Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Ekonomi Alami Ketidakpastian, Emiten-emiten Mulai Atur Strategi Pertahankan Kinerja

Erick Tanjung | Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 12 Agustus 2022 | 20:29 WIB
Ekonomi Alami Ketidakpastian, Emiten-emiten Mulai Atur Strategi Pertahankan Kinerja
Ilustrasi Kondisi Ekonomi Nasional (shutterstock)

Suara.com - Kondisi ekonomi dirasa masih akan menghadapi ketidakpastian hingga dua tahun ke depan. Hal ini imbas dari situasi geopolitik dunia.

Wakil Direktur INDEF, Eko Listiyanto mengatakan salah satu yang perlu diwaspadai adalah arus ekspor dari negara-negara Eropa karena perang Rusia dan Ukraina yang belum tentu selesai tahun depan.

"Tapi ini memang challenging situasinya apalagi tahun depan juga situasi politik makin panas sehingga dinamika ekonomi pasti akan terasa juga," kata Eko dalam diskusi Emiten Talk, di Jakarta, Jumat (12/8/2022).

Menjawab tantangan untuk keluar dari situasi yang belum menentu tahun depan, Eko tetap optimis Indonesia akan mampu keluar dari situasi sulit kendati ada potensi ancaman inflasi tinggi.

Salah satunya, dia setuju dengan kebijakan pemerintah yang menahan laju inflasi dengan mempertahankan subsidi sektor energi dan pangan.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Bluebird Tbk, Sigit Priawan Djoko Soetono menyebut perusahaan telah memiliki strategi untuk hadapi situasi tak menentu. Perseroan kata dia, menciptakan ide-ide baru melihat peluang yang tercipta.

"Misal bisnis B to B menjadi peluang baru karena ternyata banyak perusahaan yang tidak bersedia melihat, aset kendaraan dan memilih sewa," ucap dia.

Selain itu, Blue Bird juga akan memperbanyak kendaraan listrik, untuk mengurangi beban penggunaan BBM, sekaligus mendukung ekonomi hijau.

Sementara, CFO PT Cisarua Mountain Dairy Tbk, Bharat Joshi menyatakan, perseroan terus menjalin hubungan dengan para supplier, meski ancaman gangguan pasokan tetap ada.

Dia memastikan, perseroan tidak akan menaikan harga produk kendati, sejak perang Rusia dan Ukraina, mulai terasa adanya kenaikan harga-harga bahan baku.

"Kami para direksi berpikir jangka panjang. Kalau menaikkan harga produk ini kan solusi jangka pendek," pungkas Bharat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Digempur Krisis Ekonomi, Industri Properti Indonesia Masih Mampu Bertahan

Digempur Krisis Ekonomi, Industri Properti Indonesia Masih Mampu Bertahan

Bisnis | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 20:20 WIB

Sektor Ketenagakerjaan Mulai Tunjukkan Pemulihan Paska Pandemi

Sektor Ketenagakerjaan Mulai Tunjukkan Pemulihan Paska Pandemi

| Selasa, 26 Juli 2022 | 18:01 WIB

Tingkat Kepuasan Rakyat ke Jokowi Merosot, Terendah dalam 6 Tahun Terakhir

Tingkat Kepuasan Rakyat ke Jokowi Merosot, Terendah dalam 6 Tahun Terakhir

News | Minggu, 15 Mei 2022 | 14:59 WIB

Terkini

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 10:49 WIB