Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.585.000
Beli Rp2.465.000
IHSG 5.912,442
LQ45 587,370
Srikehati 290,628
JII 345,613
USD/IDR 18.085

Akhir Pekan, Nilai Tukar Rupiah Menguat ke Posisi Rp15.554

Vania Rossa, Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 28 Oktober 2022 | 16:32 WIB
Akhir Pekan, Nilai Tukar Rupiah Menguat ke Posisi Rp15.554
Nilai tukar rupiah (Foto: antara)

Suara.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada akhir pekan ini ditutup menguat. Rupiah menguat 13 poin atau 0,08 persen ke posisi Rp15.554 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp15.567 per dolar AS.

Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi, mengatakan tanda-tanda ketahanan dalam ekonomi memberi Federal Reserve lebih banyak ruang untuk terus menaikkan suku bunga pada klip yang tajam, menjelang rilis data inflasi utama dan Bank of Japan pada hari Jumat mempertahankan suku bunga ultra-rendah dan sikap dovish.

"Dengan pemikiran ini, para pedagang akan fokus pada rilis indeks harga PCE inti, pengukur inflasi favorit The Fed, nanti di sesi untuk petunjuk niat pembuat kebijakan bank sentral pada pertemuan penetapan kebijakan minggu depan," papar Ibrahim dalam analisanya.

Sementara itu ekonomi Amerika Serikat (AS) belakangan memang di proyeksi bakal resesi. Diketahui bahwa negeri Paman Sam ini sudah tertekan pasca perang Rusia-Ukraina meletus. Padahal negara-negara di dunia sudah was was jika negara dengan ekonomi terbesar ini jatuh ke jurang resesi.

"Risiko resesi di Amerika Serikat (AS) memang sudah lama dikhawatirkan karena memiliki dampak berkelanjutan bagi ekonomi global. Resesi AS juga bisa mempengaruhi perekonomian nasional, karena negeri Pam Sam ini merupakan mitra dagang utama Indonesia," kata Ibrahim.

"Tadi malam waktu Indonesia, AS telah melaporkan pertumbuhan ekonominya pada Kuartal Ketiga 2022 ini yang ternyata berada di luar ekspektasi atau tumbuh 2,6%. Tentu saja, ini menandakan ekonomi Paman Sam telah pulih dari kontraksi ekonomi yang terjadi pada paruh pertama tahun ini," tambah Ibrahim.

Menurutnya membaiknya ekonomi AS memberikan gambaran bahwa resesi global kemungkinan hanya angin lalu dan akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian negara-negara emerging market termasuk Indonesia.

"Oleh karena itu, ketakutan yang berlebihan membuat semua negara melakukan pengetatan terhadap suku bunga acuannya, yang bertujuan untuk memperkuat pondasi perekonomiannya," pungkasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonomi AS Diisukan Keluar dari Ancaman Resesi, Kurs Rupiah Menguat

Ekonomi AS Diisukan Keluar dari Ancaman Resesi, Kurs Rupiah Menguat

Bisnis | Jum'at, 28 Oktober 2022 | 10:50 WIB

The Fed Diprediksi Memperlambat Kenaikan Suku Bunga, Rupiah Berpotensi Menguat

The Fed Diprediksi Memperlambat Kenaikan Suku Bunga, Rupiah Berpotensi Menguat

Bisnis | Kamis, 27 Oktober 2022 | 10:28 WIB

Kinerja Nilai Tukar Rupiah Masih Loyo Terhadap Dolar AS

Kinerja Nilai Tukar Rupiah Masih Loyo Terhadap Dolar AS

Bisnis | Kamis, 20 Oktober 2022 | 19:01 WIB

Terkini

Airlangga Bongkar Proyek Data Center Raksasa, Nvidia hingga Big Tech Masuk RI

Airlangga Bongkar Proyek Data Center Raksasa, Nvidia hingga Big Tech Masuk RI

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:35 WIB

Tiket Indomaret Fun Run 2026 Bisa Dibeli Lewat BRImo, Ada Diskon Rp 25 Ribu

Tiket Indomaret Fun Run 2026 Bisa Dibeli Lewat BRImo, Ada Diskon Rp 25 Ribu

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:02 WIB

Menko Airlangga Minta Dubes Negara Sahabat Kawal Realisasi Investasi Hasil Lawatan Prabowo

Menko Airlangga Minta Dubes Negara Sahabat Kawal Realisasi Investasi Hasil Lawatan Prabowo

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 17:48 WIB

Pajak Ecommerce Segera Berlaku, Siapa dan Apa yang Dipajaki?

Pajak Ecommerce Segera Berlaku, Siapa dan Apa yang Dipajaki?

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 17:21 WIB

ESDM Pastikan Pasokan FAME Aman, Produksi Biodiesel B50 Ditargetkan Tembus 18 Juta Ton

ESDM Pastikan Pasokan FAME Aman, Produksi Biodiesel B50 Ditargetkan Tembus 18 Juta Ton

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 17:15 WIB

Purbaya: APBN Tak Bisa Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan

Purbaya: APBN Tak Bisa Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:55 WIB

Airlangga Ungkap Alasan Bali Dipilih Jadi Pusat Finansial Internasional, Jakarta dan Batam Tersisih

Airlangga Ungkap Alasan Bali Dipilih Jadi Pusat Finansial Internasional, Jakarta dan Batam Tersisih

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:47 WIB

Riset Ungkap Masa Depan Industri Fintech RI Setelah Hadir Lebih dari 10 Tahun

Riset Ungkap Masa Depan Industri Fintech RI Setelah Hadir Lebih dari 10 Tahun

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:46 WIB

Perusahaan AS Jajaki Proyek Gasifikasi Batubara dengan Danantara

Perusahaan AS Jajaki Proyek Gasifikasi Batubara dengan Danantara

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:44 WIB

Rupiah Menguat pada Jumat Sore, Waspadai Risiko Tertekan Pekan Depan

Rupiah Menguat pada Jumat Sore, Waspadai Risiko Tertekan Pekan Depan

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:08 WIB

×