Arab Saudi dan Negara Islam Lain Gunakan Air Galon Kemasan Polikarbonat untuk Konsumsi

Iwan Supriyatna

Senin, 10 Oktober 2022 | 09:28 WIB
Arab Saudi dan Negara Islam Lain Gunakan Air Galon Kemasan Polikarbonat untuk Konsumsi
Minum dari Air Galon. (Shutterstock)

Suara.com - Air minum yang higienis dan sehat telah menjadi kebutuhan masyarakat, karena berkaitan erat dengan kesehatan dan kebugaran. Menjadi kesimbangan cairan dalam tubuh untuk menghindari hidrasi menjadi salah satu kunci menjaga kesehatan terutama mereka yang sedang melakukan ibadah umroh atau haji di Mekah dan Madinah.

Di Hotel Millenium Al Aqeeq Madinah, misalnya, menyediakan air minum di restoran tempat makan jamaah umroh dan haji menyediakan air minum merek Al Manhal dalam kemasan Galon Polikarbonat.

“Kami semua jamaah umroh di Madinah minum air dari galon untuk makan minum di hotel karena air zamzam hanya tersedia di Masjid Nabawi,” kata Suryana Isak, jamaah umroh asal Indonesia yang sedang berada di Madinah dalam rangkaian ibadah umroh.

Kebutuhan air minum bagi jamaah umroh menjadi hal yang sangat penting karena saat ini suhu siang hari di Madinah mencapai lebih dari 37 derajat celcius. Kebutuhan makan minum jamaah disediakan di hotel tiga kali sehari. Saat ini banyak restoran yang masih tutup sebagai dampak pandemi, termasuk restoran Indonesia di sekitar Masjid Nabawi Madinah.

Selain di Arab Saudi, beberapa negara Islam seperti Qatar dan Oman juga memiliki produk air kemasan dalam galon polikarbonat. Di Qatar, ada merek Safa Water yang tersedia dalam aneka kemasan termasuk galon. Qatar akan menjadi tuan rumah FIFA World Cup 2022 bulan November mendatang.

Jalal Akrom, jamaah lain mengaku minum air kemasan galon polikarbonat di Madinah, seperti yang dia minum juga di Indonesia dan tidak terusik dengan isu BPA pada galon guna ulang. Apalagi sekarang ia melihat langsung bahwa Arab Saudi juga menggunakan galon guna ulang berbahan polikarbonat untuk penyediaan air minum bagi jamaah umroh yang setiap tahun mencapai puluhan juta jemaah dari seluruh dunia.

“Kalau memang galon guna ulang berbahaya tentu Arab Saudi sudah mengganti dengan kemasan lain, dan pasti mereka akan sangat serius menangani hal ini. Tidak mungkin lah pemerintah Saudi ingin membahayakan milyaran tamu tamu Allah yang sudah berpuluh-puluh tahun menggunakan galon Polikarbonat,” ujar Jalal.

Selain Qatar, negara lain yang menggunakan galon isi ulang berbahan PC adalah Turki. Di Turki salah satu merek galon air minum yang terkenal adalah “SIRMA”.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Keamanan Air dalam Galon, Dosen Kimia UI: Belum Ada Penelitian yang Buktikan Itu Berbahaya

Soal Keamanan Air dalam Galon, Dosen Kimia UI: Belum Ada Penelitian yang Buktikan Itu Berbahaya

Press Release | Minggu, 09 Oktober 2022 | 12:12 WIB

PUPRK Bontang Tak Koreksi Harga Proyek yang Sudah Berkontrak, Kok Bisa?

PUPRK Bontang Tak Koreksi Harga Proyek yang Sudah Berkontrak, Kok Bisa?

Kaltim | Kamis, 06 Oktober 2022 | 09:32 WIB

Benarkah Kandungan Polikarbonat pada Galon Lampaui Ambang Batas? Begini Kata Pakar

Benarkah Kandungan Polikarbonat pada Galon Lampaui Ambang Batas? Begini Kata Pakar

Health | Rabu, 05 Oktober 2022 | 13:59 WIB

Terkini

Ulasan Novel Bulan di Atas Istana: Kisah Cinta di Balik Riuh Istana Negara

Ulasan Novel Bulan di Atas Istana: Kisah Cinta di Balik Riuh Istana Negara

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 10:50 WIB

Di Balik Kesiapan Jokowi Duduk di Kursi Saksi Sidang Roy Suryo

Di Balik Kesiapan Jokowi Duduk di Kursi Saksi Sidang Roy Suryo

News | Senin, 02 November 2026 | 10:43 WIB

Mata Uang Utama Dunia Kritis, Investor Global Alihkan Fokus

Mata Uang Utama Dunia Kritis, Investor Global Alihkan Fokus

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 10:43 WIB

Pernah Kerja di AS dan Eks Manajer, Jejak Hidup Taufiq Muhammad Jadi Tentara Bayaran Rusia

Pernah Kerja di AS dan Eks Manajer, Jejak Hidup Taufiq Muhammad Jadi Tentara Bayaran Rusia

News | Senin, 02 November 2026 | 10:42 WIB

AiMOGA Robotics Buka Pemesanan Global Mobo Berbasis Teknologi Otomotif

AiMOGA Robotics Buka Pemesanan Global Mobo Berbasis Teknologi Otomotif

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 10:41 WIB

Karhutla Papua Selatan Mulai Menyusut, BNPB Catat 253 Hektare Lahan Masih Terbakar

Karhutla Papua Selatan Mulai Menyusut, BNPB Catat 253 Hektare Lahan Masih Terbakar

News | Senin, 02 November 2026 | 10:38 WIB

Diancam Istri Bakal Disandera, Pria di Way Kanan Sewa Algojo Bantai Penagih Utang Rp1 Juta

Diancam Istri Bakal Disandera, Pria di Way Kanan Sewa Algojo Bantai Penagih Utang Rp1 Juta

Lampung | Senin, 02 November 2026 | 10:36 WIB

Mundur dari Polri, Sosok AKBP Netty Siagian Ternyata Pernah Kritik Seskab Teddy

Mundur dari Polri, Sosok AKBP Netty Siagian Ternyata Pernah Kritik Seskab Teddy

Batam | Senin, 02 November 2026 | 10:35 WIB

Rumah Mertua atau Mandiri? Sisi Lain Dilema Pengantin Baru Satu Atap

Rumah Mertua atau Mandiri? Sisi Lain Dilema Pengantin Baru Satu Atap

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 10:30 WIB

Sinopsis Fjord, Terpilih Jadi Film Terbaik Cannes Film Festival 2026

Sinopsis Fjord, Terpilih Jadi Film Terbaik Cannes Film Festival 2026

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 10:30 WIB

×