Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.610.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.820,790
LQ45 573,007
Srikehati 285,023
JII 338,419
USD/IDR 17.957

Ketegangan China-AS Meningkat, Harga Emas Langsung Melesat

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 03 Agustus 2022 | 08:01 WIB
Ketegangan China-AS Meningkat, Harga Emas Langsung Melesat
Ilustrasi perang dagang AS dan China. (Shutterstock)

Suara.com - Harga emas dunia mencapai level tertinggi dalam sekitar satu bulan pada perdagangan Selasa, karena ketegangan China-AS dan ketakutan akan kemungkinan resesi di Amerika Serikat.

Mengutip CNBC, Rabu (3/8/2022) harga emas di pasar spot sedikit berubah menjadi USD1.771,59 per ounce pada pukul 24.59 WIB, sementara emas berjangka Amerika ditutup 0,1 persen lebih tinggi menjadi USD1.789,70.

David Meger, Direktur High Ridge Futures mengatakan ekspektasi kenaikan suku bunga yang tak terlalu agresif dan perlambatan yang jelas dalam ekonomi AS secara signifikan mendukung emas.

Selain itu, kunjungan Nancy Pelosi ke Taiwan, meningkatkan ketegangan antara Amerika Serikat dan China.

"Ini merupakan faktor pendukung tambahan bagi emas," papar Meger.

Ketua DPR Amerika, Nancy Pelosi, tiba di Taiwan yang diklaim China, dengan pesawat militer AS, Selasa, kunjungan pertama dalam 25 tahun dan salah satu yang berisiko mendorong hubungan antara Washington dan Beijing ke titik terendah baru.

Emas dianggap sebagai penyimpan nilai yang aman selama ketidakpastian ekonomi serta geopolitik, dan biasanya bekerja dengan baik ketika suku bunga rendah atau mendekati nol.

Kendati data ekonomi baru-baru ini meningkatkan spekulasi bahwa suku bunga AS dapat mencapai puncaknya awal tahun depan, Presiden Fed San Francisco, Mary Daly, mengatakan tugas bank sentral untuk menurunkan inflasi hampir selesai.

Daly menambahkan bahwa pejabat Fed "masih tegas dan sepenuhnya bersatu" dalam tugas mencapai stabilitas harga.

baca juga

Bulan lalu, Fed menaikkan suku bunga acuannya sebesar tiga perempat poin persentase untuk pertemuan kedua berturut-turut.

"Ujian besar berikutnya (untuk harga emas) ke sisi atas jatuh di sekitar USD1.800, meski bisa melihat beberapa resistance di sekitar USD1.780," ucap Craig Erlam, analis OANDA.

Sementara itu harga perak di pasar spot merosot 1,3 persen menjadi USD20,07 per ounce. Platinum turun 0,1 persen menjadi USD905,97, sementara paladium anjlok 5,8 persen menjadi USD2.064,68. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Hari Ini Kembali Meroket, Antam Dijual Rp984.000

Harga Emas Hari Ini Kembali Meroket, Antam Dijual Rp984.000

Batam | Selasa, 02 Agustus 2022 | 10:27 WIB

Naik Rp 4.000, Simak Deretan Harga Emas Antam Hari Ini

Naik Rp 4.000, Simak Deretan Harga Emas Antam Hari Ini

Bisnis | Selasa, 02 Agustus 2022 | 08:45 WIB

Harga Emas Dunia Sentuh Level Tertingginya Dalam 1 Bulan Terakhir

Harga Emas Dunia Sentuh Level Tertingginya Dalam 1 Bulan Terakhir

Bisnis | Selasa, 02 Agustus 2022 | 08:18 WIB

Terkini

Rupiah Terpuruk! Kembali Dekati Level 18.000 per Dolar AS.

Rupiah Terpuruk! Kembali Dekati Level 18.000 per Dolar AS.

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:44 WIB

Lahan Meikarta Dibebaskan dari Pajak, Purbaya: Yang Melawan, Saya Pecat

Lahan Meikarta Dibebaskan dari Pajak, Purbaya: Yang Melawan, Saya Pecat

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:04 WIB

Siap-siap! Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce 1 Juli 2026

Siap-siap! Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce 1 Juli 2026

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 14:40 WIB

CORE Sebut Penurunan Harga LNG Tekan Risiko PHK, Namun Bukan Solusi Tunggal

CORE Sebut Penurunan Harga LNG Tekan Risiko PHK, Namun Bukan Solusi Tunggal

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 14:31 WIB

Harga Emas Anjlok Parah, Rekor Terburuk Sejak 2008

Harga Emas Anjlok Parah, Rekor Terburuk Sejak 2008

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 14:17 WIB

Purbaya Akui Belum Terima Usulan Kemenhub soal Anggaran Flyover Kereta Api Rp 4 Triliun

Purbaya Akui Belum Terima Usulan Kemenhub soal Anggaran Flyover Kereta Api Rp 4 Triliun

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 14:15 WIB

Tren Remitansi Digital Kian Dilirik, Ini Deret Keunggulannya

Tren Remitansi Digital Kian Dilirik, Ini Deret Keunggulannya

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:54 WIB

Polemik Revisi UU Hak Cipta: Nasib Musisi, UMKM Hingga Jurnalis Dipertaruhkan

Polemik Revisi UU Hak Cipta: Nasib Musisi, UMKM Hingga Jurnalis Dipertaruhkan

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:47 WIB

Ekonomi Sirkular Dinilai Bisa Ciptakan Peluang Usaha Baru, Industri Didorong Perbanyak Daur Ulang

Ekonomi Sirkular Dinilai Bisa Ciptakan Peluang Usaha Baru, Industri Didorong Perbanyak Daur Ulang

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:40 WIB

IHSG Jadi Bursa Kinerja Terburuk Global, Aksi Jual Saham Perbankan Tekan Perdagangan

IHSG Jadi Bursa Kinerja Terburuk Global, Aksi Jual Saham Perbankan Tekan Perdagangan

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:29 WIB

×