Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.482,878
LQ45 745,920
Srikehati 348,189
JII 516,980
USD/IDR 17.107

Ratusan Nelayan NU Geruduk Jakarta, Bagikan 1 Ton Ikan Gratis

Iwan Supriyatna | Suara.com

Senin, 05 September 2022 | 10:36 WIB
Ratusan Nelayan NU Geruduk Jakarta, Bagikan 1 Ton Ikan Gratis
Ratusan nelayan yang tergabung dalam Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU) ngalap berkah dengan bagi-bagi ikan di kawasan Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan.

Suara.com - Ratusan nelayan yang tergabung dalam Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU) ngalap berkah dengan bagi-bagi ikan di kawasan Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan. Mereka mendatangi rumah-rumah warga dan memberikan ikan laut berbagai ukuran. Mulai dari yang kecil, sedang hingga ukuran jumbo.

Total ada 1 ton ikan yang dibagikan langsung ke masyarakat. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) SNNU 2022 di Hotel Bidakara, Jakarta, 2-3 September 2022.

Ketua Umum SNNU Witjaksono bersama ratusan nelayan dari berbagai daerah di Indonesia ikut dalam aksi bagi-bagi ikan secara gratis itu. Witjaksono mengatakan, kegiatan bagi-bagi ikan itu sekaligus mensosialisasikan program pemerintah untuk gemar makan ikan.

”Kami juga mau bilang bahwa produk hasil ikan dari masyarakat nelayan kita itu hasilnya bagus-bagus,” kata Mas Witjak, sapaan Witjaksono.

Witjak menyebut satu ton ikan yang dibagikan kepada masyarakat itu merupakan hasil tangkapan masyarakat pesisir dan nelayan di bawah naungan SNNU. Saat ini, badan otonom PBNU yang baru berusia sekitar dua tahun tersebut tersebar di 28 provinsi dan 350 kabupaten di seluruh Indonesia.

”SNNU ingin mempersingkat jalur distribusi produk perikanan yang dihasilkan nelayan agar bisa langsung sampai ke end user,” paparnya.

Ketua Rt 1/Rw 1, Kelurahan Menteng Dalam, Tebet, Sulaiman menuturkan bagi-bagi ikan gratis itu membuat masyarakat yang tinggal di lingkungannya merasa terbantu. Selama ini, kata dia, mayoritas masyarakat cukup kesulitan mendapatkan ikan berkualitas dengan harga terjangkau.

”Mudah-mudahan dengan adanya SNNU ini, harga ikan yang mahal di pasar itu bisa menjadi lebih murah,” ungkapnya.

Ketua Steering Committee (SC) Rapat Kerja Nasional (Rakernas) SNNU Jadug Trimulyo Ainul Amri menambahkan bagi-bagi 1 ton ikan itu merupakan ngalap berkah nelayan NU sekaligus wujud syukur atas terselenggaranya rakernas SNNU yang pertama tahun ini. Dia berharap, ke depan nelayan dan masyarakat pesisir di seluruh Indonesia dapat terus meningkatkan produktivitas ekonomi di sektor kelautan.

”Kami berkomitmen untuk memperkuatan peradaban maritim serta menopang ketahanan pangan demi mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia,” terangnya.

Potensi ekonomi kreatif di sektor maritim menjadi perhatian Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno. Saat mengisi orasi ilmiah dalam Rakernas SNNU di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (2/9), dia berharap ada percepatan pemulihan dan produktivitas ekonomi kreatif di daerah pesisir.

Sandiaga juga berharap nelayan bisa berkolaborasi dengan program pemerintah yang saat ini tengah getol mengembangkan potensi pariwisata air tersebut.

”Nelayan harus dirangkul dan difasilitasi untuk menjadi penggerak utama pemulihan ekonomi dan peningkatan produktivitas masyarakat pesisir,” kata Sandi saat berorasi di depan ribuan pengurus SNNU.

Menurut Sandi, nelayan adalah subjek utama dalam pemulihan dan peningkatan produktivitas ekonomi kreatif di daerah pesisir. Karena itu, berkolaborasi dengan pengurus-pengurus wilayah SNNU penting dilakukan untuk menyukseskan program-program Kemenparekraf.

”Dimana tentunya (pengurus wilayah SNNU) memiliki karakteristik dan potensi berbeda di masing-masing wilayahnya,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Badung Terus Benahi Samigita Termasuk Penataan Muara Sungai

Badung Terus Benahi Samigita Termasuk Penataan Muara Sungai

| Senin, 05 September 2022 | 09:29 WIB

Komoditas Laut di Manokwari belum Terimbas Naiknya Harga BBM dalam Negeri

Komoditas Laut di Manokwari belum Terimbas Naiknya Harga BBM dalam Negeri

Jogja | Senin, 05 September 2022 | 09:34 WIB

Pelihara Ikan di Aquarium, Pria Ini Curi Listrik Tetangganya, Warganet Geram: Gorengin Aja

Pelihara Ikan di Aquarium, Pria Ini Curi Listrik Tetangganya, Warganet Geram: Gorengin Aja

Kaltim | Senin, 05 September 2022 | 07:00 WIB

Terkini

Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T

Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 19:27 WIB

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:55 WIB

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:36 WIB

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:25 WIB

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:22 WIB

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:06 WIB

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:02 WIB

Purbaya Siapkan Bea Keluar Batu Bara Gegara Banyak Selundupan, Nikel Menyusul

Purbaya Siapkan Bea Keluar Batu Bara Gegara Banyak Selundupan, Nikel Menyusul

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:56 WIB

Ekonom UI Ramalkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,54 Persen

Ekonom UI Ramalkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,54 Persen

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:54 WIB

Harga Minyak dan Emas Bakal Meroket Efek Nego AS-Iran Buntu, Bagaimana Nasib BBM RI?

Harga Minyak dan Emas Bakal Meroket Efek Nego AS-Iran Buntu, Bagaimana Nasib BBM RI?

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:50 WIB