Bulog Berencana Bangun Pabrik Sagu Sebagai Pengganti Gandum

M Nurhadi

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 19:29 WIB
Bulog Berencana Bangun Pabrik Sagu Sebagai Pengganti Gandum
Dokumen foto sagu dalam proses pengolahan. (pusat-pkkp.bkp.deptan.go.id/Antara)

Suara.com - Perum Bulog berencana membangun pabrik sagu dalam rangka sebagai pengganti gandum yang terpengaruh ketidakpastian harga komoditas pangan global.

"Harapannya Bulog ke depannya juga memiliki rencana untuk membangun pabrik sagu," ujar Kepala Divisi Pengadaan Komoditi Perum Bulog Budi Cahyanto dalam seminar daring Forum Merdeka Barat 9, Jumat (19/8/2022).

Ia berharap, dengan keberadaan pabrik tersebut nantinya kebutuhan sagu akan naik, dan Bulog menawarkan sagu sebagai komoditas pengganti gandum.

Selain itu, gandum selama ini ada yang digunakan untuk kebutuhan pakan hewan ternak, karena kebutuhan pakan ternak ada komposisinya yakni jagung atau gandum sebagai penggantinya.

Gandum dikenal sebagai pengganti jagung terkait kebutuhan pakan hewan ternak. Hal ini dikarenakan mungkin kondisi jagung di pasar Indonesia harganya naik sehingga kebutuhan pakan ternak mengambil dari gandum.

Namun, kini Indonesia sudah swasembada jagung dan produksi jagung dalam negeri demi memenuhi kebutuhan ternak diharapkan bisa terpenuhi tanpa impor. Hal ini juga bisa menjaga harga jagung di tingkat petani.

Sehingga, gandum yang akan diimpor hanya untuk food grade atau kebutuhan makanan seperti pembuatan roti yang memang dikonsumsi oleh masyarakat luas.

"Secara umum dengan isu harga gandum yang naik, kemudian gandum juga bukan bahan makanan konsumsi utama di Indonesia sehingga Indonesia masih dapat bertahan," kata Budi, dikutip dari Antara.

Dalam kesempatan sama, Ketua Dewan Pakar DPP Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Agus Pakpahan mengatakan dengan masuk pada dimensi fungsionalitas maka sumber karbohidrat bukan hanya dari beras, melainkan juga dari sagu, sukun dan sebagainya.

baca juga

"Kalau kita sambungkan sumber karbohidrat ada di sagu, ubi jalar, dan tanaman-tanaman sumber karbohidrat lainnya kemudian dijadikan semuanya tepung dengan program kebijakan tepungnisasi maka Indonesia bisa mendapatkan tepung nusantara yang merupakan sumber karbohidrat," pungkas Agus.

Hal ini tentunya bisa lebih dari swasembada pangan dan menghidupkan wilayah-wilayah di Indonesia, misalnya wilayah produsen sagu di Riau, Maluku, dan Papua sebagai pemasok utama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Menempati Urutan ke14 Sebagai Eksportir Produk Perhiasan Di Dunia.

Indonesia Menempati Urutan ke14 Sebagai Eksportir Produk Perhiasan Di Dunia.

Tantrum | Jum'at, 19 Agustus 2022 | 16:16 WIB

Momentum Bangkit dari Pandemi, Jawa Barat Rayakan HUT ke-77

Momentum Bangkit dari Pandemi, Jawa Barat Rayakan HUT ke-77

Tantrum | Jum'at, 19 Agustus 2022 | 15:42 WIB

Lebih dari 2 Ton Tuna Papua Diekspor ke Jepang, Sektor Lain Segera Menyusul

Lebih dari 2 Ton Tuna Papua Diekspor ke Jepang, Sektor Lain Segera Menyusul

Bisnis | Jum'at, 19 Agustus 2022 | 09:25 WIB

Gelar Ekspor Komoditas Daerah, Bea Cukai Dukung Ekspor Bangkit Lebih Kuat Pasca Pandemi

Gelar Ekspor Komoditas Daerah, Bea Cukai Dukung Ekspor Bangkit Lebih Kuat Pasca Pandemi

News | Kamis, 18 Agustus 2022 | 17:35 WIB

Menilik Berbagai Manfaat Sorgum, Pengganti Gandum Idaman Presiden Jokowi

Menilik Berbagai Manfaat Sorgum, Pengganti Gandum Idaman Presiden Jokowi

News | Kamis, 18 Agustus 2022 | 16:38 WIB

Mengenal Apa Itu Sorgum, Bahan Pangan yang Disebut Alternatif Pengganti Beras dan Gandum

Mengenal Apa Itu Sorgum, Bahan Pangan yang Disebut Alternatif Pengganti Beras dan Gandum

News | Kamis, 18 Agustus 2022 | 10:37 WIB

Terkini

Sorenya Dicopot, Eks Menkeu Purbaya Malamnya Bikin Gempar: Sudah Siap Belum?

Sorenya Dicopot, Eks Menkeu Purbaya Malamnya Bikin Gempar: Sudah Siap Belum?

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:08 WIB

Pengen Potongan Belanja Rp50 Ribu Tanpa Ribet? Pakai Kartu BRI Aja

Pengen Potongan Belanja Rp50 Ribu Tanpa Ribet? Pakai Kartu BRI Aja

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 10:04 WIB

Sinergi Industri dan Regulator Makin Kuat Bersama Bursa Kripto CFX

Sinergi Industri dan Regulator Makin Kuat Bersama Bursa Kripto CFX

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 10:04 WIB

Generasi Muda Harus Melek Tradisi: Bagaimana Topeng Blantek Tetap Eksis?

Generasi Muda Harus Melek Tradisi: Bagaimana Topeng Blantek Tetap Eksis?

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 10:01 WIB

Kontroversi Uan Juicy Luicy: Mengapa Humor Misoginis Tak Boleh Dimaklumi

Kontroversi Uan Juicy Luicy: Mengapa Humor Misoginis Tak Boleh Dimaklumi

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 10:00 WIB

Jalur Baru Kelok 23 Bantul Mulai Diuji Coba

Jalur Baru Kelok 23 Bantul Mulai Diuji Coba

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 10:00 WIB

Volume Transaksi Naik, Bursa Kripto CFX Perkuat Pasar Aset Digital Indonesia

Volume Transaksi Naik, Bursa Kripto CFX Perkuat Pasar Aset Digital Indonesia

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:59 WIB

Menakar Pencopotan Purbaya: Sarat Kalkulasi Politik 2029 dan Beban Fiskal

Menakar Pencopotan Purbaya: Sarat Kalkulasi Politik 2029 dan Beban Fiskal

News | Selasa, 15 September 2026 | 09:58 WIB

Segera Antre, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.592.000/Gram

Segera Antre, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.592.000/Gram

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:56 WIB

Rupiah Menguat Tipis Imbas Menkeu Baru Suahasil Nazara Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa

Rupiah Menguat Tipis Imbas Menkeu Baru Suahasil Nazara Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:52 WIB

×