Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

IPM Pertamina Drilling Services Indonesia Solusi Tingkatkan Efisiensi dan Kepastian Penyelesaian Proyek

Iwan Supriyatna | Suara.com

Kamis, 22 September 2022 | 13:24 WIB
IPM Pertamina Drilling Services Indonesia Solusi Tingkatkan Efisiensi dan Kepastian Penyelesaian Proyek
Booth PHE pada acara IPA Convention and Exhibition 2022.

Suara.com - PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) menjadi andalan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) di sektor layanan jasa penunjang hulu minyak dan gas bumi. PDSI saat ini merupakan perusahaan jasa pengeboran (drilling) terbesar di Tanah Air yang memiliki fasilitas pelatihan pengeboran kelas dunia, didukung oleh kemampuan lokal di pembuatan dan pemeliharaan rig, dan perusahaan pendukung operasi rig.

“Salah satu kelebihan PDSI adalah adanya Integrated Project Management (IPM) yang menjadi solusi bagi kontraktor dalam meningkatkan efisiensi dan kepastian penyelesaian proyek,” ujar Firmansyah Arifin, Vice President Marketing & Business Partnership PDSI, kepada audiens di booth PHE pada acara IPA Convention and Exhibition 2022, Selasa (21/9).

Kekuatan utama PDSI adalah ketersediaan rig. Saat ini PDSI memiliki 45 land rig services terrdiri atas rig pengeboran sebanyak 30 unit dengan kemampuan 300-400 sumur. Rig untuk aktivitas work over work services sebanyak 14 unit dengan kemampuan 300 sumur per tahun.

Di luar itu, perusahaan juga memiliki satu unit rig di pusat pelatihan untuk pusat pelatihan dan sertifikasi serta rig offshore WOWI sebanyak dua unit dengan kemampuan 50 sumur per tahun. “Kami juga menggunakan high technology land rig, tujuh di antaranya type D Cyber, satu unit cyber skidding rig, dan dua unit cyber walking rig.

Melalui IPM, lanjut Firmansyah, PDSI menawarkan paket lengkap jasa yang mengungtungkan bagi kontraktor karena bisa jauh lebih efisien dengan hasil optimal. Apalagi PDSI sudah masuk ke berbagai lini bisnis penunjang hulu migas lainnya seperti non rig services, directional drilling, under balance drilling, H2S monitoring, cementing, pumping services, dan lain-lain.

“Hal ini membuat kami percaya diri mengembangkan integrated project management (IPM)," katanya.

Dia menyebutkan IPM merupakan layanan bundling untuk meningkatkan kinerja dan meningkatkan efisiensi dengan mengintegrasikan semua layanan dan teknologi, termasuk layanan rig, layanan non rig dan dukungan lainnya jasa. Total ada delapan pekerjaan yang termasuk dalam IPM, yaitu drilling fluid services, casing and tubing services, H2S monitoring, solid control, coring services, fishing services, dan cementing.

“Selain itu ada pumping services dan directional drilling services-MWD,” ujarnya.

Selama tujuh tahun terakhir, lanjut Firmansyah, IPM selalu menjadi pilihan para mitra PDSI. Tidak hanya di industri migas sebenarnya, tapi juga di sektor lain seperti panas bumi (geothermal).

Ada tiga paket IPM yang ditawarkan PDSI, yakni Full IPM, Semi IPM, dan Integrated Drilling Engineering & Support Services (IDESS) contract. Menurut Firmansyah, PDSI bisa mengerjakan full IPM mulai dari site preperation hingga mendeliver well.

“Keuntungannya tentu proses procurement jauh lebih cepat. Ada kepastian dalam pengerjaan penyelesaian proyek utamanya dari sisi waktu dan biaya karena semuanya sudah terintegrasi," jelas Firmansyah.

Menurut dia, salah satu keuntungan layanan IPM PDSI adalah fleksibilitas. Klien PDSI bisa menyesuaikan layanan apa saja yang benar-benar dibutuhkan. Hal ini termasuk ke dalam layanan semi-IPM.

"Kalau memang tak mau full, bisa semi-IPM. Seberapa saja yang bisa diprovide PDSI," ungkap Firmansyah.

IPM telah sukses memberikan dampak bagi kinerja produksi migas Pertamina. Beberapa contoh hasil layanan IPM adalah kegiatan eksplorasi di PHE Tuban East Java (TEJ), Jawa Timur dengan melakukan pemboran dua sumur eksplorasi yakni WMA-A1 dan Mudi-26.

Untuk semi-IPM yang sedang berlangsung sekarang ada di PHE Ogan Komering, Sumatera Selatan. Hingga kini sudah enam sumur yang dibor dan ada delapan sumur lagi yang akan dibor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Pertalite Semakin Boros Setelah Harganya Naik, Ini Kata Pertamina

Viral Pertalite Semakin Boros Setelah Harganya Naik, Ini Kata Pertamina

| Kamis, 22 September 2022 | 12:17 WIB

Pembatasan BBM Subsidi untuk Keadilan bagi Rakyat Miskin

Pembatasan BBM Subsidi untuk Keadilan bagi Rakyat Miskin

Bisnis | Kamis, 22 September 2022 | 08:22 WIB

Kekurangan Stok BBM, Ratusan Nelayan Dumai Mengeluh Tak Bisa Melaut

Kekurangan Stok BBM, Ratusan Nelayan Dumai Mengeluh Tak Bisa Melaut

Riau | Kamis, 22 September 2022 | 10:05 WIB

Terkini

Pasokan Sulfur Macet: Konflik Timur Tengah Ancam Naikkan Harga Baterai EV Hingga Pupuk RI

Pasokan Sulfur Macet: Konflik Timur Tengah Ancam Naikkan Harga Baterai EV Hingga Pupuk RI

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 18:19 WIB

Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI

Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 17:08 WIB

Nunggak Utang Pinjol Otomatis Lunas Setelah 90 Hari? Ini Fakta Pahitnya

Nunggak Utang Pinjol Otomatis Lunas Setelah 90 Hari? Ini Fakta Pahitnya

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 15:12 WIB

Perang Iran - AS Ganggu Bisnis, Ongkos Logistik Melonjak

Perang Iran - AS Ganggu Bisnis, Ongkos Logistik Melonjak

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 10:09 WIB

Misi Dagang ke Beijing, RI Bidik Investasi dan Rantai Pasok Global

Misi Dagang ke Beijing, RI Bidik Investasi dan Rantai Pasok Global

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 09:39 WIB

Genjot Inovasi dan Layanan, Perusahaan Dessert Ini Perkuat Dominasi Pasar Ritel

Genjot Inovasi dan Layanan, Perusahaan Dessert Ini Perkuat Dominasi Pasar Ritel

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 09:24 WIB

Begini Strategi MyFundAction Ciptakan Multiplier Effect Ekonomi

Begini Strategi MyFundAction Ciptakan Multiplier Effect Ekonomi

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 09:11 WIB

Bulog Tindaklanjuti Aspirasi Petani dan Pastikan Serap Tebu Petani Blora Sesuai Harga Pemerintah

Bulog Tindaklanjuti Aspirasi Petani dan Pastikan Serap Tebu Petani Blora Sesuai Harga Pemerintah

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 06:17 WIB

Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 21:57 WIB

Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange

Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 19:58 WIB