Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Banten West Java dan IPB Teken MoU untuk Laksanakan Tridharma Perguruan Tinggi di KEK Tanjung Lesung

Iwan Supriyatna | Suara.com

Rabu, 21 September 2022 | 19:52 WIB
Banten West Java dan IPB Teken MoU untuk Laksanakan Tridharma Perguruan Tinggi di KEK Tanjung Lesung
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Banten West Java dengan Institut Pertanian Bogor tentang pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi dan Penerapan Inovasi di KEK Pariwisata Tanjung Lesung, di Gedung Rektorat IPB, Bogor.

Suara.com - Banten West Java dan Institut Pertanian Bogor akan menjalin kerja sama untuk pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi dan penerapan inovasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Lesung- Banten.

Hal itu menyusul penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Banten West Java dengan Institut Pertanian Bogor tentang pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi dan Penerapan Inovasi di KEK Pariwisata Tanjung Lesung, di Gedung Rektorat IPB, Bogor.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Poernomo Siswoprasetijo selaku Direktur Utama Banten West Java dan W.Widiasmanto selaku Direktur Banten West Java dan Prof. Dr. Arif Satria, SP, M. Si selaku Rektor Institut Pertanian Bogor.

Pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi dan Penerapan Inovasi di KEK Pariwisata rencananya untuk meningkatkan dan mengembangkan kemampuan sumberdaya kedua pihak. Ruang lingkup kerja sama ini meliputi bidang (1) pendidikan, (2) penelitian, (3) pengabdian kepada masyarakat, (4) penerapan inovasi, dan (5) kegiatan lain yang disepakati semua pihak.

Poernomo Siswoprasetijo, menerangkan, Banten West Java dan Institut Pertanian Bogor memiliki keunggulan masing-masing yang bisa saling bersinergi dan berkolaborasi agar kedua belah pihak makin memiliki nilai tambah.

KEK Tanjung Lesung dikenal sebagai wisata terpadu dengan berbagai aktivitas dan rekreasi seluas 1.500 Ha yang dikembangkan oleh PT Banten West Java – salah satu anak usaha PT Jababeka Tbk dengan sederet award dari nasional maupun internasional. Sementara Institut Pertanian Bogor dikenal sebagai perguruan tinggi negeri yang memiliki sumber daya manusia, perangkat kelembagaan dan kemampuan melakukan riset. Kedua hal itu, kata Poernomo, bisa jadi landasan untuk Banten West Java dan Institut Pertanian Bogor melakukan kolaborasi.

“Institut Pertanian Bogor merupakan perguruan tinggi negeri berakreditasi A dan salah satu perguruan tinggi negeri terbaik Indonesia yang telah meraih banyak pencapaian. Melalui MoU ini, kami berharap dapat belajar banyak bidang yang telah diraih oleh Institut Pertanian Bogor. Begitu juga sebaliknya, kami berkomitmen untuk memberikan skills dan pengalaman yang kami miliki untuk peningkatan dan pengembangan sumber daya di Institut Pertanian Bogor dalam berbagai bidang,” terang Poernomo dalam sambutannya, di Bogor.

Tak lupa Poernomo mengucapkan terima kasih dan menyampaikan apresiasi kepada Institut Pertanian Bogor yang telah membuka ruang kemitraan kepada Banten West Java. Ia pun berharap realisasi pasca penandatangan MoU ini bisa terwujud.

"Kami bersyukur, Banten West Java bisa diberikan kesempatan untuk bekerja sama dengan Institut Pertanian Bogor," kata Poernomo.

Menanggapi hal itu, Prof. Dr. Arif Satria, SP, M. Si menyambut baik kedatangan rombongan dari Banten West Java selaku pengembang dan pengelola KEK Tanjung Lesung dalam penandatanganan MoU ini.

"Kami sangat menyambut gembira (kolaborasi ini). Dari kerja sama ini, saya kira banyak yang bisa di-create dalam berbagai bidang, termasuk –kalau memungkinkan – dibangun pusat pembelajaran pertanian dan perikanan. Karena, akan sangat bagus sekali untuk masyarakat di sana," kata Prof Arif.

Prof Arif menambahkan bahwa pihaknya senang menjalin kerja sama dengan pihak Tanjung Lesung. Karena Tanjung Lesung merupakan kawasan wisata yang berpotensi menjadi kekuatan dalam mendongkrak ekonomi daerah dengan kelebihan wisata bahari dan argo wisata, dan agro pertanian. Selebihnya tinggal melakukan kegiatan riset dan inovasi karena, menurut Prof Arif, usaha ekonomi apapun memerlukan kedua hal tersebut agar bisa menunjang ekonomi di Tanjung Lesung maupun masyarakat setempat.

Kedua belah pihak sama-sama berharap bahwasanya kerja sama ini bisa berjalan lancar. Di mana bisa menjadi mitra yang saling mendukung dan memiliki manfaat bagi para pihak, terutama memiliki impact ke masyarakat. Sehingga program-program yang “keluar” dari kerja sana tersebut bisa dirasakan dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Tanjung Lesung dan sekitarnya.

Sekadar info, Banten West Java merupakan badan usaha pembangun dan pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Lesung di Banten. Di mana KEK Tanjung Lesung memiliki keunggulan wisata bahari dengan keindahan pantai dan bawah laut yang mempesona, serta wisata terpadu dengan berbagai aktivitas dan rekreasi.

Sementara Institut Pertanian Bogor merupakan Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN BH) yang mempunyai tugas dan fungsi dalam penyelenggaraan Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat (Tridarma Perguruan Tinggi) bidang pertanian, maritim, dan biosains tropika.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemkab Sumedang Terus Kembangkan Kawasan Ekonomi Khusus Wisata Jatigede

Pemkab Sumedang Terus Kembangkan Kawasan Ekonomi Khusus Wisata Jatigede

| Kamis, 01 September 2022 | 18:45 WIB

Harga Tiket Mahal, Pemerintah Optimalkan Bengkel Pesawat di Kota Batam

Harga Tiket Mahal, Pemerintah Optimalkan Bengkel Pesawat di Kota Batam

Bisnis | Minggu, 28 Agustus 2022 | 18:00 WIB

Pemerhati Anak Seto Mulyadi Ingin Setop Dipanggal Kak, Kek Seto Saja

Pemerhati Anak Seto Mulyadi Ingin Setop Dipanggal Kak, Kek Seto Saja

Lifestyle | Minggu, 28 Agustus 2022 | 15:49 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB