Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.971,953
LQ45 674,558
Srikehati 329,471
JII 461,839
USD/IDR 17.363

Perjalanan Harga Pertalite dari Tahun 2015 Sampai Sekarang

M Nurhadi | Suara.com

Jum'at, 02 September 2022 | 15:14 WIB
Perjalanan Harga Pertalite dari Tahun 2015 Sampai Sekarang
Pertalite RON 90 di SPBU Coco, Abdul Muis, Jakarta, Selasa (22/7).

Suara.com - Dinamika harga pertalite sejak pertama kali diluncurkan pada 2015 menarik untuk disimak. Sejarah naik turun harga pengganti premium ini juga mengikuti fluktuasi harga BBM sejak tujuh tahun lalu.

Pertalite kini berstatus sebagai BBM bersubsidi pengganti premium yang resmi dihapus pada 2020 silam. Nilai oktan pertalite adalah 90, dua poin lebih tinggi daripada premium yang memiliki nilai oktan 88. Kini pertalite dibanderol dengan harga Rp7.650 per liter. 

Melansir sejumlah sumber, pertalite mulai diluncurkan ke sejumlah SPBU di wilayah Jakarta, Bandung, dan Surabaya secara terbatas dengan harga Rp8.400 per liter.

Saat itu, harganya hanya berselisih Rp900 lebih murah dibandingkan dengan Pertamax dengan nilai oktan RON 92 yang dijual Rp9.300. Namun, pertamax belum dilabeli sebagai BBM bersubsidi. Saat itu status BBM bersubsidi ada pada premium dengan harga Rp7.400. 

Saat itu, BBM dengan nilai oktan yang lebih tinggi bisa menjadi alternatif masyarakat. Pasalnya, semakin tinggi nilai oktan disebut-sebut bisa membuat komponen kendaraan berumur panjang.

Performa mesin akan lebih terjaga dan jarak tempuh jadi lebih jauh karena pembakaran mesin motor yang lebih sempurna. Selain itu, BBM beroktan tinggi juga membuat performa mesin lebih enteng karena tidak adanya kerak-kerak sisa pembakaran.

Pada September 2015 atau beberapa bulan pasca-dirilis harga pertalite turun Rp100 menjadi Rp8.300 per liter. Kemudian per Januari 2016 harga pertalite turun menjadi Rp7.900 per liter bersamaan dengan penurunan harga BBM jenis lainnya.

Tren penurunan harga BBM terus berlanjut bersamaan dengan menurunnya harga minyak dunia. Per Maret 2016, pertalite dipatok Rp7.500 per liter. 

Kemudian harga pertalite mulai Januari 2017 mencapai Rp7.750 per liter. Pada April 2017 harganya kembali naik menjadi maksimal Rp7.900 per liter. Kenaikan terakhir terjadi pada Maret 2018 menjadi maksimal Rp8.150 per liter. Sejak 2019 Pertalite dibanderol Rp7.650 – Rp8.000 dan relatif stabil meskipun BBM lain mengalami kenaikan. 

Saat ini setelah isu kenaikan pertalite per September 2022 muncul, nyatanya harga pertalite tidak beranjak dari Rp7.650 per liter. Harga BBM non-subsidi juga relatif stabil. Saat ini harga Pertamax Turbo di pulau Jawa adalah Rp15.900. kemudian Dextaline Rp17.100, dan Pertamina Dex Rp17.400. 

Kendati demikian, pemerintah telah menerapkan aturan khusus bagi pembeli BBM bersubsidi yakni menginstal aplikasi MyPertamina. Peraturan ini diterapkan di beberapa daerah di Indonesia seperti Kota Yogyakarta, Kota Banda Aceh, dan Kota Denpasar. 

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenaikan Harga BBM dari Tahun 1990, Jaman Presiden Habibie Paling Bikin Rakyat Girang?

Kenaikan Harga BBM dari Tahun 1990, Jaman Presiden Habibie Paling Bikin Rakyat Girang?

