Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

5 Bulan Terakhir Jumlah Penumpang Terus Turun, Gara-gara Tiket Pesawat Mahal?

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 01 November 2022 | 15:59 WIB
5 Bulan Terakhir Jumlah Penumpang Terus Turun, Gara-gara Tiket Pesawat Mahal?
Ilustrasi tiket pesawat. [Shutterstock]

Suara.com - Tingginya harga tiket pesawat belakangan ini membuat jumlah penumpang transportasi udara tersebut mengalami penurunan. Mahalnya harga avtur sebagai bahan bakar pesawat yang naik 170 persen disinyalir penyebab utama melejitnya harga tiket pesawat.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per September 2022 jumlah penumpang pesawat domestik mencapai 4,1 juta orang, angka ini mengalami penurunan sebesar 2,93 persen dibanding kondisi pada Agustus 2022.

Meski demikian BPS pun membantah bahwa penurunan jumlah penumpang pesawat ini bukan disebabkan karena harga tiket yang mahal tapi lebih disebabkan karena masa low session atau bukan masa liburan.

"Bulan September bukan masa-masa musim liburan atau bisa dikatakan memasuki masa-masa low session," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto dalam konferensi persnya di Jakarta, Selasa (1/11/2022).

Jika ditelisik lebih dalam jumlah penumpang angkutan udara domestik terus mengalami penurunan sejak 5 bulan terakhir dari bulan Mei 2022 yang mencapai 5,87 juta orang, angka ini terus turun dibulan berikutnya atau Juni 2022 yang mencapai 5,45 juta orang.

Selanjutnya pada bulan Juli 2022 juga mengalami jumlah pesawat domestik kembali mengalami penurunan menjadi 5 juta orang dan terus menurun di Agustus 2022 menjadi 4,3 juta orang hingga bulan September 2022 turun menjadi 4,1 juta penumpang saja.

Kenaikan tiket pesawat ini disebut sebagai akibat harga avtur atau bahan bakar pesawat yang melejit mencapai 170 persen.

Pemicu lainnya, Kementerian Perhubungan atau Kemenhub mengizinkan maskapai khusus penerbangan domestik menetapkan biaya tambahan bahan bakar kepada konsumen mulai 18 April 2022, yang membuat harga tiket pesawat lebih mahal.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Sampai Kehabisan, Online Tiket Week Tawarkan Diskon Hotel hingga Pesawat

Jangan Sampai Kehabisan, Online Tiket Week Tawarkan Diskon Hotel hingga Pesawat

Surakarta | Rabu, 26 Oktober 2022 | 22:35 WIB

Pelita Air Berikan Promo Cashback untuk Tiket Pesawat Tujuan Bali dan Jogja

Pelita Air Berikan Promo Cashback untuk Tiket Pesawat Tujuan Bali dan Jogja

Bisnis | Kamis, 20 Oktober 2022 | 17:09 WIB

Garuda Indonesia Travel Fair 2022 Siap Digelar, Ini 10 Diskon Tiket Pesawat Garuda yang Jangan Sampai Terlewatkan!

Garuda Indonesia Travel Fair 2022 Siap Digelar, Ini 10 Diskon Tiket Pesawat Garuda yang Jangan Sampai Terlewatkan!

Lifestyle | Rabu, 19 Oktober 2022 | 22:58 WIB

Terkini

IHSG Bertahan di Level 5.900-an pada Sesi I, RATU dan BRPT Jadi Pendorong

IHSG Bertahan di Level 5.900-an pada Sesi I, RATU dan BRPT Jadi Pendorong

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:02 WIB

Timnas Argentina Diguncang Skandal Pencucian Uang AFA, FBI Turun Tangan

Timnas Argentina Diguncang Skandal Pencucian Uang AFA, FBI Turun Tangan

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 12:38 WIB

Purbaya Tolak Perpanjang Tenor Dana SAL Rp 200 Triliun Milik Pemerintah ke Himbara

Purbaya Tolak Perpanjang Tenor Dana SAL Rp 200 Triliun Milik Pemerintah ke Himbara

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 12:28 WIB

Harga Emas Antam Anjlok, Rupiah Ikutan Koreksi Tajam: Apa Penyebabnya?

Harga Emas Antam Anjlok, Rupiah Ikutan Koreksi Tajam: Apa Penyebabnya?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 12:19 WIB

Purbaya Ramal Defisit APBN 2026 Bengkak Jadi Rp 734,3 Triliun, Setara 2,85% PDB

Purbaya Ramal Defisit APBN 2026 Bengkak Jadi Rp 734,3 Triliun, Setara 2,85% PDB

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 12:02 WIB

Meski Labanya Ribuan Persen, Saham GGRM Belum Layak Dibeli

Meski Labanya Ribuan Persen, Saham GGRM Belum Layak Dibeli

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 11:51 WIB

Prabowo Minta yang Pesimistis Tinggalkan Indonesia, IKK Turun hingga IHSG Anjlok 32% YTD

Prabowo Minta yang Pesimistis Tinggalkan Indonesia, IKK Turun hingga IHSG Anjlok 32% YTD

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 11:25 WIB

Skandal KUR BNI, Kejati Ungkap Korupsi Rp41,48 Miliar Libatkan 900 Petani Fiktif

Skandal KUR BNI, Kejati Ungkap Korupsi Rp41,48 Miliar Libatkan 900 Petani Fiktif

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 11:10 WIB

Alasan PT KAI Rombak Stasiun Bogor Secara Besar-besaran

Alasan PT KAI Rombak Stasiun Bogor Secara Besar-besaran

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 10:40 WIB

Kementan Tambah Anggaran Pertanian Papua, Total Alokasi 2026 Capai Rp3,2 Triliun

Kementan Tambah Anggaran Pertanian Papua, Total Alokasi 2026 Capai Rp3,2 Triliun

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 10:35 WIB

×