Kisah Restu Sang Driver Ojek Online Sangat Tertolong JKN

Jum'at, 04 November 2022 | 14:59 WIB
Kisah Restu Sang Driver Ojek Online Sangat Tertolong JKN
Restu Sang Driver Ojek Online Sangat Tertolong JKN. (Dok: BPJS Kesehatan)

Suara.com - Profesi pengemudi ojek online memiliki tantangan tersendiri bagi pemerannya, selain penghasilan yang bergantung kepada ramainya permintaan, pengemudi ojek online juga harus siap secara mental dan fisik karena selalu berkutat dengan teriknya matahari dan dinginnya hujan, sehingga profesi tersebut memiliki risiko sakit yang cukup mengkhawatirkan. Pernyataan itu diamini oleh Restu Tri Sandi (30) yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online.

Ayah calon dua anak ini mengungkapkan selama menjadi pengemudi ojek online dirinya kerap mengalami sakit secara tiba-tiba dan beberapa kali sempat dirawat hingga operasi di rumah sakit akibat profesi yang ditekuninya. Restu tidak pernah galau tentang biaya berobat karena dirinya sudah terdaftar sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) sejak tahun 2014.

“Sebagai pengguna aktif manfaat Program JKN sejauh ini yang saya ingat dulu pernah dirawat karena drop pas lagi narik ojek, waktu itu gejalanya demam disertai sering buang air ditambah nyeri kepala, karena tidak kuat saya langsung ngebut ke puskesmas. Dari situ dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi, setelah diperiksa dokter bilang saya terkena diare sekresi sehingga disarankan untuk dirawat sampai kondisi saya membaik,” kata Restu.

Menjalani perawatan di RSUD Kabupaten Bekasi selama 5 hari adalah pengalaman baru bagi Restu, terlebih menggunakan manfaat kepesertaan Program JKN, ia sempat tidak berharap banyak karena dirawat sebagai peserta BPJS Kesehatan berdasarkan rumor miring yang didengar. Anggapan tersebut seketika sirna saat dirinya merasakan pelayanan yang diberikan rumah sakit sangat prima mulai dari sikap petugas, sarana-prasarana, makanan dan obat-obatan.

“Ternyata jadi peserta BPJS Kesehatan manfaatnya luar biasa sekali, dari pengalaman dirawat seminggu di rumah sakit, terus juga pernah operasi jari kaki karena kecelakaan maupun berobat ringan lainnya, program ini selalu menjadi penolong saya sekeluarga, selain karena biaya pengobatan ditanggung sepenuhnya, pelayanan dari fasilitas kesehatan juga memuaskan,” imbuhnya.

Restu mengatakan ucapan terima kasih saja tidak cukup untuk menggambarkan rasa syukurnya sebagai peserta Program JKN, maka dari itu ia juga berkomitmen mendukung program tersebut dengan rutin menularkan pemahaman kepada masyarakat lingkungan sekitarnya termasuk komunitas pengemudi ojek online dan pelanggannya, ia berharap makin banyak masyarakat Indonesia yang saling bergotong royong membantu peserta yang membutuhkan pertolongan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI