Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG 7.129,490
LQ45 690,764
Srikehati 337,455
JII 482,445
USD/IDR 17.273

Ganjar Rancang Strategi Mobilitas Perkotaan Terbaik di Kawasan Kedungsepur

Iwan Supriyatna | Suara.com

Jum'at, 05 Agustus 2022 | 09:05 WIB
Ganjar Rancang Strategi Mobilitas Perkotaan Terbaik di Kawasan Kedungsepur
Ganjar Pranowo merancang strategi perkotaan di kawasan Kendal, Demak, Ungaran, Salatiga, Semarang, dan Purwodadi (Kedungsepur).

Suara.com - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo bersama Direktorat Transportasi Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) dan Kemitraan Indonesia Australia untuk Infrastruktur (KIAT) sedang merancang strategi perkotaan di kawasan Kendal, Demak, Ungaran, Salatiga, Semarang, dan Purwodadi (Kedungsepur).

Ganjar menjelaskan, ada beberapa hal yang mesti dipersiapkan dalam strategi ini. Khususnya dalam penyediaan dan pelayanan angkutan umum di wilayah metropolitan tersebut.

"Dari sisi harga terjangkau, dari sisi connectivitynya, kalau lah dia harus sampai ke rumah, ke destinasinya, itu ada fasilitas berikutnya," kata Ganjar di Puri Gedeh, Kota Semarang, Jateng.

Menurut Ganjar, layanan dan fasilitas transportasi publik harus tersedia di destinasi tujuan masyarakat. Sehingga, mobilitas mayarakat di kawasan perkotaan ini bisa berjalan lancar.

Di sisi lain, kata Ganjar, pemerintah juga harus memberika pelayanan prioritas terhadap beberapa kelompok masyarakat seperti pelajar, veteran, dan buruh. Ganjar mengatakan, pihaknya ingin memastikan masyarakat mendapat pelayanan transportasi terbaik dengan harga terjangkau.

"Tapi saya porpose dengan KIAT, dengan Bappenas, kita naik kelas sedikit. Menghitung berapa jumlah penduduk beberapa tahun ke depan, menghitung pertumbuhan ekonomi di beberapa titik contoh Semarang, Kendal, umpama. Saya tarik sedikit Semarang, Kendal, Batang, ini kita persiapkan," tuturnya.

"Nanti kalau kemudian Kawasan Industri Kendal dan Batang sudah hidup, berapa mobilitas orang di sana. Siapa yang menyiapkan transportasinya. Kan transportasinya berbasis energi apa," sambung Ganjar.

Sementara itu, Kasubdit Transportasi Darat dan Jalan BAPPENAS Dail Umamil Asri menjelaskan, penerapan konsep urban mobility di Kota Metropolitan Semarang sudah masuk tahap akhir. Sementara, konsep tersebut juga akan diterapkan di kawasan Kedungsepur lainnya.

Dail berharap, konsep urban mobility terkait transportasi publik bisa segera bisa diterapkan. Sehingga, strategi mobilitas masyarakat ini bisa menjadi contoh bagi pemerintah daerah yang ada di wilayah Jateng.

"Jadi pada kesempatan ini kami menyampaikan kepada Gubernur bahwa studi urban mobility ini diharapkan tidak akan lama lagi selesai dan ke depan diharapkan jadi produk Jawa Tengah," tuturnya.

"Menjadi kerangka regulasi dan menjadi acuan bagi semua daerah di kota metropolitan Semarang dalam pengembangan angkutan umum perkotaannya," pungkas Dail.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei CPCS Elektabilitas Prabowo Tertinggi di Atas Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan, Survei Tempat Lain Gak Tahu

Survei CPCS Elektabilitas Prabowo Tertinggi di Atas Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan, Survei Tempat Lain Gak Tahu

| Jum'at, 05 Agustus 2022 | 08:38 WIB

Elektabilitas Prabowo Tertinggi, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo Beda Tipis

Elektabilitas Prabowo Tertinggi, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo Beda Tipis

| Jum'at, 05 Agustus 2022 | 08:18 WIB

Elektabilitas Duet Prabowo dan Puan Maharani Tertinggi, Bagaimana dengan Ganjar Pranowo?

Elektabilitas Duet Prabowo dan Puan Maharani Tertinggi, Bagaimana dengan Ganjar Pranowo?

| Jum'at, 05 Agustus 2022 | 06:01 WIB

Terkini

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:31 WIB

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:23 WIB

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:43 WIB

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:31 WIB

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:18 WIB

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:17 WIB

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:15 WIB

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:14 WIB

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:13 WIB

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:06 WIB