Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Dongkrak Industri Vape Indonesia, 6.000 Pelaku Industri Vaping Global Ramaikan Pameran IECIE Jakarta Vape Show

Iwan Supriyatna | Suara.com

Jum'at, 21 Oktober 2022 | 06:59 WIB
Dongkrak Industri Vape Indonesia, 6.000 Pelaku Industri Vaping Global Ramaikan Pameran IECIE Jakarta Vape Show
IECIE Jakarta Vape Show.

Suara.com - Lebih dari 6.000 pelaku industri vaping global diperkirakan akan memenuhi pameran IECIE Jakarta Vape Show, pameran industri vaping terbesar se-Asia Tenggara yang dimulai 20 Oktober hingga 22 Oktober 2022 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran Hall B1- B3.

Pameran B2B dan B2C ini diikuti oleh 70 perusahaan dari 12 negara diantara Amerika Serikat, Cina, Hong Kong, India, Indonesia, Inggris, Korea, Kroasia, Malaysia, Polandia, Switzerland, dan Thailand

IECIE Jakarta Vape Show memberi kesempatan bagi produsen untuk memamerkan produk dan inovasi mereka kepada para pengunjung seperti penjual grosir, distributor, dan penggemar vaping.

Para pengunjung dapat melihat secara langsung bermacam-macam produk terbaru antara lain Disposables, Open/Closed Pod Systems, Atomizers, Mods, HTPs, E-liquids, aksesoris vaping dan sebagainya. Sejumlah produk baru siap diluncurkan selama pameran. Pengunjung dijamin akan melihat produk-produk terbaru terlebih dahulu dan merasakan sensasi teknologi dari dekat.

“Pameran ini tidak hanya menyediakan platform perdagangan bagi peserta pameran dan pengunjung untuk berkomunikasi dan mencapai kesepakatan, tetapi juga berperan sebagai penggerak untuk mempromosikan inovasi produk dan pengembangan industri vaping di Indonesia dan negara sekitar,” ujar Juanita Soerakoesoemah, Event Director PT Pamerindo Indonesia.

Selain memamerkan produk dari berbagai produsen, IECIE Jakarta Vape Show juga diisi dengan diskusi seputar vape yang bertujuan untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai vape.

Tema diskusi seputar masa depan industri vape menghadirkan pembicara kompeten yang membahas teknologi produk, dan para pakar yang berbicara tentang perkembang dan tren industri guna membantu brand merencanakan bisnis mereka.

Beberapa tema diskusi diantaranya diantaranya How Vape Industry will continuously giving good impact to Indonesia Economy, Knowing the Magic Market of Vape in Indonesia, The Future of History: Technological Innovation Steers the Vaping Industry Towards New Age, Legal Customs Clearance and Excise Tax of Imported Vaping Products in Indonesia, dan The Future of China's E-Cigarette Industry: Compliance, Optimization and Globalization.

Lebih dari 300 brand ikut ambil bagian di pameran tersebut diantaranya brand kenamaan yang diakui secara internasional seperti RELX, FEELM, HQD, PUFF BAR, YOOZ, SMOK, Nasty, dan Justfog.

Juga brand-brand baru dari Cina sebagai negara dimana vape diciptakan dan pemasok 90% dari produk vape yang beredar di dunia. Lebih lanjut, rangkaian acara menampilkan sejumlah talenta internasional dipersiapkan untuk menyebarkan vape culture seperti Cloud Championship Activity, live-music dari berbagai DJ dan artis lokal, serta pertunjukan trik vaping juga akan meramaikan pameran berkat dukungan Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) dan Vape Fair Indonesia.

“Secara keseluruhan, pameran tiga hari yang sangat dinanti-nantikan ini menjadi acara terbesar tahun ini, tidak hanya menyoroti pasar Indonesia yang sedang berkembang dan pasar Asia Tenggara yang lebih luas, tetapi juga menjadi ajang pertunjukan vaping culture di Indonesia,” jelas Juanita.

Kabid Dana Usaha dan Event APVI Herwindo Prakoso mengatakan pasar vape terus meningkat dari tahun ke tahun. Sempat agak menurun di masa pandemi tetapi kemudian kembali pulih lebih cepat. Tantangan terbesarnya adalah edukasi konsumen.

Bagaimana menyuarakan bahwa produk vape sebagai produk harm reduction. Tantangan terbesar berikutnya adalah memperkuat daya saing produk lokal menghadapi produk asing yang banyak memasuki pasar saat ini.

Pangsa pasar vape saat ini lebih dari 90% produsen adalah produsen dalam negeri. Populasi pengguna 95% menggunakan produk dalam negeri. Tetapi hal ini dapat berubah drastis apabila pemerintah tidak membuat regulasi yang melindungi produk lokal dari gempuran produk asing yang banyak sekali masuk di tahun 2022.

Untuk itu, APVI menaruh harapan besar pada ajang IECIE Jakarta Vape Show.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bantu Petani, Vape Revolusi Indonesia Hadirkan Cita Rasa Tembakau Temanggung

Bantu Petani, Vape Revolusi Indonesia Hadirkan Cita Rasa Tembakau Temanggung

Press Release | Rabu, 12 Oktober 2022 | 01:06 WIB

Efek Vape Sebabkan Popcorn Lung

Efek Vape Sebabkan Popcorn Lung

| Senin, 10 Oktober 2022 | 08:00 WIB

Ini Gejala Popcorn Lung, Risiko Penyakit Paru Akibat Rokok Elektrik

Ini Gejala Popcorn Lung, Risiko Penyakit Paru Akibat Rokok Elektrik

Health | Minggu, 09 Oktober 2022 | 11:07 WIB

Terkini

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 10:49 WIB