Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.107

Ketika Sri Mulyani Andalkan Sektor SDA untuk Pemulihan Ekonomi

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 03 Agustus 2022 | 14:23 WIB
Ketika Sri Mulyani Andalkan Sektor SDA untuk Pemulihan Ekonomi
Menkeu Sri Mulyani (Antara)

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengakui bahwa peranan sektor Sumber Daya Alam (SDM) menjadi begitu penting dalam proses pemulihan ekonomi usai dihantam pandemi Covid-19.

Apalagi kata dia ketika harga sejumlah komoditas global meningkat, peranan sumbangan dan kontribusi sektor SDM menjadi begitu amat terasa bagi penerimaan negara.

"Dalam situasi harga komoditas yang melonjak seperti saat ini sumbangan dan kontribusi SDA terhadap penerimaan negara sangat penting dan diandalkan," kata Sri Mulyani dalam acara webinar bertajuk 'Digitalisasi sebagai Sarana Pencegahan Korupsi' di Jakarta, Rabu (3/8/2022).

Sri Mulyani menuturkan penerimaan negara yang disokong oleh kenaikan harga komoditas, terutama minyak dan gas bumi, ini akan mendukung pemerintah untuk mengatasi dampak pandemi.

Ani sapaan akrabnya menuturkan penerimaan negara, terutama dari sektor Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) meningkat drastis karena mahalnya harga komoditas global.

"Pada 2021, PNBP yang berasal dari SDA mencapai Rp149,5 triliun atau tumbuh 53 persen dari 2020," kata Sri Mulyani dalam webinar bertajuk 'Digitalisasi Sebagai Sarana Pencegahan Korupsi' pada Rabu (3/8/2022).

Bahkan dirinya yakin penerimaan PNBP yang berasal dari sumber daya alam hingga akhir tahun 2022 diproyeksi akan melalui target dalam Perpres 98/2022, yang sebesar Rp 481,6 triliun. Hal ini karena meningkatnya harga komoditas seperti batu bara, kelapa sawit, dan gas bumi.

"Berdasarkan capaian tersebut, kami proyeksikan PNBP SDA pada 2022 akan melampaui realisasi tahun lalu dan melampaui target yang ditetapkan APBN maupun revisi yang ditingkatkan," optimisnya.

Asal tahu saja pada Semester I-2022 penerimaan PNBP SDA migas tumbuh 86,8 persen secara tahunan (year on year/yoy), setara Rp74,6 triliun. Capaian tersebut telah memenuhi 53,6 persen dari target dalam Perpres 98/2022.

Secara rinci, capaian Rp74,6 triliun tersebut berasal dari minyak bumi sebesar Rp66,1 triliun dan gas bumi Rp8,4 triliun. Sementara PNBP SDA non migas tercatat tumbuh 101,8 persen (yoy) atau Rp40 triliun dan sudah memenuhi 45,8 persen dari target APBN.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ibarat Sisi Dua Mata Pisau, Sri Mulyani Beberkan Dampak Tingginya Harga Komoditas

Ibarat Sisi Dua Mata Pisau, Sri Mulyani Beberkan Dampak Tingginya Harga Komoditas

Bisnis | Rabu, 03 Agustus 2022 | 13:50 WIB

Indonesia Gencar Transformasi Digital, Sri Mulyani: Infrastruktur Digital Adalah Keharusan

Indonesia Gencar Transformasi Digital, Sri Mulyani: Infrastruktur Digital Adalah Keharusan

Bisnis | Rabu, 03 Agustus 2022 | 13:36 WIB

Anggaran Kominfo Tahun Ini Jadi Rp27 Triliun, Naik 5 Kali Lipat Dibanding 2019

Anggaran Kominfo Tahun Ini Jadi Rp27 Triliun, Naik 5 Kali Lipat Dibanding 2019

Bisnis | Rabu, 03 Agustus 2022 | 12:59 WIB

Terkini

Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi

Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 21:33 WIB

Mulai dari Tuban, Pertamina Gulirkan Pasar Murah Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Pokok

Mulai dari Tuban, Pertamina Gulirkan Pasar Murah Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Pokok

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 21:30 WIB

Energi Terbarukan Kian Digenjot, Teknologi Baterai Jadi Kunci Atasi Fluktuasi Listrik

Energi Terbarukan Kian Digenjot, Teknologi Baterai Jadi Kunci Atasi Fluktuasi Listrik

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 21:30 WIB

ASDP Tunda Alihkan Rute Kapal Ferry Bajoe-Kolaka, Ini Penyebabnya

ASDP Tunda Alihkan Rute Kapal Ferry Bajoe-Kolaka, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 18:59 WIB

Pertamina Raih Efisiensi Setelah Ubah Sistem Distribusi FAME Lewat Pipa

Pertamina Raih Efisiensi Setelah Ubah Sistem Distribusi FAME Lewat Pipa

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 18:54 WIB

Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya

Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 18:46 WIB

OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance

OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 16:40 WIB

Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni

Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 16:27 WIB

Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK

Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:53 WIB

IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis

IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:41 WIB