“Jadi, keberhasilan ekspor menyangkut produk UMKM harus dalam satu tim besar, dalam satu tim skala produksi besar yang unik. Tidak perlu kuatir, kalau produknya unik, tidak ada kompetitor maka barang akan laku,“ katanya.
Ridwan Hasan, Duta Besar Indonesia untuk Qatar, mengatakan pasar Timur Tengah sangat potensial untuk ditembus produk UMKM. Dia menambahkan produk yang dapat diterima pasar Qatar dapat berupa perhiasan, makanan dan minuman, produk kayu, kosmetik atau peralatan kesehatan dan hospitality.
“Celah masuk lewat pameran-pameran. Namun, untuk masuk ke pasar Timteng membutuhkan strategi yang matang karena menyangkut biaya logistik yang mahal,“ katanya.