Surat Kadin China ke Prabowo Jadi Alarm Keras, DPR Bongkar Banyaknya Biaya Siluman Investasi RI

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 22 Mei 2026 | 10:35 WIB
Surat Kadin China ke Prabowo Jadi Alarm Keras, DPR Bongkar Banyaknya Biaya Siluman Investasi RI
Surat investor China jadi alarm keras iklim investasi RI. Foto AI
baca 10 detik
  • Surat investor China jadi alarm keras iklim investasi RI.
  • DPR bongkar biaya siluman dan intimidasi ke investor.
  • Kuota nikel dipangkas, investor ancam hengkang dari RI.

Suara.com - Iklim investasi Indonesia kembali menjadi sorotan tajam setelah kamar dagang China di Indonesia melayangkan surat resmi kepada Presiden Prabowo Subianto. Isi surat tersebut dinilai sebagai peringatan serius terkait memburuknya kepastian usaha di Tanah Air.

Anggota Komisi IV DPR RI Firman Subagyo menegaskan pemerintah harus segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai kebijakan investasi dan ekspor yang dinilai mulai memberatkan pelaku usaha asing.

Menurut Firman, keluhan investor China bukan sekadar persoalan bisnis biasa, melainkan sinyal bahaya yang dapat memukul daya saing Indonesia di tengah persaingan menarik modal asing dengan negara lain.

“Surat dari Kadin China itu merupakan warning yang harus dijadikan evaluasi menyeluruh oleh pemerintah,” ujar Firman di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Dalam surat resmi tersebut, investor China mengeluhkan sederet persoalan, mulai dari kenaikan pajak dan royalti mineral, pengetatan aturan devisa hasil ekspor (DHE), pengurangan kuota bijih nikel, hingga dugaan praktik penegakan hukum yang dinilai berlebihan.

Tak hanya itu, mereka juga menyoroti dugaan korupsi dan pemerasan yang disebut mengganggu operasional perusahaan serta merusak kepercayaan investasi jangka panjang di Indonesia.

Firman bahkan mengungkap praktik “biaya tambahan” di lapangan yang kerap dikeluhkan investor asing. Menurutnya, perusahaan sering diminta memberikan bantuan dalam berbagai kegiatan non-bisnis di daerah, mulai dari perayaan lokal hingga acara seremonial.

“Sampai ulang tahun kepala desa, RT, minta bantuan kepada perusahaan. Ada acara 17 Agustusan, ulang tahun, semua menjadi cost tambahan,” katanya.

Ia juga menyinggung adanya tekanan dari kelompok tertentu yang mengatasnamakan organisasi maupun aparat penegak hukum dan keamanan. Kondisi tersebut disebut sudah berlangsung lama dan menjadi momok bagi investor.

baca juga

“Kalau tidak diikuti, diancam. Itu sudah sering terjadi,” keluh Firman.

DPR memperingatkan situasi tersebut dapat memicu hengkangnya investor dari Indonesia apabila pemerintah tidak segera bertindak membenahi regulasi dan tata kelola investasi.

Selain masalah investasi, Firman turut menyoroti rencana kebijakan ekspor satu pintu yang dinilai perlu dikaji matang agar tidak memicu gejolak pasar. Ia mencontohkan perdagangan crude palm oil (CPO) yang selama ini masih bergantung pada pusat perdagangan internasional di Eropa seperti Amsterdam dan Rotterdam.

Di sisi lain, investor China dalam suratnya menilai kondisi usaha di Indonesia berubah drastis dalam beberapa waktu terakhir. Mereka mengaku menghadapi regulasi yang semakin ketat, pemeriksaan pajak intensif, hingga ancaman denda besar bernilai puluhan juta dolar AS.

Keluhan juga diarahkan pada rencana kewajiban penempatan devisa hasil ekspor SDA di bank milik negara selama satu tahun penuh yang dinilai dapat mengganggu likuiditas perusahaan.

Sorotan terbesar lainnya datang dari kebijakan pengurangan kuota tambang bijih nikel. Investor China menyebut pemangkasan kuota tambang besar mencapai lebih dari 70 persen atau sekitar 30 juta ton sejak awal tahun ini.

Firman menegaskan pemerintah tidak boleh tergesa-gesa mengeluarkan kebijakan baru tanpa diskusi mendalam bersama pelaku usaha, terutama di tengah ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Operasi CANTVR Dihentikan, Diduga Tawarkan Investasi Ilegal

Operasi CANTVR Dihentikan, Diduga Tawarkan Investasi Ilegal

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 23:33 WIB

Ternyata Ini Alasan Prabowo Pidato Perdana soal Ekonomi di Rapat Paripurna DPR

Ternyata Ini Alasan Prabowo Pidato Perdana soal Ekonomi di Rapat Paripurna DPR

Video | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:15 WIB

Nyaru Jadi Manajer, 4 WNA China di Jakbar Ternyata Komplotan Scam Online Kelas Kakap

Nyaru Jadi Manajer, 4 WNA China di Jakbar Ternyata Komplotan Scam Online Kelas Kakap

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:55 WIB

Terkini

Guyub Warga Bantul di Bekasi Rayakan HUT ke-45 Warkaban

Guyub Warga Bantul di Bekasi Rayakan HUT ke-45 Warkaban

Foto | Senin, 05 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

×