Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Inflasi Bikin Khawatir, Harga Minyak Dunia Bergerak Datar di Level USD 92,38/Barel

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 21 Oktober 2022 | 07:25 WIB
Inflasi Bikin Khawatir, Harga Minyak Dunia Bergerak Datar di Level USD 92,38/Barel
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia bergerak datar pada perdagangan hari Kamis karena kekhawatiran tentang inflasi yang meredam permintaan minyak.

Mengutip CNBC, Jumat (21/10/2022) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup turun 3 sen menjadi USD92,38 per barel, demikian laporan.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate untuk kontrak pengiriman November, yang berakhir Kamis, menguat 43 sen menjadi USD85,98 per barel.

Sedangkan WTI untuk kontrak pengiriman Desember turun tipis 1 sen menjadi USD84,51 per barel.

Brent dan WTI sebelumnya melambung lebih dari USD2 per barel.
Untuk melawan inflasi, Federal Reserve berupaya memperlambat ekonomi dan akan terus menaikkan target suku bunga jangka pendeknya, kata Presiden Federal Reserve Bank of Philadelphia Patrick Harker, Kamis.

Indeks Dolar AS (Indeks DXY) memangkas kerugian setelah komentar tersebut, membebani harga minyak. Dolar yang lebih kuat mengurangi permintaan minyak dengan membuatnya lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain.

"Harker mengatakan bahwa perang terhadap inflasi baru saja dimulai," kata Phil Flynn, analis Price Futures Group di Chicago.

Namun, mendukung harga, Beijing mempertimbangkan untuk memotong periode karantina bagi visitor menjadi tujuh hari dari 10 hari,  Bloomberg News  melaporkan pada Kamis, mengutip narasumber.

"Itu dilihat sebagai indikator permintaan yang positif bagi pasar," kata Bob Yawger, Direktur Mizuho di New York.

China, importir minyak mentah terbesar di dunia, menerapkan pembatasan Covid yang ketat tahun ini, sangat membebani aktivitas bisnis dan ekonomi, sehingga memukul permintaan bahan bakar.

Rencana larangan Uni Eropa terhadap minyak mentah dan produk minyak Rusia, serta pengurangan output dari Organisasi Negara Eksportir Minyak dan sekutunya termasuk Rusia, yang dikenal sebagai OPEC Plus, juga mendukung harga.

OPEC Plus menyepakati pemotongan produksi 2 juta barel per hari pada awal Oktober.

Secara terpisah, Presiden AS Joe Biden, Rabu, mengumumkan rencana untuk menjual sisa pelepasannya dari Strategic Petroleum Reserve (SPR) negara itu pada akhir tahun, atau 15 juta barel minyak, dan mulai mengisi kembali persediaan saat dia berupaya meredam tingginya harga BBM menjelang pemilu paruh waktu pada 8 November.

Pengumuman tersebut, bagaimanapun, gagal menurunkan harga minyak, karena data resmi Amerika menunjukkan SPR pekan lalu jatuh ke level terendah sejak pertengahan 1984, sementara stok minyak komersial di luar dugaan menyusut.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Joe Biden Bikin Harga Minyak Dunia Panas Lagi

Joe Biden Bikin Harga Minyak Dunia Panas Lagi

Bisnis | Kamis, 20 Oktober 2022 | 07:32 WIB

Harga Minyak Dunia Melorot, WTI Anjlok ke Level USD82/Barel

Harga Minyak Dunia Melorot, WTI Anjlok ke Level USD82/Barel

Bisnis | Rabu, 19 Oktober 2022 | 07:46 WIB

2023, Harga Minyak Dunia Diprediksi Mencapai 90 Dolar AS

2023, Harga Minyak Dunia Diprediksi Mencapai 90 Dolar AS

| Selasa, 18 Oktober 2022 | 15:24 WIB

Terkini

Purbaya Tak Berhentikan Posisi Dirjen Bea Cukai Usai Namanya Terseret Dakwaan Suap KPK

Purbaya Tak Berhentikan Posisi Dirjen Bea Cukai Usai Namanya Terseret Dakwaan Suap KPK

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:10 WIB

Penjualan Tanah Komersial CBDK Naik 492 Persen

Penjualan Tanah Komersial CBDK Naik 492 Persen

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:09 WIB

Ini 5 Investasi Aman yang Cocok untuk Pemula, Modal Mulai Rp10 Ribuan Saja!

Ini 5 Investasi Aman yang Cocok untuk Pemula, Modal Mulai Rp10 Ribuan Saja!

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:05 WIB

Dony Oskaria Minta ke Purbaya Bebas Pajak untuk Merger BUMN

Dony Oskaria Minta ke Purbaya Bebas Pajak untuk Merger BUMN

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:31 WIB

Apa Itu Tabungan Valas? Kenali Keuntungan dan Risikonya

Apa Itu Tabungan Valas? Kenali Keuntungan dan Risikonya

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:20 WIB

Pengusaha Beras Pusing, Harga Gabah Tembus Rp 8.200 per Kg

Pengusaha Beras Pusing, Harga Gabah Tembus Rp 8.200 per Kg

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:15 WIB

Harga Bitcoin Mulai Meroket Tembus USD 80.000

Harga Bitcoin Mulai Meroket Tembus USD 80.000

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:07 WIB

Damai Timur Tengah Bikin Pasar Bergairah, IHSG Masih di Level 7.100 pada Sesi I

Damai Timur Tengah Bikin Pasar Bergairah, IHSG Masih di Level 7.100 pada Sesi I

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:00 WIB

BRI KPR Take Over Tenor 25 Tahun, Solusi Cicilan Rumah Lebih Ringan

BRI KPR Take Over Tenor 25 Tahun, Solusi Cicilan Rumah Lebih Ringan

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:59 WIB

Penyebab Harga BBRI Melesat Hari Ini, Sahamnya Diprediksi Rebound Tinggi

Penyebab Harga BBRI Melesat Hari Ini, Sahamnya Diprediksi Rebound Tinggi

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:35 WIB