Harga Emas Dunia Bertahan di Level Kunci USD1.700 per Ounce

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 06 September 2022 | 08:26 WIB
Harga Emas Dunia Bertahan di Level Kunci USD1.700 per Ounce
Ilustrasi harga emas dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Harga emas dunia berhasil bertahan di atas level kunci USD1.700 pada perdagangan hari Senin, karena harapan bahwa Federal Reserve mungkin memperlambat laju kenaikan suku bunga.

Selain itu data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang variatif membantu mengimbangi tekanan dari apresiasi dolar.

Mengutip CNBC, Selasa (6/9/2022) harga emas di pasar spot stabil di posisi USD1.710,46 per ounce,sementara emas berjangka Amerika Serikat turun tipis 0,08 persen menjadi USD1.721,20.

Tak ada setelmen di pasar emas Comex, Senin, karena hari libur nasional di Amerika Serikat.

Emas mengalami hari terbaiknya dalam hampir sebulan pada sesi Jumat setelah data AS menunjukkan pertumbuhan upah moderat pada Agustus dan kenaikan tingkat pengangguran menjadi 3,7 persen menunjukkan pengetatan pasar tenaga kerja mulai melonggar.

"Ekspektasi seputar kenaikan suku bunga Fed di masa depan sedikit melunak tetapi laporan ketenagakerjaan itu harus dipasangkan dengan pembacaan inflasi yang baik untuk memiliki dampak material," kata Craig Erlam, analis OANDA.

"Kita mungkin melihat beberapa support bagi emas di atas USD1.700 untuk saat ini tetapi dengan dolar yang sangat disukai dan bank sentral tidak mengurangi rem, tekanan penurunan lebih lanjut mungkin masih datang dan penembusan di bawah USD1.680 terlihat sangat mungkin." Tambah Craig.

Bank Sentral Eropa dijadwalkan bertemu pekan ini, di mana diprediksi memberikan kenaikan suku bunga 75 basis poin untuk menjinakkan rekor inflasi tinggi.

Pertemuan kebijakan Fed berikutnya dijadwalkan pada 20-21 September.
Membatasi kenaikan emas, Indeks Dolar (Indeks DXY) mencapai level tertinggi 20 tahun terhadap sekeranjang pesaingnya, membuat logam kuning lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

baca juga

Sementara itu saham Eropa jatuh setelah Rusia memperpanjang penghentian aliran gas ke pipa Nord Stream 1 ke Eropa, memicu kekhawatiran atas harga energi.

Sedangkan harga perak di pasar spot naik 0,4 persen menjadi USD18,10 per ounce, platinum melonjak 1,4 persen menjadi USD846,83, sementara paladium turun 0,1 persen menjadi USD2.021,43. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pinjaman Jangka Pendek dan Pinjaman Investasi Antam Capai Rp2,76 Triliun

Pinjaman Jangka Pendek dan Pinjaman Investasi Antam Capai Rp2,76 Triliun

Tantrum | Senin, 05 September 2022 | 17:46 WIB

Harga Emas Turun Hari Ini! Berikut Rinciannya

Harga Emas Turun Hari Ini! Berikut Rinciannya

Bandung | Senin, 05 September 2022 | 10:19 WIB

Data Tenaga Kerjaan AS Menguat, Harga Emas Naik

Data Tenaga Kerjaan AS Menguat, Harga Emas Naik

Bisnis | Senin, 05 September 2022 | 09:05 WIB

Terkini

Festival DEB Pertamina 2026 Perkuat Kolaborasi, Dorong Energi Terbarukan Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Festival DEB Pertamina 2026 Perkuat Kolaborasi, Dorong Energi Terbarukan Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:31 WIB

Sudah Bukan Waktunya Berharap ke DPR! Parlemen Kini Hanya Tameng Prabowo

Sudah Bukan Waktunya Berharap ke DPR! Parlemen Kini Hanya Tameng Prabowo

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:31 WIB

Menkes Ungkap Kendala Tangani Korban Gempa NTT, Warga Masih Pilih Pengobatan Tradisional

Menkes Ungkap Kendala Tangani Korban Gempa NTT, Warga Masih Pilih Pengobatan Tradisional

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:31 WIB

Bahas Transformasi Digital, Kementerian PANRB Bahas Peluang Kerja Sama dengan TBI

Bahas Transformasi Digital, Kementerian PANRB Bahas Peluang Kerja Sama dengan TBI

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Komisi XI DPR Setuju Destry Damayanti Diangkat Jadi Gubernur BI

Komisi XI DPR Setuju Destry Damayanti Diangkat Jadi Gubernur BI

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:26 WIB

Detik-detik Massa Aksi Coba Robohkan Pagar Gedung DPR RI

Detik-detik Massa Aksi Coba Robohkan Pagar Gedung DPR RI

Video | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:20 WIB

Kangkangi Thailand di Final ASEAN Cup 2026, Kesuksesan Vietnam Buktikan Bobroknya Liga Indonesia

Kangkangi Thailand di Final ASEAN Cup 2026, Kesuksesan Vietnam Buktikan Bobroknya Liga Indonesia

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:19 WIB

Istri Disebut Kufur Nikmat, Rigen Rakelna Semprot Netizen: Nggak Usah Ceramahin Istri Gue

Istri Disebut Kufur Nikmat, Rigen Rakelna Semprot Netizen: Nggak Usah Ceramahin Istri Gue

Entertainment | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:15 WIB

Di Tengah Tarik-Menarik Muktamar ke-35 NU, Nama Gus Kikin Menguat: Dari Tebuireng untuk Nahdliyin

Di Tengah Tarik-Menarik Muktamar ke-35 NU, Nama Gus Kikin Menguat: Dari Tebuireng untuk Nahdliyin

Jatim | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:14 WIB

Esai 1.000 Kata Wajib 10 Sumber: Ketika Kuantitas Membunuh Analisis Kritis

Esai 1.000 Kata Wajib 10 Sumber: Ketika Kuantitas Membunuh Analisis Kritis

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:09 WIB

×