarkan adalah penyelesaian kewajiban usaha melalui arus kas operasional dan konversi nilai utang menjadi ekuitas. Di samping itu Garuda Indonesia akan menawarkan pengubahan ketentuan pembatyaran utang dalam jangka panjang serta penawaran instrumen restrukturisasi dalam bentuk surat utang atau ekuitas. 

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Garuda Indonesia Kembalikan Dua Pesawat Bombardier CRJ-1000

Garuda Indonesia Kembalikan Dua Pesawat Bombardier CRJ-1000

Bisnis | Selasa, 02 Agustus 2022 | 18:05 WIB

Rugi Usaha Garuda Indonesia Mulai Berkurang

Rugi Usaha Garuda Indonesia Mulai Berkurang

Tantrum | Senin, 01 Agustus 2022 | 12:34 WIB

Penerbangan Kloter Haji Delay Lagi, Garuda Harus Tanggung Akomodasi Jemaah

Penerbangan Kloter Haji Delay Lagi, Garuda Harus Tanggung Akomodasi Jemaah

News | Kamis, 28 Juli 2022 | 18:37 WIB

Kepulangan Jemaah Haji Tertunda, Garuda Indonesia Diminta Tanggung Jawab

Kepulangan Jemaah Haji Tertunda, Garuda Indonesia Diminta Tanggung Jawab

Sulsel | Kamis, 28 Juli 2022 | 16:24 WIB

Horor Penampakan Kuburan Pesawat Terbang di Bogor, Diangkut dari Bandara Pakai Ini

Horor Penampakan Kuburan Pesawat Terbang di Bogor, Diangkut dari Bandara Pakai Ini

Purwokerto | Kamis, 28 Juli 2022 | 08:18 WIB

Jokowi Telah Sampai di China, Selasa Ini Bertemu Xi Jinping

Jokowi Telah Sampai di China, Selasa Ini Bertemu Xi Jinping

Tantrum | Selasa, 26 Juli 2022 | 08:43 WIB

Terkini

Derita Pekerja Setelah Harga Pertamax Naik: Sekarang Uang Rp50.000 Tak Cukup

Derita Pekerja Setelah Harga Pertamax Naik: Sekarang Uang Rp50.000 Tak Cukup

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 13:07 WIB

Tak Hanya Armada, SDM Jadi Kekuatan Utama Distribusi Energi Nasional

Tak Hanya Armada, SDM Jadi Kekuatan Utama Distribusi Energi Nasional

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 12:39 WIB

Investor Mulai Ambil Cuan, IHSG Ambruk Lagi 1,91% di Sesi I

Investor Mulai Ambil Cuan, IHSG Ambruk Lagi 1,91% di Sesi I

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 12:33 WIB

Saham BCA Lagi Murah-murahnya, Dasco: Sepanjang Melalui Mekanisme Pasar Beli Saja

Saham BCA Lagi Murah-murahnya, Dasco: Sepanjang Melalui Mekanisme Pasar Beli Saja

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:58 WIB

Profil Emiten Cetak Spanduk yang Dibeli Raffi Ahmad Ratusan Miliar

Profil Emiten Cetak Spanduk yang Dibeli Raffi Ahmad Ratusan Miliar

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:31 WIB

Mengapa Pertamina Naikkan Harga Pertamax Saat Gajian Telah Habis?

Mengapa Pertamina Naikkan Harga Pertamax Saat Gajian Telah Habis?

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:29 WIB

Harga Pertamax Harusnya Tembus Rp 30.000/Liter

Harga Pertamax Harusnya Tembus Rp 30.000/Liter

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:18 WIB

Bea Cukai Sita 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Penerimaan Negara Rp8,66 Miliar

Bea Cukai Sita 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Penerimaan Negara Rp8,66 Miliar

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:06 WIB

Dasco: Rupiah Menguat Pekan Depan, Publik Segera Jual Dolar AS Kalau Tak Mau Rugi

Dasco: Rupiah Menguat Pekan Depan, Publik Segera Jual Dolar AS Kalau Tak Mau Rugi

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 10:54 WIB

Setelah BBM Naik, Harga Cabai dan Telur Turun Tajam, Beras Justru Bikin Khawatir

Setelah BBM Naik, Harga Cabai dan Telur Turun Tajam, Beras Justru Bikin Khawatir

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 10:42 WIB