Otomotif | Jum'at, 02 September 2022 | 15:05 WIB

Syarat dan Cara Daftar MyPertamina Agar Bisa Dapat BBM Bersubsidi

Syarat dan Cara Daftar MyPertamina Agar Bisa Dapat BBM Bersubsidi

| Jum'at, 02 September 2022 | 13:52 WIB

Cara Daftar Subsidi Tepat MyPertamina, Ini Syarat dan Dokumen yang Disiapkan

Cara Daftar Subsidi Tepat MyPertamina, Ini Syarat dan Dokumen yang Disiapkan

News | Jum'at, 02 September 2022 | 12:03 WIB

Masyarakat Resah, Presiden Jokowi Menjawab Rencana Kenaikan Harga BBM Bersubsidi

Masyarakat Resah, Presiden Jokowi Menjawab Rencana Kenaikan Harga BBM Bersubsidi

| Jum'at, 02 September 2022 | 10:41 WIB

Antisipasi BBM Subsidi Naik Mendadak, Warga Batujajar Bandung Barat Rela Antri di SPBU Berjam-jam

Antisipasi BBM Subsidi Naik Mendadak, Warga Batujajar Bandung Barat Rela Antri di SPBU Berjam-jam

| Jum'at, 02 September 2022 | 09:36 WIB

Kuota Pertalite dan Solar Subsidi Sudah Sekarat? Pemerintah Harus Segera Terapkan Pembatasan Pembelian BBM

Kuota Pertalite dan Solar Subsidi Sudah Sekarat? Pemerintah Harus Segera Terapkan Pembatasan Pembelian BBM

| Jum'at, 02 September 2022 | 08:47 WIB

Terkini

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah RI Berdiri, BI Tunjuk Biang Keroknya

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah RI Berdiri, BI Tunjuk Biang Keroknya

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:54 WIB

Apa Saja Dampak Pelemahan Rupiah?

Apa Saja Dampak Pelemahan Rupiah?

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:48 WIB

Saling Intip Pengaruh Ekonomi ASEAN, MITEC Malaysia dan NICE Indonesia Bangun Poros MICE Regional

Saling Intip Pengaruh Ekonomi ASEAN, MITEC Malaysia dan NICE Indonesia Bangun Poros MICE Regional

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:41 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Q1 2026 Capai 5,61 Persen, Purbaya Akui Sempat Tak Bisa Tidur

Pertumbuhan Ekonomi RI Q1 2026 Capai 5,61 Persen, Purbaya Akui Sempat Tak Bisa Tidur

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:32 WIB

Konsumsi Pemerintah di Triwulan I 2026 Tumbuh 21,81 Persen, Kontribusi ke PDB Terbatas

Konsumsi Pemerintah di Triwulan I 2026 Tumbuh 21,81 Persen, Kontribusi ke PDB Terbatas

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:31 WIB

BPS Catatkan Pulau Jawa Sumbang 57,24 Persen PDB Indonesia Triwulan I 2026

BPS Catatkan Pulau Jawa Sumbang 57,24 Persen PDB Indonesia Triwulan I 2026

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:47 WIB

Dasco Akan Perjuangkan Buruh, Petani, Nelayan, Dapat Bagian 3 Juta Rumah Layak

Dasco Akan Perjuangkan Buruh, Petani, Nelayan, Dapat Bagian 3 Juta Rumah Layak

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:45 WIB

Baru Satu Sesi IHSG, Saham BBRI Sudah Diborong Investor Hingga Rp259 Miliar

Baru Satu Sesi IHSG, Saham BBRI Sudah Diborong Investor Hingga Rp259 Miliar

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:32 WIB

Apa Bedanya BLT Kesra dan BLT Dana Desa? Ini Perbandingan Sumber Dana, Besaran, dan Penerimanya

Apa Bedanya BLT Kesra dan BLT Dana Desa? Ini Perbandingan Sumber Dana, Besaran, dan Penerimanya

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:26 WIB

Faktor Pendorong Saham BBRI Meroket Hari Ini, 3 Analis Berikan Target Harga

Faktor Pendorong Saham BBRI Meroket Hari Ini, 3 Analis Berikan Target Harga

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:24 WIB